Liputan6.com, Jakarta - Mencari ide camilan sore yang lezat dan disukai oleh anak-anak maupun orang dewasa? Anda wajib mencoba resep makaroni telur goreng yang gurih belakangan ini kembali populer sebagai jajanan kekinian. Perpaduan sempurna antara tekstur makaroni yang kenyal dan balutan telur gurih membuat hidangan sederhana ini selalu sukses memanjakan lidah siapa saja yang mencicipinya.
Keistimewaan dari jajanan ala kaki lima ini terletak pada cara pembuatannya yang sangat praktis dan cepat. Tidak membutuhkan peralatan masak yang rumit atau bahan yang mahal, hidangan ini bisa diwujudkan dengan bahan-bahan sisa yang ada di dapur Anda.
Selain lezat dan mengenyangkan, camilan ini juga sangat ramah bagi pemula yang baru belajar berkreasi di dapur rumah. Anda bisa dengan bebas menambahkan aneka bumbu tabur, isian daging, atau saus cocolan sesuai dengan selera pribadi masing-masing. Simak resep lengkapnya berikut ini, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (15/9/2026).
Advertisement
Â
Bahan-Bahan untuk Makaroni Telur Goreng Gurih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348333/original/096327700_1789437980-bb723484-8c30-4fef-97be-75dde9f39b22.jpg)
Sebelum memulai proses memasak, pastikan Anda telah menyiapkan seluruh komponen utama yang dibutuhkan agar cita rasanya sempurna. Bahan-bahan yang digunakan sangat terjangkau dan pastinya mudah ditemukan di warung maupun minimarket terdekat dari rumah.
- 100 gram makaroni pipa (rebus hingga empuk, lalu tiriskan).
- 2 butir telur ayam ukuran sedang.
- 1 batang daun bawang segar, iris tipis.
- 1/2 sendok teh kaldu ayam atau jamur bubuk.
- 1/4 sendok teh garam halus dan sedikit lada putih bubuk.
- Minyak goreng atau margarin secukupnya untuk menumis.
- Bumbu tabur (rasa balado, keju asin, atau jagung bakar) secukupnya untuk pelengkap.
Advertisement
Cara Membuat Makaroni Telur Goreng Gurih Ala Jajanan SD
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348334/original/000531600_1789437981-f793cbf7-68a7-495c-8e07-6d2452e6a760.jpg)
Proses pengolahan sajian ini sangatlah cepat dan hanya membutuhkan waktu kurang dari lima belas menit saja di dapur. Ikuti panduan praktis berikut ini untuk memastikan makaroni matang merata dan telurnya menempel dengan sempurna tanpa mudah hancur.
- Siapkan wadah bersih, lalu kocok lepas telur ayam bersama irisan daun bawang, kaldu bubuk, garam, dan lada putih hingga tercampur rata.
- Masukkan makaroni yang sudah direbus dan ditiriskan ke dalam mangkuk berisi kocokan telur, aduk perlahan agar seluruh permukaan makaroni terbalut bumbu.
- Panaskan sedikit minyak atau margarin di atas wajan anti lengket (teflon) menggunakan api sedang cenderung kecil.
- Tuangkan adonan makaroni telur ke dalam wajan, ratakan ketebalannya, dan masak hingga bagian bawahnya berubah warna menjadi kuning kecokelatan.
- Balik adonan secara perlahan agar matang merata di kedua sisi, lalu angkat, potong-potong sesuai selera, dan sajikan dengan taburan bumbu balado.
Tips Hasil Maksimal Memasak Makaroni Telur Anti Gagal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5422600/original/064414900_1764003553-makaroni_basah.jpg)
Walaupun kelihatannya sepele, ada beberapa trik khusus yang perlu diperhatikan agar tekstur camilan ini tidak terlalu keras atau menempel di wajan. Simak rahasia jitu berikut ini untuk mendapatkan hasil akhir yang lezat, empuk di dalam, dan renyah di luar.
- Rebus makaroni dengan benar: Tambahkan sedikit minyak goreng dan sejumput garam ke dalam air mendidih saat merebus makaroni agar tidak saling menempel dan memiliki rasa gurih.
