Apakah Citric Acid Bisa Memutihkan Pakaian? Ini Jawaban dan Cara Pakainya

Apakah citric acid bisa memutihkan pakaian? Simak penjelasan, cara pakai, takaran, dan tips aman asam sitrat untuk mencerahkan baju putih yang menguning.

Diterbitkan 15 September 2026, 16:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Apakah citric acid bisa memutihkan pakaian sering ditanyakan ketika baju putih mulai kusam dan menguning. Jawaban singkatnya, ya, citric acid bisa membantu mencerahkan pakaian putih kembali.

Namun, cara kerjanya berbeda dari pemutih klorin yang keras. Citric acid mengangkat penumpukan mineral serta residu, bukan mengelantang warna secara paksa.

Secara ilmiah, klaim bahwa citric acid bisa memutihkan pakaian dan bukan mitos dapur belaka. Dilansir dari Real Simple, asam sitrat yang terkandung dalam lemon efektif mencerahkan serat katun, linen, dan poliester, sehingga warna putih tampak lebih hidup, dan hal ini menjadi dasar banyak cara memutihkan baju putih yang sudah kuning. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Selasa (15/9/2026). 

Cara Memutihkan Baju Putih dengan Citric Acid Lewat Rendaman

Metode paling umum untuk membuktikan apakah citric acid bisa memutihkan pakaian adalah dengan merendam baju putih dalam larutan asam sitrat. Teknik ini menjadi salah satu cara memutihkan baju menguning tanpa bahan kimia keras yang paling hemat.

Lynsey Crombie, pakar kebersihan rumah menyatakan jika citric acid adalah bahan pembersih alami yang brilian, dan cara kerjanya memecah penumpukan mineral dari air sadah serta mengangkat kekusaman pada kain. Secara teknis, citric acid bekerja sebagai agen pengkelat (chelating agent) yang mengikat ion kalsium dan magnesium penyebab air sadah, sehingga mineral tersebut ikut terbilas dan tidak lagi membuat kain terlihat abu-abu.

  1. Siapkan Air Hangat: Isi ember dengan air hangat secukupnya hingga cukup untuk merendam seluruh pakaian. Air hangat membantu asam sitrat larut sempurna dan bekerja lebih optimal.

  2. Larutkan Citric Acid: Masukkan sekitar 1-2 sendok makan citric acid, atau gunakan takaran 1 sendok makan untuk setiap 250 ml air, lalu aduk hingga benar-benar larut.

  3. Rendam Pakaian: Rendam baju putih selama 20-30 menit. Untuk noda kuning membandel, waktu rendam bisa diperpanjang beberapa jam hingga semalaman.

  4. Kucek atau Sikat Noda: Jika masih ada noda menempel, kucek lembut atau gosok dengan sikat gigi bekas pada bagian yang kotor agar noda terangkat maksimal.

  5. Bilas dan Cuci dengan Detergen: Bilas dengan air bersih, kemudian lanjutkan mencuci seperti biasa memakai detergen sesuai petunjuk label pakaian. Cara ini juga ampuh untuk mencuci baju putih dekil.

  6. Jemur di Bawah Sinar Matahari: Sinar UV matahari memperkuat efek pencerahan asam sitrat melalui proses foto-oksidasi, sehingga hasilnya lebih cerah.

Perlu diingat, cara ini paling aman diterapkan agar kain tidak rusak, sehingga cocok dijadikan bagian rutinitas memutihkan baju putih tanpa merusak serat kain.

Cara Menghilangkan Noda Kuning di Ketiak dengan Citric Acid

Noda kuning di ketiak dan kerah adalah keluhan klasik pemilik baju putih. Di sinilah citric acid untuk memutihkan pakaian menunjukkan manfaatnya, sebab asam sitrat mampu memecah senyawa penyebab noda kuning saat kamu berusaha menghilangkan noda kuning di baju putih.

Alicia Sokolowski, presiden dan co-CEO AspenClean, dikutip dari Homes and Gardens, menjelaskan bahwa, citric acid dengan lembut memecah senyawa penyebab menguning, seperti minyak tubuh, keringat, dan residu dari produk kulit atau rambut, dan ketika dikombinasikan dengan paparan sinar matahari, efeknya menjadi lebih kuat.

