Liputan6.com, Jakarta Resep usus sambal pedas bisa menjadi pilihan lauk sederhana yang murah meriah, tetapi tetap menggugah selera. Tekstur usus ayam yang kenyal berpadu dengan sambal ulek yang pedas dan gurih, sehingga cocok disantap bersama nasi putih hangat. Hidangan ini juga mudah ditemukan di warteg, angkringan, maupun meja makan rumahan.
Selain bahan yang mudah didapat, cara membuatnya pun cukup sederhana. Kunci utamanya terletak pada proses membersihkan dan merebus usus dengan tepat agar bau amis berkurang serta teksturnya tetap enak. Setelah itu, usus dimasak kembali bersama bumbu hingga rasanya meresap.
Dengan langkah yang tepat, resep usus sambal pedas dapat menghasilkan lauk yang gurih, pedas, dan nikmat tanpa aroma yang terlalu menyengat. Mulai dari memilih usus yang segar, membersihkannya, hingga mengolah sambal, setiap tahap perlu dilakukan dengan benar agar hasil akhirnya semakin lezat.
Advertisement
Sekilas tentang Usus Sambal Pedas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352933/original/091611300_1789882432-usus_ayam.jpg)
Usus sambal pedas adalah olahan jeroan ayam khas Indonesia yang mengandalkan sambal merah pedas sebagai bumbu utama. Berbeda dari usus goreng tepung yang kering dan renyah, versi bersambal ini menonjolkan bumbu kental yang membalut setiap potongan usus.
Sajian ini akrab di lidah pencinta kuliner kaki lima dan sering disandingkan dengan sambal ulek segar, mirip sensasi pedas pada olahan ayam suwir sambal matah khas Bali.
Daya tarik usus ayam tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga harganya yang relatif ekonomis. Bahan ini dapat diolah menjadi beragam hidangan, mulai dari tumisan, sate, hingga sambal pedas.
Harganya yang terjangkau membuat usus ayam cocok dijadikan pilihan lauk untuk menyajikan menu rumahan yang variatif tanpa mengeluarkan banyak biaya. Tak heran, bahan ini bisa dikreasikan menjadi banyak sajian, mulai dari aneka olahan usus ayam sederhana hingga usus bumbu kuning yang berkuah santan.
Kenapa usus ayam layak masuk menu
Usus ayam mengandung sejumlah zat gizi, termasuk protein, zat besi, dan vitamin B. Dalam sebuah penelitian mengenai penggunaan usus ayam sebagai bahan substitusi pada pembuatan nugget, produk dengan komposisi 100 persen usus ayam tercatat memiliki kandungan protein sekitar 24,9 persen. Angka tersebut merupakan hasil pengujian pada produk olahan dalam penelitian, sehingga tidak dapat dianggap sebagai kandungan protein usus ayam secara umum.
Thembekile Dludlu, ahli diet terdaftar di Boitumelo Regional Hospital, menyebutkan bahwa usus ayam memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan dapat menjadi salah satu pilihan makanan untuk mendukung pertumbuhan serta perbaikan otot. Pernyataan tersebut dikutip oleh Health For Mzansi dalam pembahasan mengenai manfaat usus ayam sebagai jeroan.
Selain protein, usus ayam juga mengandung zat besi yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung pembentukan hemoglobin dan sel darah merah. Berdasarkan data Malaysian Food Composition Database, 100 gram usus ayam mengandung sekitar 1,1 mg zat besi. Sementara itu, teksturnya yang kenyal menjadi salah satu karakteristik yang membuat usus ayam memiliki sensasi makan yang khas.
Beragam kreasi bisa Anda coba, dari resep usus ayam lezat ala rumahan sampai usus pedas ala warteg yang praktis. Namun versi bersambal berikut ini punya karakter kuat berkat bumbu ulek yang ditumis sampai matang.
Baca juga: Rahasia Bumbu Opor Ayam yang Bikin Sedap
Advertisement
Bahan-Bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352934/original/004481100_1789882433-usus.jpg)
Bahan utama
- 500 gram usus ayam segar
- 2 sdm air perasan jeruk nipis
- 1 sdm garam kasar untuk meremas usus
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai, memarkan
- 1 ruas jahe, memarkan
- Minyak goreng secukupnya untuk menumis
Bumbu halus (sambal)
- 12 buah cabai rawit merah
- 6 buah cabai merah keriting
- 8 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 2 butir kemiri, sangrai
- 1 buah tomat merah
Bumbu pelengkap
- 1 sdt terasi bakar
- 3 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
- 1 ruas lengkuas, memarkan
- 1 sdm gula merah, sisir
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt kaldu bubuk
- 100 ml air
Cara Membuat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352935/original/012112400_1789882433-usus_pedas.jpg)
- Cuci usus ayam di bawah air mengalir, lalu remas dengan garam kasar dan air perasan jeruk nipis hingga lendirnya hilang, kemudian bilas sampai bersih.
- Rebus usus bersama daun salam, serai, dan jahe selama 15 menit hingga empuk, lalu buang air rebusan dan tiriskan.
- Potong usus rebus sepanjang 3-4 cm sesuai selera.
- Haluskan cabai rawit, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, kemiri, dan tomat hingga lembut.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama daun jeruk dan lengkuas hingga harum dan matang.
- Masukkan terasi bakar, aduk rata hingga aromanya keluar.
- Masukkan usus rebus, aduk hingga seluruh bagian terbalut bumbu.
- Tuang air, tambahkan gula merah, garam, dan kaldu bubuk, lalu aduk rata.
- Masak dengan api kecil hingga bumbu meresap dan kuah menyusut, sekitar 10-15 menit.
