8 Cara Membersihkan Noda Kuning Pada Ketiak Baju Putih, Dijamin Ampun dan Efektif

Noda membandel pada pakaian bisa diatasi dengan mengetahui cara membersihkan noda kuning pada ketiak baju putih menggunakan bahan sederhana di rumah.

Diterbitkan 06 Agustus 2026, 15:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Noda kuning pada area ketiak sering kali membuat baju putih terlihat kusam dan kurang menarik untuk dikenakan. Padahal, masalah ini dapat diatasi dengan langkah yang tepat. Berbagai cara membersihkan noda kuning pada ketiak baju putih juga bisa dilakukan menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah.

Noda kuning tersebut tidak muncul begitu saja. Kondisi ini umumnya terjadi akibat reaksi kimia antara keringat dan kandungan aluminium pada antiperspiran atau deodoran. Reaksi tersebut membentuk endapan yang menempel kuat pada serat kain, terutama di area ketiak, sehingga noda sulit hilang hanya dengan proses pencucian biasa.

Karena ikatan antara residu keringat dan aluminium cukup kuat, deterjen biasa sering kali belum mampu mengangkat noda secara optimal. Itulah sebabnya dibutuhkan bahan pembersih tertentu, seperti asam ringan, basa, atau agen pengoksidasi, yang dapat membantu meluruhkan noda tanpa mengurangi kecerahan warna baju putih. Simak ulasan lengkapnya berikut ini, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (6/8/2026).

1. Menggunakan Baking Soda untuk Noda Keringat

Baking soda, atau natrium bikarbonat, dikenal sebagai bahan pembersih yang efektif untuk mengatasi noda kuning pada pakaian. Sifat abrasif lembutnya membantu mengangkat kotoran, sementara sifat basanya bekerja menetralisir asam dari keringat yang menempel pada serat kain.

Untuk mengaplikasikannya, campurkan empat sendok makan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta kental. Oleskan pasta ini secara merata pada area ketiak baju yang bernoda, lalu gosok perlahan menggunakan sikat gigi bekas.

Diamkan pasta selama 30 hingga 60 menit agar bahan bekerja optimal, kemudian bilas dengan air dingin sebelum dicuci seperti biasa. Metode ini aman untuk berbagai jenis kain dan memiliki kandungan antiseptik ringan yang mampu mengangkat bakteri pada baju.

2. Cuka Putih sebagai Pemecah Ikatan Noda

Cuka putih merupakan bahan serbaguna yang efektif untuk membersihkan noda kuning pada pakaian. Kandungan asam asetat pekat dalam cuka putih sangat efisien dalam memecah ikatan mineral, garam, dan residu aluminium dari antiperspiran yang terjebak di sela-sela serat kain.

Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1. Rendam area ketiak baju yang menguning dalam larutan ini selama kurang lebih 30 menit hingga satu jam.

Setelah proses perendaman, bilas pakaian dan cuci seperti biasa menggunakan deterjen. Selain membantu menghilangkan noda, cuka putih juga memiliki agen antibakteri ringan yang mampu membunuh sisa kuman penyebab bau serta berfungsi sebagai pelembut kain alami.

3. Kombinasi Lemon dan Garam Alami

Kombinasi lemon dan garam menawarkan solusi alami untuk mengatasi noda kuning. Lemon mengandung asam sitrat yang berfungsi sebagai pemutih alami, sementara garam membantu mengikis kotoran yang menempel pada serat kain.

Peras satu buah lemon dan campurkan air perasan dengan satu sendok garam hingga membentuk pasta atau larutan. Oleskan campuran ini ke bagian noda.

Jemur baju di bawah sinar matahari langsung selama minimal satu jam. Setelah itu, gosok ringan dan bilas dengan air dingin sebelum dicuci ulang hingga bersih. Sinar matahari memperkuat efek pemutihan dari asam sitrat lemon, dan metode ini cocok digunakan pada bahan kain seperti katun atau linen.

4. Hidrogen Peroksida untuk Mengembalikan Kecerahan

Hidrogen peroksida adalah agen pengoksidasi yang dikenal efektif menghilangkan warna kuning pada pakaian. Cairan ini bekerja dengan memecah molekul noda, mengembalikan kecerahan kain.

Untuk penggunaannya, campurkan hidrogen peroksida dengan air dalam perbandingan 1:1. Oleskan larutan ini secara merata ke area noda kuning.

Diamkan selama sekitar 30 menit. Setelah itu, bilas bersih dan cuci baju seperti biasa untuk menghindari pengeroposan serat kain. Disarankan untuk melakukan uji coba pada area tersembunyi terlebih dahulu, terutama pada baju berwarna.