Berdasarkan laporan Whirlpool, baju putih dapat menguning akibat penggunaan detergen dan pelembut yang berlebihan, proses oksidasi, noda deodoran, hingga penyimpanan dalam jangka panjang.

  1. Buat Larutan Pekat: Larutkan 2-3 sendok makan citric acid ke dalam sedikit air hangat hingga menjadi larutan kental yang terkonsentrasi pada bagian bernoda.

  2. Oleskan ke Noda: Tuangkan atau oleskan larutan langsung pada noda kuning di area ketiak dan kerah yang paling parah.

  3. Diamkan: Biarkan larutan meresap selama 30 menit hingga 1 jam agar asam bekerja mengurai residu keringat dan deodoran.

  4. Gosok Perlahan: Gosok bagian bernoda dengan sikat gigi bekas menggunakan gerakan lembut supaya serat kain tidak rusak.

  5. Bilas dan Cuci Ulang: Bilas hingga bersih, lalu cuci kembali seperti biasa. Ulangi bila noda belum hilang sepenuhnya.

Untuk noda yang sudah lama, coba metode pra-rendam intensif, yaitu isi ember dengan sekitar 4 liter air panas, tambahkan 2-3 sendok makan citric acid, lalu rendam kain putih yang menguning sebelum dicuci. Untuk perbandingan metode lain, kamu bisa menengok panduan membersihkan noda kuning pada ketiak baju putih dan cara menghilangkan noda pada pakaian berdasarkan penyebabnya.

Cara Menggunakan Citric Acid di Mesin Cuci untuk Mencerahkan Pakaian

Selain merendam manual, citric acid untuk memutihkan pakaian juga bisa dipakai langsung di mesin cuci sebagai penguat cucian. Metode ini praktis untuk perawatan rutin agar baju putih tidak cepat kusam dan tetap cerah, mirip prinsip cara cuci baju putih agar tidak kusam.

Dr. Lena Cho, ahli kimia tekstil di Textile Institute of America, dikutip dari LifeTips, mengatakan, "Citric acid adalah agen pengkelat standar emas dalam pemrosesan tekstil komersial, dan kemurniannya yang konsisten membuatnya sangat cocok untuk memutihkan pakaian di rumah, tidak seperti air jeruk mentah."

  1. Larutkan Terlebih Dahulu: Larutkan 1-2 sendok makan citric acid dalam secangkir air hangat agar tidak ada kristal yang menempel dan menodai kain.

  2. Tuang ke Laci Pelembut: Masukkan larutan ke kompartemen pelembut (fabric softener) pada laci mesin cuci agar keluar saat siklus pembilasan.

  3. Isi Detergen seperti Biasa: Tambahkan detergen pada kompartemennya sendiri, karena citric acid berperan sebagai penguat, bukan pengganti detergen.

  4. Pilih Siklus Air Hangat: Gunakan siklus dengan air hangat (sekitar 40 derajat C) untuk hasil pencerahan yang lebih maksimal.

  5. Jangan Campur Pemutih Klorin: Jangan pernah mencampur citric acid dengan pemutih klorin karena reaksinya berbahaya bagi kesehatan.

Untuk muatan cuci standar, cukup gunakan 1-2 sendok makan citric acid, dan bisa dinaikkan hingga 1/4 cangkir bila airnya sangat sadah; takaran ini aman untuk mesin cuci biasa maupun tipe high-efficiency serta bahan katun dan poliester. Selain menyegarkan pakaian, larutan asam sitrat juga membantu membersihkan mesin cuci dari sisa residu.

Hal Penting Sebelum Menggunakan Citric Acid untuk Pakaian

Meski efektif, penggunaan citric acid untuk memutihkan pakaian tetap punya aturan main agar hasilnya optimal dan kain tetap awet. Memahami batasannya sama pentingnya dengan mengetahui manfaatnya.

Perlu dipahami, citric acid bukan zat pemutih sejati seperti klorin, sehingga umumnya tidak akan mengelantang atau melunturkan kain berwarna. Sebagai perbandingan, mengutip dokumen paten yang terarsip di USPTO, oksidasi sabun kalsium dan lemak dari residu tubuh menjadi salah satu penyebab menguningnya tekstil, sedangkan penambahan asam sitrat justru mengikat logam pemicunya, bukan mengoksidasi serat.

