Liputan6.com, Jakarta Cara memasak beras merah tidak sama persis dengan menanak beras putih biasa. Perbedaan utamanya ada pada perendaman, takaran air yang lebih banyak, serta durasi masak yang lebih lama.
Lapisan bekatul membuat beras merah lebih keras dan lambat menyerap air. Namun dengan langkah yang tepat, cara memasak beras merah tetap bisa menghasilkan nasi yang pulen, lembut, dan tidak alot.
Merujuk Harvard Health Publishing, beras merah tergolong biji-bijian utuh yang masih menyimpan dedak, endosperma, dan lembaga sehingga lebih bergizi dibandingkan beras putih yang sudah dipoles. Bagian bekatul inilah yang membuatnya kaya serat sekaligus lebih menantang untuk dilunakkan saat dimasak. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Jumat (4/9/2026).Â
Advertisement
Baca juga: ragam manfaat beras merah sebagai sumber karbohidrat.
Cara Memasak Beras Merah agar Pulen dan Tidak Keras
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340150/original/006872100_1788489237-b4b7ce6a-f918-462a-a867-43ab73c9b86d.jpg)
Tahap paling menentukan dalam cara memasak beras merah terletak pada persiapan sebelum dimasak. Ikuti urutan langkah berikut agar nasi merah matang merata dan bertekstur pulen.
-
Cuci beras secukupnya: Bilas beras merah dengan air mengalir sebanyak dua hingga tiga kali. Hindari mencuci terlalu sering agar nutrisi pada permukaan bekatul tidak ikut larut.
-
Rendam sebelum dimasak: Sebaiknya rendam beras merah selama 30 menit hingga 2 jam untuk melunakkan lapisan bekatulnya. Perendaman membantu air meresap ke inti butiran sehingga beras lebih cepat empuk dan matang merata.
-
Perhatikan takaran air: Beras merah perlu air lebih banyak, dan sebagai patokan umum kamu bisa memakai dua gelas air untuk satu gelas beras. Sebagaimana dilansir dari laman Love and Lemons, menambahkan satu sendok teh minyak zaitun ke dalam air masak membuat butiran nasi tidak saling menempel.
-
Masak sampai matang: Masukkan beras dan air ke rice cooker lalu tekan tombol masak seperti biasa. Bila memakai panci, masak hingga air menyusut, kecilkan api, dan tutup rapat sampai air terserap sempurna.
-
Diamkan setelah matang: Biarkan nasi merah tetap tertutup selama 10 hingga 15 menit setelah matang. Uap yang tersisa akan meresap kembali sehingga tekstur menjadi lebih pulen.
-
Keruk dengan garpu: Aduk dan keruk nasi memakai garpu, bukan sendok, agar butirannya terpisah dan tidak hancur. Cara ini membuat nasi merah tampil mengembang dan tidak menggumpal.
Baca juga: cara memasak nasi agar tepat dan pulen.
Advertisement
Metode Lain Memasak Beras Merah yang Bisa Dicoba
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3377246/original/068174000_1613380385-rice-4264846_640.jpg)
Selain teknik dasar, ada beberapa cara memasak beras merah lain yang bisa disesuaikan dengan peralatan di dapur. Pilih metode yang paling praktis berikut ini.
-
Rice cooker atau magic com: Masukkan beras yang sudah direndam beserta airnya, lalu tekan tombol Cook seperti menanak nasi biasa. Setelah matang, jangan langsung beralih ke mode Warm terlalu lama agar kadar air tidak berkurang.
-
Panci di atas kompor: Didihkan air, masukkan beras, kecilkan api, lalu tutup rapat. Masak sekitar 40 hingga 45 menit tanpa terlalu sering membuka tutup supaya uap tidak keluar.
-
Metode pasta: Mengutip America's Test Kitchen, beras merah bisa dimasak layaknya pasta, yaitu direbus dalam air melimpah lalu ditiriskan setelah empuk.Cara ini praktis karena takaran air tidak perlu presisi dan hasilnya cenderung pulen serta tidak lengket.
-
Dikukus: Masak beras hingga setengah matang, pindahkan ke dandang, lalu kukus sampai benar-benar matang. Teknik ini membuat butiran nasi lebih mekar dan tidak mudah lembek.
-
Dipanggang dalam oven: Tuang beras dan air panas ke wadah tahan panas, tutup rapat dengan aluminium foil, lalu panggang dalam oven. Panas yang menyelimuti dari segala sisi membuat matangnya merata untuk porsi banyak.
-
Campur beras putih (opsional): Bila belum terbiasa, campur beras merah dengan sedikit beras putih agar teksturnya lebih familiar. Pastikan porsi beras merah tetap lebih banyak dan sesuaikan kembali takaran airnya.
Jenis beras merah juga memengaruhi hasil; varietas basmati merah cenderung lebih cepat matang, sedangkan beras merah butir pendek lebih cocok dimasak lambat. Jika ingin bereksperimen, kamu bisa mencoba cara menanak nasi dengan metode siram yang diklaim lebih rendah gula, atau metode 10-5-5 untuk hasil yang matang merata.
Baca juga: 7 cara memasak beras merah yang enak dan tidak keras.
Tips Membuat Nasi Merah Lebih Lezat dan Aman Dikonsumsi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154126/original/037229600_1741333407-close-up-rice-texture.jpg)
Setelah menguasai teknik dasar, beberapa trik tambahan bisa membuat hasil masakan lebih beraroma sekaligus lebih aman. Simak beragam cara masak beras merah yang tepat lewat poin-poin penting berikut.
- Sangrai beras lebih dulu: Sebagaimana dilansir dari laman Food Network, menyangrai beras dengan sedikit minyak sebelum dimasak memunculkan aroma gurih menyerupai kacang.Panas akan memecah lapisan luar sehingga rasa khas beras merah lebih keluar.
