Liputan6.com, Jakarta Resep buko pandan selalu jadi andalan saat Anda ingin dessert dingin yang creamy sekaligus menyegarkan. Sajian ini memadukan daging kelapa muda, jeli pandan yang wangi, sagu mutiara kenyal, dan saus susu manis dalam satu mangkuk. Teksturnya lembut, warnanya hijau menggoda, dan cara membuatnya jauh lebih sederhana daripada yang Anda kira.
The Kitchn menuliskan, "Buko pandan adalah salad buah yang berasal dari provinsi Bohol di Filipina." Kata buko berarti kelapa muda dalam bahasa Tagalog, sedangkan pandan menyumbang aroma harum dan warna hijau yang jadi ciri khasnya.
Di Indonesia, buko pandan makin populer, terutama sebagai menu takjil saat Ramadan hingga ide jualan. Bahannya mudah didapat, jadi Anda bisa menyiapkan resep buko pandan untuk takjil ini atau menjadikannya sajian segar untuk buka puasa tanpa ribet. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Jumat (25/9/2026).Â
Advertisement
Sekilas tentang Buko Pandan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4843637/original/009961600_1716786967-IMG_2586.jpeg)
Food52 menyebut buko pandan sebagai salah satu dessert klasik Filipina. Sajian ini memadukan kelapa muda, jeli pandan, dan campuran susu sehingga menghasilkan tekstur yang creamy. Kini tren dessert khas Filipina ini juga digemari luas di Indonesia.
Bedanya dengan buko salad dan puding santan
Merujuk Panlasang Pinoy, buko pandan versi Filipina menonjol karena rasanya yang creamy dan manis berkat susu kental manis serta krim, sedangkan versi Thailand lebih padat dan lebih banyak memakai santan.
Dibandingkan puding buah ala Indonesia yang bertekstur padat, buko pandan lebih berupa campuran aneka isian dalam saus susu. Sekilas mirip es campur atau sup buah, tetapi dominasi kelapa muda dan aroma pandan membuatnya khas dan tak tergantikan.
Advertisement
Info Resep Ringkas
- Porsi: 6 porsi
- Waktu persiapan: 20 menit
- Waktu masak: 30 menit
- Total waktu aktif: sekitar 50 menit
- Waktu dinginkan: minimal 4 jam
- Tingkat kesulitan: Mudah
Bahan-Bahan Buko Pandan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357850/original/078136300_1790309964-36049e0c-5ad0-40df-99e0-daa53de72d52.jpg)
Bahan jeli pandan
- 7 gram (1 bungkus) agar-agar bubuk warna hijau
- 1 sendok teh jeli bubuk plain
- 600 ml air kelapa muda
- 50 gram gula pasir
- 1/2 sendok teh pasta pandan
Bahan saus creamy
- 370 ml susu evaporasi (1 kaleng)
- 100 ml susu kental manis putih
- 100 ml krimer kental cair atau whipping cream cair
- 1/4 sendok teh pasta pandan
- 1/4 sendok teh garam
Bahan isian dan pelengkap
- 200 gram daging kelapa muda, keruk memanjang
- 100 gram sagu mutiara
- 200 gram nata de coco, tiriskan
- 50 gram keju cheddar, parut
- Es batu secukupnya
Advertisement
Cara Membuat Buko Pandan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357851/original/081638900_1790309964-fa3d5489-73de-4e3b-ba38-9e78a0011e7d.jpg)
- Rebus 1 liter air hingga mendidih, masukkan sagu mutiara, lalu masak sekitar 15 menit sambil sesekali diaduk agar tidak lengket. Matikan api, diamkan 15 menit, kemudian rebus kembali hingga butiran bening transparan. Tiriskan dan bilas dengan air dingin.
- Masukkan air kelapa muda, agar-agar bubuk, jeli bubuk, gula pasir, dan pasta pandan ke dalam panci. Aduk rata, lalu masak dengan api sedang sambil terus diaduk hingga mendidih dan gula larut sempurna.
- Tuang larutan jeli ke dalam loyang kotak, biarkan hingga suhu ruang, lalu dinginkan di kulkas hingga set. Potong jeli berbentuk dadu ukuran 1 cm.
- Dalam wadah besar, campurkan susu evaporasi, susu kental manis, krimer kental, pasta pandan, dan garam. Aduk hingga saus tercampur rata, lalu koreksi rasa manisnya sesuai selera.
- Masukkan daging kelapa muda, potongan jeli pandan, sagu mutiara, dan nata de coco ke dalam saus. Aduk perlahan hingga seluruh bahan terselimuti saus creamy.
- Tutup wadah, lalu dinginkan di kulkas minimal 4 jam atau semalaman hingga rasa meresap dan saus mengental.
