Olahraga Selain Lari yang Bisa Bantu Bakar Kalori Lebih Banyak

Lari bukan satu-satunya olahraga yang bisa membakar banyak kalori. Kenali beberapa pilihan olahraga yang menjadi alternatif untuk membuat tubuh lebih aktif.

Diterbitkan 14 September 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lari memang menjadi salah satu pilihan olahraga yang populer, terutama bagi mereka yang ingin menjaga kebugaran sekaligus meningkatkan aktivitas fisik. Namun, berlari bukan satu-satunya latihan yang dapat membuat tubuh bekerja lebih aktif.

Ada sejumlah olahraga lain yang ketika dilakukan dengan intensitas dan durasi tertentu, dapat menghasilkan pembakaran energi yang sebanding bahkan lebih tinggi daripada lari. Melansir Health, Senin (14/9/2026), beberapa latihan seperti lompat tali, HIIT, berenang, rowing, kickboxing, dan burpees dapat membakar energi dalam jumlah tinggi.

Selain menawarkan variasi, latihan-latihan tersebut juga melibatkan lebih banyak kelompok otot dan dapat membantu menjaga kebugaran kardiovaskular serta kekuatan tubuh. Pilihan ini juga memungkinkan seseorang menyesuaikan jenis latihan dengan minat dan kemampuan fisiknya.

Pembakaran kalori merupakan bagian dari penggunaan energi oleh tubuh. Saat beraktivitas fisik, tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mendukung gerakan dibandingkan ketika beristirahat. Karena itu, olahraga dengan intensitas lebih tinggi umumnya membutuhkan energi lebih besar.

Meski begitu, jumlah kalori yang terbakar tidak bisa disamaratakan karena dipengaruhi durasi, intensitas, berat badan, dan massa otot. Jadi, tidak perlu terpaku pada satu jenis olahraga atau mengikuti tren tertentu.

Jika lari mulai terasa monoton, beberapa pilihan berikut dapat menjadi alternatif untuk membuat rutinitas latihan lebih beragam dan tetap menantang. Dengan mengenal berbagai pilihan tersebut, Anda juga dapat menemukan jenis latihan yang terasa lebih menyenangkan untuk dilakukan secara rutin.

Latihan Kardio dengan Intensitas Tinggi

Jika ingin mencoba latihan kardio yang tidak selalu identik dengan lari, ada beberapa pilihan untuk membuat sesi olahraga lebih bervariasi.

Lompat tali menjadi salah satu pilihan dengan pembakaran energi tinggi. Aktivitas ini dapat membakar sekitar 800–1.000 kalori per jam. Gerakannya melibatkan tubuh secara menyeluruh sekaligus melatih koordinasi, betis, bahu, dan otot inti.

Berenang juga dapat menjadi alternatif. Aktivitas ini diperkirakan membakar sekitar 700–900 kalori per jam dan melibatkan hampir seluruh kelompok otot, terutama punggung, bahu, dan otot inti. Selain itu, berenang memberi tekanan yang relatif rendah pada persendian.

Sementara itu, bersepeda dapat menjadi pilihan kardio lain yang mudah disesuaikan dengan kemampuan dan intensitas masing-masing. Baik dilakukan di luar ruangan maupun menggunakan sepeda statis, olahraga ini dapat membantu menjaga kebugaran jantung serta melatih otot tubuh bagian bawah.

HIIT dan Full Body Workout untuk Latihan Intens

Jika anda menyukai latihan dengan tempo lebih cepat, HIIT dan gerakan seluruh tubuh bisa menjadi pilihan. Latihan ini menggabungkan gerakan intens dengan waktu pemulihan, sehingga tubuh bekerja lebih keras.

High-Intensity Interval Training adalah latihan yang dilakukan dengan mengombinasikan gerakan berintensitas tinggi dalam waktu singkat dengan periode pemulihan atau intensitas lebih rendah. Olahraga ini dapat membakar sekitar 600–1.000 kalori per jam, bergantung pada tingkat usaha.

Polanya berupa pergantian antara aktivitas intens dan periode pemulihan. HIIT juga melatih daya tahan aerobik dan anaerobik. Ada juga burpees, gerakan yang menggabungkan squat, plank, dorongan tubuh, dan lompatan dalam satu rangkaian.

Menurut Health, burpees dapat membakar sekitar 700–1.000 kalori per jam. Gerakannya juga dapat meningkatkan detak jantung.

Sementara itu, rowing atau latihan mendayung menggunakan mesin dapat membakar sekitar 600–900 kalori per jam. Gerakannya melibatkan kaki, punggung, lengan, dan otot inti, sehingga menggabungkan kardio dan kekuatan.

Kickboxing dan Combat Cardio untuk Latihan Dinamis

Jika latihan kardio biasa terasa kurang menantang, combat dan functional training bisa menjadi alternatif. Salah satunya adalah kickboxing atau combat cardio, yang menurut Health dapat membakar sekitar 700–900 kalori per jam.

Latihan ini menggabungkan gerakan kaki, rotasi tubuh, dan pukulan bagian atas tubuh. Kombinasi tersebut melatih power, kelincahan, koordinasi, serta kekuatan lengan, kaki, dan otot inti. Perpaduan kardio dan latihan otot membuat kickboxing terasa lebih dinamis.

Namun, angka pembakaran kalori bukan patokan yang sama untuk semua orang. Intensitas, durasi, berat badan, dan massa otot dapat memengaruhi energi yang digunakan tubuh.

Pada akhirnya, olahraga yang baik bukan sekadar mengejar angka kalori. Konsistensi dan memilih aktivitas yang sesuai kemampuan juga penting agar rutinitas latihan dapat dilakukan dengan nyaman dan berkelanjutan.