-
Bumbui air masak: Tambahkan sejumput garam, atau ganti air dengan kaldu sayur maupun ayam agar rasa nasi lebih gurih secara alami.
-
Masukkan rempah aromatik: Selipkan daun salam, serai, atau irisan jahe saat memasak untuk memberi wangi yang menggugah selera.
-
Rendam untuk menekan arsenik: Mengacu pada riset yang dimuat Food Science and Human Wellness, merendam beras merah sebelum dimasak terbukti menurunkan kandungan arseniknya. Buang air rendaman lalu bilas dengan air bersih sebelum dimasak.
-
Manfaatkan air berlebih lalu tiriskan: Sebagaimana disampaikan FDA, memasak beras dengan air berlimpah seperti memasak pasta lalu meniriskannya dapat memangkas arsenik anorganik hingga 40 sampai 60 persen.
-
Variasikan sumber biji-bijian: Jangan hanya bergantung pada beras merah; selingi dengan biji-bijian utuh lain agar asupan nutrisi lebih beragam dan paparan arsenik tersebar.
-
Keruk dengan garpu: Setelah didiamkan, aduk nasi memakai garpu agar butirannya terpisah dan mengembang, bukan menggumpal menjadi satu.
-
Sajikan hangat dan simpan benar: Nasi merah paling nikmat saat hangat; simpan sisanya di kulkas dan panaskan kembali, atau olah menjadi nasi goreng beras merah yang sehat keesokan harinya.
Baca juga: 3 tips memasak nasi pulen agar setiap hidangan terasa istimewa.
Advertisement
Manfaat Beras Merah bagi Kesehatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340151/original/012250500_1788489237-6e3ddac4-c8f1-409b-a9e2-7d63e52c730f.jpg)
Beras merah dikenal sebagai sumber karbohidrat yang lebih menyehatkan karena kepadatan nutrisinya. Berdasarkan data Healthline, satu cangkir (sekitar 202 gram) nasi merah butir panjang matang menyumbang sekitar 248 kalori, 52 gram karbohidrat, 3 gram serat, 6 gram protein, serta mangan yang memenuhi sebagian besar kebutuhan harian. Nutrisi-nutrisi ini mendukung pencernaan, melindungi sel, dan dapat membantu menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes.
Kandungan serat menjadi keunggulan utama beras merah dibanding beras putih yang telah kehilangan lapisan bekatulnya. Serat memperlambat pencernaan, memberi rasa kenyang lebih lama, dan membantu menurunkan kolesterol serta melancarkan pencernaan.
Dilansir dari Cleveland Clinic, kombinasi antioksidan, serat, dan protein pada beras merah dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, dan gangguan jantung. Indeks glikemiknya yang lebih rendah membuat gula darah naik lebih perlahan sehingga lebih ramah bagi penderita diabetes.
Selain baik untuk gula darah, magnesium dan senyawa lignan pada beras merah turut mendukung kesehatan jantung, sementara vitamin dan mineralnya membantu memperkuat imunitas. Protein pada sebagian varietas beras merah bahkan disebut cukup tinggi sehingga berpotensi membantu mencegah stunting pada anak. Meski demikian, beras merah bukan makanan ajaib penurun berat badan; keberhasilan diet tetap ditentukan oleh total kalori, aktivitas fisik, dan pola makan secara keseluruhan.
Baca juga: 8 manfaat beras merah untuk kesehatan tubuh.
Dengan memahami cara memasak beras merah yang tepat, mulai dari mencuci, merendam, mengatur takaran air, hingga mendiamkannya setelah matang, nasi merah tidak lagi terasa keras atau hambar. Perlu diingat pula bahwa banyak mitos seputar konsumsi beras merah yang belum tentu benar, dan kamu bisa menyelinginya dengan jenis beras sehat lain sebagai pengganti nasi putih agar menu tetap bervariasi.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Memasak Beras Merah
Berapa perbandingan air untuk memasak beras merah?
Beras merah membutuhkan air lebih banyak daripada beras putih, umumnya 2 hingga 3 gelas air untuk setiap 1 gelas beras. Gunakan takaran 2,5 gelas bila ingin nasi cenderung pera dan 3 gelas bila menginginkan tekstur yang lebih pulen dan lembut.
Apakah beras merah harus direndam sebelum dimasak?
Perendaman sangat dianjurkan karena lapisan bekatul beras merah keras dan lambat menyerap air. Merendam selama 30 menit hingga 2 jam membuat beras lebih cepat matang, empuk, serta matang merata saat dimasak.
Berapa lama waktu memasak beras merah dibanding beras putih?
Beras merah butuh waktu lebih lama, sekitar 40 hingga 45 menit di atas kompor atau kurang lebih 15 sampai 20 menit lebih lama dibanding beras putih. Merendam beras sebelum memasak dapat memangkas durasi tersebut.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339837/original/071003300_1788430175-alat_pertanian_-cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336533/original/011425200_1788164909-cek_fakta_pppk_kemenag.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302055/original/028598000_1784530995-Presiden_ke-7_Jokowi_kumpulkan_teman_kuliah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339680/original/094165700_1788424535-cek_fakta_teddy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340149/original/000086300_1788489237-famery-fialiwan-vMfD7Cwteuc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340092/original/088051500_1788479708-Screenshot_2026-09-04_063736.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334655/original/044576600_1787892039-zJrqhIECZdjffFxk9HkyutE6Czv4tuqe51GGHHqM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334745/original/018932300_1787897451-nWkpDkPYZH5SlLuWuHQtbBi8AgdY6tVKcZ0XEvIs.jpg)