- Sajikan buko pandan dalam gelas atau mangkuk saji, taburi keju parut, dan tambahkan es batu bila suka.
Tips agar Hasil Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5402916/original/047187400_1762311160-buko_pandan.jpg)
Rahasia buko pandan yang enak ada pada persiapan tiap komponennya. Yummy.ph mengingatkan, "Kesalahan terbesar saat membuat buko pandan adalah tidak menyiapkan gulaman dan sagu terlebih dahulu."
- Siapkan jeli dan sagu lebih awal: keduanya tidak cepat basi dan sebaiknya sudah dingin sebelum dicampur. Pahami dulu cara merebus sagu mutiara agar hasilnya kenyal dan tidak menggumpal.
- Pilih kelapa muda yang pas:Â Mengutip Foxy Folksy, hindari kelapa yang terlalu muda karena dagingnya sedikit dan terlalu lembek.
- Pakai gula pasir putih:Â rasanya netral sehingga tidak menutupi aroma pandan dan kelapa; hindari gula merah yang dapat mengubah warna serta kejernihan jeli.
- Perkuat rasa dan sajikan dingin:Â gunakan air kelapa muda sebagai bahan dasar jeli agar rasa kelapanya makin kuat, lalu dinginkan minimal 4 jam supaya saus mengental dan rasa meresap.
- Jangan merebus sagu berlebihan:Â masak hingga butiran bening transparan sambil terus diaduk supaya tidak saling menempel.
Advertisement
Variasi dan Substitusi Buko Pandan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4376177/original/032708400_1680085468-photo.jpg)
Setelah menguasai resep dasarnya, Anda bebas berkreasi tanpa kehilangan ciri kelapa dan pandannya.
- Versi lebih ringan: ganti whipping cream dengan susu evaporasi atau santan encer sehingga hasilnya mirip es buko pandan yang lebih menyegarkan.
- Versi buah tropis: tambahkan mangga, nangka, atau leci untuk sentuhan asam manis, mirip konsep mango sago.
- Substitusi bahan:Â agar-agar bisa diganti gelatin atau karagenan, sedangkan kelapa muda yang sulit didapat bisa digantikan kelapa yang lebih tua.
- Tambah tekstur kenyal: masukkan kolang kaling rebus atau perbanyak es sagu mutiara warna-warni sebagai isian.
Cara menyimpan buko pandan
Simpan buko pandan dalam wadah tertutup di kulkas dan nikmati dalam 3 sampai 5 hari; sebaiknya jangan dibekukan karena tekstur kelapa dan jelinya bisa berubah. Jika ingin mengeksplorasi sajian pandan lain, es lumut pandan bisa jadi pilihan dessert dingin berikutnya.
Dengan komponen yang lengkap - manis, creamy, wangi pandan, dan segar - resep buko pandan ini cocok untuk sajian keluarga akhir pekan maupun ide jualan yang laris. Selama Anda menjaga kesegaran kelapa muda dan menyajikannya dalam keadaan dingin, membuat resep buko pandan sederhana di rumah bukan hal yang sulit. Selamat mencoba.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Buko Pandan
1. Apa itu buko pandan?
Buko pandan adalah dessert khas Filipina yang dibuat dari kelapa muda, jeli pandan, sagu, nata de coco, dan saus susu yang creamy.
2. Apa fungsi pasta pandan dalam buko pandan?
Pasta pandan digunakan untuk memberikan aroma dan cita rasa pandan sekaligus membantu menghasilkan warna hijau pada jeli dan saus.
3. Apakah buko pandan harus menggunakan kelapa muda?
Kelapa muda menjadi salah satu bahan utama buko pandan karena memberikan tekstur renyah dan rasa khas pada dessert ini.
4. Apakah buko pandan bisa disimpan di kulkas?
Ya, buko pandan dapat disimpan dalam wadah tertutup di dalam kulkas agar tetap dingin dan segar. Sebaiknya konsumsi dalam waktu beberapa hari.
5. Apa saja isian yang bisa digunakan dalam buko pandan?
Selain kelapa muda, buko pandan dapat menggunakan sagu mutiara, nata de coco, jeli pandan, dan keju cheddar sebagai pelengkap.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322276/original/052969300_1786524029-IMG_2901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259429/original/010721900_1781500706-cek_fakta_cpns_PUPR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4209483/original/011549300_1667208215-es-bihun-buko-pandan-foto-resep-utama.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357961/original/061655300_1790315650-ee112932-3e23-4a6e-b50e-76ceb565dc9b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357995/original/038423800_1790318364-HL_Mi_ayam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357070/original/050395100_1790232695-Gemini_Generated_Image_8i20dc8i20dc8i20.jpg)