  • Cek Kondisi Air: Efektivitas citric acid sangat bergantung pada kesadahan air. Semakin sadah air di rumahmu, semakin terasa manfaat pencerahannya.

  • Uji di Bagian Tersembunyi: Coba dulu larutan pada bagian kecil yang tidak terlihat untuk memastikan warna dan serat kain aman sebelum diaplikasikan menyeluruh.

  • Hindari Kain Sensitif: Sutra dan wol sebaiknya tidak dibersihkan dengan asam sitrat karena seratnya rentan rusak oleh keasaman.

  • Jangan Berlebihan: Pemakaian yang terlalu sering atau dosis berlebih dapat melemahkan serat kain dalam jangka panjang, jadi gunakan secukupnya.

  • Pilih Kualitas Food Grade: Asam sitrat food grade bersifat murni, stabil, larut sempurna, dan menghasilkan pencerahan yang terlihat dalam 2-3 kali cuci tanpa merusak serat.

  • Perhatikan Keamanan Pernapasan: Sebagaimana diungkapkan NIOSH, menghirup bubuk asam sitrat dapat memicu gejala pernapasan seperti batuk, sesak napas, dan sakit tenggorokan, sehingga sebaiknya larutkan dengan hati-hati. Cek juga tips aman menggunakan sitrun.

  • Hati-hati pada Baju Warna: Karena bukan pemutih, citric acid bisa mencerahkan baju warna dengan mengangkat kusam, tetapi keasamannya berpotensi memengaruhi sebagian pewarna tertentu.

Cristy Stewart-Harfmann, pendiri Happy Family Blog, dikutip dari AOL, menuturkan, "Air lemon bisa menjadi pemutih alami." Sebagai pembanding, merujuk riset yang dimuat NCBI, hidrogen peroksida merupakan oksidator kuat yang memutihkan kapas dengan memutus ikatan rangkap (C=C) pada serat, sebuah mekanisme yang tidak dimiliki asam sitrat.

Keunggulan lain, citric acid ini multifungsi. Selain untuk pakaian, bahan yang sama biasa dipakai untuk membersihkan kerak di wastafel keramik, mengangkat kerak lantai kamar mandi, mengatasi kamar mandi berlumut, hingga membersihkan cangkir bekas teh.

Jika hasil dari asam sitrat dirasa kurang, kamu bisa mengombinasikannya dengan bahan lain seperti cuka putih, baking soda, atau memanfaatkan perasan air lemon yang juga kaya asam sitrat alami.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Citric Acid untuk Memutihkan Pakaian

Apakah citric acid bisa memutihkan baju berwarna?

Citric acid bukan pemutih klorin, jadi tidak akan mengelantang warna. Bahan ini lebih tepat untuk mencerahkan baju berwarna yang kusam dengan mengangkat penumpukan mineral dan residu, tetapi tetap disarankan menguji pada bagian tersembunyi lebih dulu karena keasamannya dapat memengaruhi sebagian pewarna.

Berapa lama merendam baju dengan citric acid?

Untuk kekusaman ringan, rendam sekitar 20-30 menit sudah cukup. Sementara untuk noda kuning yang membandel, kamu bisa merendam beberapa jam hingga semalaman, lalu lanjutkan mencuci dengan detergen seperti biasa. Simak juga trik lain untuk membersihkan noda kuning pada pakaian.

Apakah citric acid sama dengan sitrun dan pemutih biasa?

Citric acid, asam sitrat, dan sitrun adalah bahan yang sama. Namun, ketiganya berbeda dengan pemutih biasa (klorin), sebab citric acid bekerja dengan mengikat mineral dan residu penyebab kusam, bukan mengelantang warna secara kimiawi seperti pemutih pada umumnya.

Jadi, asam sitrat memang layak dijadikan andalan untuk merawat baju putih kesayangan, terutama sebagai alternatif alami yang lebih lembut dibanding pemutih keras. Gunakan takaran yang wajar, perhatikan jenis kain, dan padukan dengan sinar matahari agar pakaian putih yang menguning kembali tampak cerah seperti baru.