- Jangan merebus terlalu lembek: Rebus makaroni hingga al dente saja, karena proses penggorengan bersama telur akan membuatnya matang sempurna tanpa menjadi hancur.
- Gunakan wajan anti lengket: Wajan jenis teflon atau cetakan kue lumpur sangat disarankan agar bentuk makaroni rapi dan adonan telurnya tidak robek saat dibalik.
- Atur besaran api: Pastikan Anda menggunakan api sedang cenderung kecil agar telur matang perlahan dan tidak cepat gosong di bagian luar sementara dalamnya masih mentah.
Advertisement
Varian Makaroni Telur Goreng yang Menggugah Selera
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348335/original/005321900_1789437981-ab75576b-7dd0-46e2-8707-8536eabf6778.jpg)
Keunggulan utama dari hidangan ini adalah sifatnya yang sangat fleksibel untuk dimodifikasi menggunakan aneka bahan tambahan sesuai selera. Berikut adalah beberapa ide variasi rasa dan isian yang bisa Anda coba kreasikan untuk mengusir rasa bosan pada menu camilan harian.
- Makaroni Telur Sosis: Tambahkan irisan kecil sosis sapi atau ayam ke dalam kocokan telur untuk memberikan tekstur daging yang ekstra gurih dan mengenyangkan.
- Makaroni Telur Keju Lumer: Taburkan parutan keju quick melt atau mozzarella di atas makaroni sesaat sebelum diangkat dari wajan agar lelehan kejunya menyatu sempurna.
- Makaroni Telur Pedas Nendang: Masukkan irisan cabai rawit merah ke dalam adonan telur, lalu nikmati bersama siraman saus sambal ekstra pedas untuk sensasi membakar lidah.
- Makaroni Telur Sayuran: Sisipkan serutan wortel tipis atau bayam cincang ke dalam adonan untuk menghasilkan camilan yang sedikit lebih sehat dan kaya akan serat bagi anak-anak.
Tanya Jawab Seputar Makaroni Telur Goreng yang Gurih
Apakah makaroni mentah harus direbus terlebih dahulu sebelum digoreng?
Ya, makaroni mentah wajib direbus menggunakan air mendidih terlebih dahulu hingga empuk agar teksturnya tidak keras dan bisa dikunyah saat selesai digoreng bersama telur.
Bisakah saya membuat resep ini tanpa menggunakan daun bawang?
Tentu saja bisa. Namun, penggunaan daun bawang sangat disarankan karena mampu memberikan aroma wangi yang khas layaknya jajanan asli ala kaki lima.
Mengapa makaroni telur buatan saya selalu hancur saat dibalik di wajan?
Hal ini biasanya terjadi karena bagian bawah adonan telur belum cukup kering dan matang saat dibalik. Pastikan juga takaran telurnya cukup untuk mengikat seluruh bagian makaroni.
Jenis makaroni apa yang paling bagus digunakan untuk resep ini?
Makaroni jenis pipa (elbow macaroni) berukuran kecil hingga sedang adalah pilihan yang paling pas karena bentuknya mudah menyatu dan terikat erat oleh adonan telur.
Berapa lama camilan makaroni telur ini bisa bertahan dan tetap enak dimakan?
Sebaiknya hidangan ini langsung dihabiskan selagi masih hangat. Jika dibiarkan terlalu lama di suhu ruang hingga dingin, tekstur telurnya akan mengeras dan kurang nikmat saat disantap.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4274994/original/087837900_1672212290-Ma_ruf1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489908/original/070071700_1769946135-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-01T182051.705.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5260255/original/062425500_1750565237-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323057/original/029470100_1786598614-cek_fakta_-_jusuf_kalla_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348332/original/091542800_1789437980-bfe12fde-f1c3-4ab9-8b8d-73ebf241eb07.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344992/original/045436400_1789014719-pexels-sydney-sir-webbo-337913196-13990470.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337397/original/083400900_1788243686-01M1DRFF41STCM7NR32ACCNPW3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347564/original/071950500_1789355367-Gemini_Generated_Image_n1eh2fn1eh2fn1eh.jpg)