Liputan6.com, Jakarta Bosan dengan nugget kemasan yang rasanya itu-itu saja? Resep nugget tahu pedas bisa jadi jawaban untuk camilan sekaligus lauk yang lebih hemat, bergizi, dan gampang disesuaikan tingkat kepedasannya. Berbahan dasar tahu putih yang mudah didapat, nugget ini renyah di luar, lembut di dalam, dengan sentuhan pedas yang bikin nagih.
Tahu bukan bahan baru di dapur Nusantara. Dilansir dari Harvard Health, tahu berasal dari Tiongkok dan kini disantap di seluruh dunia, dibuat dari kedelai, air, serta bahan penggumpal yang disebut koagulan. Teksturnya yang netral membuatnya gampang menyerap bumbu, termasuk racikan cabai dan bawang yang jadi kunci rasa pedas gurih pada resep ini.
Membuat nugget tahu pedas sendiri di rumah jauh lebih mudah daripada yang dibayangkan. Kamu hanya perlu melumatkan tahu, mencampur bumbu, mengukus, lalu menggoreng hingga keemasan. Bonusnya, kamu tahu persis apa saja yang masuk ke dalamnya, tanpa pengawet dan penguat rasa berlebihan.
Advertisement
Sekilas tentang nugget tahu pedas
Nugget tahu pedas adalah olahan tahu yang dihaluskan, dibumbui, dicetak, dikukus, lalu dibalut tepung panir dan digoreng renyah. Pembedanya dari nugget ayam terletak pada bahan utamanya berupa protein nabati, serta rasa pedas dari cabai rawit dan cabai keriting yang ditumis bersama bumbu.
Dibanding versi pabrik, nugget rumahan ini lebih segar dan kadar pedasnya bisa kamu atur sendiri. Karakter tahu yang gampang menyerap rasa membuatnya cocok dijadikan nugget berbumbu. Natalie Rizzo, ahli diet nabati sekaligus editor nutrisi TODAY, dikutip dari TODAY mengungkapkan, "Saya menyukai tahu karena sangat serbaguna, mudah dimasak, dan mampu menyerap begitu banyak rasa serta tekstur."
Kandungan gizi dan manfaat tahu
Tahu bukan sekadar pengganjal perut. Mengacu pada Cleveland Clinic, tahu sebanyak sekitar 100 gram menyumbang kurang lebih 10 gram protein nabati, sehingga sering dipilih sebagai alternatif daging.
Berdasarkan Healthline, tahu juga tergolong pangan padat nutrisi yang tinggi protein dan mengandung seluruh asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Jamie Mok, ahli diet terdaftar dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, dikutip dari CNBC menyatakan, "Tahu mengandung protein dalam jumlah tinggi, yang menjadikannya alternatif yang sangat baik untuk protein hewani."
Tahu juga kerap direkomendasikan sebagai bagian dari pola makan sehat. Darya Youssefi, ahli diet terdaftar di Banner - University Medicine, dikutip dari Banner Health menuturkan,
"Pola makan yang seimbang akan mencakup kombinasi sumber protein hewani dan nabati, dan tahu merupakan pilihan protein yang menyehatkan jantung."
Dari kalangan akademik, Dr. Qi Sun, associate professor nutrisi dan epidemiologi di Harvard T.H. Chan School of Public Health, dikutip dari American Heart Association menegaskan, "Tahu adalah makanan yang sangat bergizi."