5. Aspirin, Obat Pereda Nyeri untuk Noda Pakaian

Aspirin, yang umumnya dikenal sebagai obat pereda nyeri, juga dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan noda kuning pada pakaian putih. Kandungan asam salisilat dalam aspirin mampu memecah molekul noda kuning yang membandel.

Hancurkan sekitar 2 hingga 5 tablet aspirin dengan dosis 325mg dan larutkan dalam air hangat hingga membentuk pasta cair. Oleskan pasta ini pada noda kuning dan pastikan tertutup sepenuhnya.

Diamkan selama beberapa jam atau bahkan semalaman untuk noda yang sangat membandel, lalu cuci pakaian seperti biasa. Metode ini praktis dan efektif untuk noda kekuningan pada pakaian putih, namun hanya bisa diterapkan pada pakaian putih.

6. Sabun Cuci Piring untuk Noda Berbasis Lemak

Sabun cuci piring memiliki kemampuan melarutkan lemak yang kuat, menjadikannya efektif untuk mengatasi noda kuning yang disebabkan oleh komponen lemak (lipid) dari keringat apokrin. Noda keringat seringkali mengandung residu berminyak dari deodoran atau antiperspiran.

Teteskan sabun cuci piring langsung ke noda kuning pada ketiak baju. Gosok lembut area tersebut dengan jari atau sikat gigi bekas.

Diamkan selama sekitar 10 hingga 15 menit. Setelah itu, bilas dengan air dingin dan cuci pakaian seperti biasa. Metode ini sangat efektif untuk noda kuning yang baru muncul atau noda berbasis minyak.

7. Kombinasi Tiga Bahan untuk Noda Membandel

Kombinasi baking soda, hidrogen peroksida, dan sabun cuci piring merupakan pendekatan multi-aksi yang kuat untuk noda kuning membandel. Campuran ini menggabungkan efek oksidasi dari hidrogen peroksida, kemampuan pemecah lemak dari sabun cuci piring, serta sifat abrasif lembut dan basa dari baking soda.

Buat pasta dari campuran ketiga bahan tersebut dengan takaran yang sama. Oleskan pasta secara langsung ke area ketiak yang kering dan bernoda.

Beri waktu setidaknya 30 menit agar bekerja, atau hingga satu jam untuk noda yang sangat membandel. Sebelum mencuci, gosok pasta dengan lembut menggunakan sikat gigi bekas ke kain, lalu bilas dengan air dan cuci seperti biasa.

8. Perendaman Air Hangat dan Deterjen

Perendaman pakaian dalam air hangat dapat menjadi langkah awal yang efektif untuk melonggarkan kotoran dan noda kuning yang menempel pada serat kain. Proses ini membantu mempersiapkan noda agar lebih mudah diangkat dengan bahan pembersih lainnya.

Tambahkan deterjen cair atau bubuk yang biasa digunakan sehari-hari ke dalam air hangat. Rendam baju putih yang bernoda selama 30 menit hingga satu jam.

Setelah direndam, gosok lembut bagian yang bernoda, terutama di area ketiak, bilas hingga bersih, kemudian cuci seperti biasa. Jika noda masih tersisa, ulangi proses ini sebelum menjemur pakaian.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Noda Kuning Ketiak

Q: Apa penyebab utama noda kuning pada ketiak baju putih?

A: Noda kuning ini umumnya disebabkan oleh reaksi kimia antara protein dan lipid dari keringat apokrin dengan zat aluminium zirkonium yang terdapat dalam antiperspiran.

Q: Apakah pemutih pakaian biasa efektif menghilangkan noda kuning?

A: Pemutih biasa yang mengandung klorin tidak disarankan karena dapat bereaksi dengan sisa protein keringat dan justru membuat noda semakin kuning atau merusak serat kain.

Q: Bagaimana cara mencegah noda kuning muncul kembali?

A: Biarkan deodoran atau antiperspiran benar-benar kering sebelum memakai baju, gunakan kaos dalam, segera cuci pakaian setelah digunakan, dan pertimbangkan deodoran bebas aluminium.

Q: Apakah noda kuning pada baju berbahaya bagi kulit?

A: Penumpukan bahan kimia dan residu pada pakaian dapat memicu iritasi kulit seperti folikulitis, infeksi jamur, atau dermatitis kontak iritan pada kulit ketiak yang sensitif.

Q: Kapan sebaiknya membawa pakaian bernoda ke profesional?

A: Jika noda sangat membandel, merusak serat kain, atau terdapat kekhawatiran tentang penggunaan bahan kimia, pertimbangkan untuk membawa pakaian ke jasa binatu profesional.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6