- Koreksi rasa, angkat, dan sajikan usus sambal pedas selagi hangat.
Sajikan selagi hangat bersama nasi putih, atau jadikan pelengkap nasi uduk ayam crispy untuk sarapan yang lebih mengenyangkan.
Advertisement
Tips agar Hasil Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352936/original/028624000_1789882433-usus_dimasak.jpg)
- Pilih usus segar. Ambil usus berwarna cerah dan kenyal; hindari yang lembek, berlendir tebal, atau berbau tajam.
- Jangan lewati proses meremas. Remas usus dengan garam dan jeruk nipis sebelum direbus untuk memangkas lendir dan bau amis.
- Tumis bumbu sampai matang. Masak sambal hingga minyaknya sedikit terpisah agar tidak berbau langu dan rasa pedasnya bersih.
- Gunakan api kecil. Api kecil saat memasak usus bersama sambal membuat bumbu meresap tanpa membuat teksturnya alot.
- Hindari overcook. Merebus usus terlalu lama membuat teksturnya mengerut dan keras, jadi cukup sampai empuk saat digigit.
Cara membersihkan usus ayam agar bebas amis
Kebersihan adalah penentu utama hasil akhir. Untuk pembersihan maksimal, balik bagian dalam usus dengan bantuan sumpit, lalu kerok sisa kotoran memakai punggung pisau atau sendok tumpul. Setelah itu, remas usus dengan garam dan air jeruk nipis, diamkan sekitar 15 menit, lalu ikuti panduan membersihkan usus ayam sampai benar-benar bebas lendir.
Saat merebus usus ayam, tambahkan jahe, serai, dan daun salam, lalu buang buih yang naik ke permukaan agar aroma jeroan hilang. Teknik memasak usus agar tidak amis ini berlaku untuk hampir semua olahan usus.
Variasi dan Substitusi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352937/original/045313300_1789882433-usus_enak.jpg)
Versi lebih kering. Kurangi air dan masak lebih lama hingga bumbu benar-benar meresap, mendekati gaya usus balado. Tekstur yang agak kesat ini mengingatkan pada usus ayam goreng krispi, cocok bagi yang tidak suka kuah.
Versi tanpa terasi. Hilangkan terasi jika aromanya terlalu kuat, lalu ganti dengan sedikit ebi sangrai atau tambahkan bawang putih. Rasa gurihnya tetap terjaga tanpa aroma tajam khas terasi.
Ganti dengan usus sapi. Bila menginginkan tekstur lebih tebal dan kenyal, usus ayam bisa diganti usus sapi. Pengolahannya sedikit berbeda karena usus sapi butuh perlakuan ekstra agar empuk dan tidak berbau.
Baca juga: Resep Ngohiong Ayam Renyah yang Gurih
Advertisement
Memilih dan Menyimpan Usus Ayam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352938/original/059708600_1789882433-usus_ayam_2.jpg)
Ciri usus ayam yang segar
Usus segar biasanya montok, berwarna merah muda cerah, dan tidak mengeluarkan bau menyengat. Jika membeli di pasar, jangan ragu memeriksa langsung dan meminta usus yang baru dipotong. Semakin segar bahannya, semakin mudah menghilangkan bau amis dan semakin enak hasil akhirnya.
Cara menyimpan
Bila belum langsung dimasak, simpan usus dalam wadah tertutup di kulkas dan olah dalam 1-2 hari. Untuk stok lebih lama, rebus dulu usus lalu bekukan; cara ini menjaga tekstur sekaligus mempercepat proses masak saat dibutuhkan. Sambal usus pedas yang sudah matang juga tahan beberapa hari di lemari pendingin dan tinggal dipanaskan kembali.
Baca juga: Resep Opor Ayam Kuning Betawi Cocok untuk Keluarga
Menguasai resep usus sambal pedas sebenarnya soal kesabaran di dua titik, yakni membersihkan usus sampai benar-benar bebas amis dan memasak sambal hingga matang sempurna. Begitu keduanya beres, Anda tinggal menyesuaikan tingkat kepedasan sesuai selera keluarga. Selamat mencoba dan nikmati sambal usus pedas buatan sendiri selagi hangat.
Baca juga: Opor Ayam Bakar Sunggingan Khas Kudus
Pertanyaan Seputar Resep Usus Sambal Pedas
Bagaimana cara menghilangkan bau amis pada usus ayam?
Bersihkan usus dengan air mengalir, lalu rebus bersama jahe, daun salam, atau serai sebelum diolah dengan bumbu.
Berapa lama usus ayam perlu direbus?
Rebus hingga usus matang dan teksturnya cukup empuk, biasanya sekitar 20–30 menit, tergantung ukuran dan kondisi usus.
Apa yang membuat sambal usus terasa lebih gurih?
Tumis sambal hingga benar-benar matang dan tambahkan garam, gula, serta penyedap secukupnya agar rasa bumbu lebih seimbang.
Mengapa usus perlu dimasak kembali setelah direbus?
Proses memasak kembali bersama sambal membantu bumbu meresap lebih baik sekaligus membuat cita rasa usus menjadi lebih gurih dan pedas.
Bagaimana agar usus sambal tidak terlalu berminyak?
Gunakan minyak secukupnya saat menumis sambal dan tiriskan usus setelah direbus sebelum dimasak bersama bumbu.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297473/original/054602700_1784094013-cek_fakta_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352932/original/084467200_1789882432-olahan_usus.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349404/original/039754300_1789526445-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352817/original/025141400_1789872990-ChatGPT_Image_Sep_20__2026__09_34_45_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348784/original/041468000_1789457996-b0fcc469-7320-47a2-b36f-c0dd84db2506.jpg)