Advertisement
Info resep ringkas
- Porsi: 4-5 porsi (sekitar 20 potong)
- Waktu persiapan: 25 menit
- Waktu masak: 35 menit
- Tingkat kesulitan: Mudah
Bahan-bahan nugget tahu pedas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4808599/original/014000700_1713756157-tofu-5966853_1280.jpg)
Bahan utama
- 500 gram tahu putih
- 1 buah wortel ukuran sedang, serut halus
- 2 batang daun bawang, iris halus
- 1 butir telur ayam
- 5 sendok makan tepung maizena
Bumbu halus
- 5 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 5 buah cabai rawit merah
- 2 buah cabai merah keriting
- 1/2 sendok teh merica butiran
Bumbu pelengkap
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok teh gula pasir
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk (opsional)
Bahan pelapis dan penggorengan
- 4 sendok makan tepung terigu
- 100 gram tepung panir
- Air matang secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Advertisement
Cara membuat nugget tahu pedas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350277/original/077149200_1789608452-3dff5d53-03f8-4162-8ab2-d84ecb45efcc.jpg)
- Lumatkan tahu putih hingga halus, lalu peras menggunakan kain bersih untuk membuang airnya sebanyak mungkin agar adonan tidak lembek.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai keriting, dan merica, kemudian tumis dengan sedikit minyak hingga harum dan matang.
- Campur tahu yang sudah diperas dengan wortel serut, daun bawang, dan telur di dalam wadah besar, lalu masukkan bumbu tumis.
- Tambahkan tepung maizena, garam, gula, dan kaldu bubuk, aduk hingga adonan tercampur rata dan dapat dipulung.
- Olesi loyang dengan minyak, tuang adonan, dan ratakan permukaannya menggunakan sendok.
- Kukus adonan selama 25 menit hingga matang dan padat; tusuk dengan lidi, bila keluar bersih berarti sudah matang.
- Angkat dan dinginkan, lalu keluarkan dari loyang dan potong sesuai selera.
- Larutkan tepung terigu dengan sedikit air matang hingga menjadi adonan kental, celupkan tiap potongan nugget, lalu gulingkan pada tepung panir hingga terbalut rata.
- Simpan nugget berbalut panir di freezer minimal 30 menit agar lapisan menempel kuat dan hasil gorengan lebih renyah.
- Goreng nugget dalam minyak panas dengan api sedang hingga berwarna kuning keemasan, angkat dan tiriskan sebelum disajikan.
Tips agar nugget tahu pedas maksimal
- Peras tahu sekering mungkin. Membuang air berlebih membuat adonan tidak lembek dan hasil gorengan jauh lebih renyah, sekaligus mencegah nugget menjadi bantat.
- Pilih tahu yang padat. Tahu putih padat atau tahu pong lebih mudah dibentuk; hindari tahu sutra karena terlalu lembut dan berair untuk dijadikan nugget.
- Andalkan maizena dan panir. Lapisan pati membentuk kulit renyah, sementara tepung panir menambah kerenyahan ekstra di bagian luar.
- Goreng bertahap. Jangan memenuhi wajan sekaligus karena suhu minyak yang turun akan membuat nugget mengukus, bukan menggaring.
- Dinginkan sebelum menggoreng. Mendiamkan nugget berbalut panir di freezer membantu lapisan menempel dan menghasilkan tekstur lebih garing.
Ingin tekstur yang lebih berdaging dan tidak terlalu lembut? Sebagian juru masak membekukan tahu lebih dulu sebelum diolah. Sebagaimana diungkapkan America's Test Kitchen, tahu terdiri dari sekitar 86 persen air, dan saat membeku kristal esnya memuai serta mendorong jaringan protein sehingga teksturnya menjadi berongga dan lebih mudah menyerap bumbu. Chef Vaknin, dikutip dari Tasting Table menjelaskan, "Membekukan lalu mencairkan tahu yang padat adalah trik hebat untuk menciptakan tekstur menyerupai daging."
Untuk stok, nugget mentah yang sudah dibalur panir tahan beberapa minggu di freezer dan bisa langsung digoreng dari kondisi beku. Nugget yang sudah matang sebaiknya dihangatkan kembali di oven atau air fryer, bukan microwave, agar teksturnya tetap renyah.
Advertisement
Variasi dan substitusi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350278/original/091420300_1789608452-c036585e-aa03-4d07-b814-6f99b377a79b.jpg)
Versi panggang atau air fryer
Untuk hasil lebih ringan dan minim minyak, panggang nugget di oven pada suhu sekitar 200 derajat Celsius selama 20-25 menit sambil dibalik di tengah waktu, atau masak di air fryer hingga permukaannya keemasan. Semprot atau olesi tipis dengan minyak supaya lapisan luarnya tetap renyah.
Versi tahu suwir bertekstur berdaging
Alih-alih dihaluskan, gunakan tahu padat yang disuwir kasar dengan tangan. Permukaan yang tidak rata membuat lapisan tepung lebih mudah garing saat digoreng. Teknik ini menghasilkan gigitan yang lebih menyerupai potongan ayam.
Atur level pedas sesuai selera
Kurangi cabai rawit untuk versi ramah anak, atau tambah cabai dan sedikit bubuk cabai kering bila ingin sensasi yang lebih menggigit. Rasa pedas paling aman ditambah sedikit demi sedikit, karena lebih gampang menambah daripada menguranginya.
Dengan bahan sederhana dan langkah yang mudah diikuti, resep nugget tahu pedas ini layak jadi andalan untuk camilan sore, bekal, maupun lauk pendamping nasi. Selamat mencoba, dan sesuaikan level pedasnya dengan selera keluarga di rumah.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Resep Nugget Tahu Pedas Renyah
Apakah nugget tahu pedas ini bisa dimasak tanpa menggunakan banyak minyak?
Nugget tahu pedas ini dapat dimasak dengan metode yang lebih sehat bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi minyak. Olahan tahu ini bisa dipanggang di dalam oven dengan suhu 200 derajat Celsius selama 20 hingga 25 menit, dengan catatan posisinya dibalik di pertengahan waktu agar matang merata.
Selain itu, air fryer juga dapat digunakan hingga permukaan nugget berubah menjadi kuning keemasan. Agar lapisan luarnya tetap bisa garing dan renyah sempurna, permukaan nugget hanya perlu disemprot atau diolesi minyak secara tipis sebelum proses memasak dimulai.
Bagaimana cara menghasilkan nugget tahu rumahan yang padat dan tidak mudah hancur?
Kunci utama untuk menghasilkan tekstur nugget tahu yang kokoh terletak pada proses pengurangan kadar air dan pembekuan terencana. Langkah awal yang wajib dilakukan adalah memeras tahu putih hingga sekering mungkin menggunakan kain bersih sebelum dicampur dengan bumbu lain agar adonan tidak lembek.
Setelah adonan dikukus dan dibalur tepung panir, nugget mentah sebaiknya didiamkan di dalam freezer minimal selama 30 menit. Metode pembekuan singkat ini terbukti efektif membantu lapisan pelapis menempel lebih kuat pada tahu, sehingga nugget tetap padat dan tepung panirnya tidak rontok saat bersentuhan dengan minyak panas.
Apakah olahan ini cocok untuk stok makanan beku dan bagaimana cara terbaik menghangatkannya?
Hidangan rumahan ini sangat ideal untuk dijadikan stok makanan beku (frozen food) karena nugget mentah yang sudah dibalur tepung panir mampu bertahan selama beberapa minggu di dalam freezer dan bisa langsung digoreng dalam kondisi beku.
Sementara itu, untuk nugget yang sudah matang dan ingin disajikan kembali, penggunaan oven atau air fryer menjadi metode pemanasan ulang yang paling direkomendasikan karena sirkulasi udara panasnya mampu mengembalikan kerenyahan tekstur luar. Sebaliknya, penggunaan microwave sangat tidak disarankan karena akan memerangkap uap air di dalam nugget dan membuat lapisan panirnya berubah basah serta melempem.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5629728/original/027803900_1778227032-cek_fakta_-_pendamping_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350276/original/096740700_1789608451-9dc52c1d-a107-4bee-af58-0bc7ab3ec49a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352135/original/098795900_1789730118-000_9XQ7Q3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352165/original/091177000_1789732474-Untitled9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263750/original/076293500_1781998662-Kubah_hijau_penanda_Raudhah_di_Masjid_Nabawi__Madinah.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)