Liputan6.com, Jakarta - Daun monstera yang berubah kuning dapat muncul meski tanaman sudah disiram dan diletakkan di dalam rumah. Kondisi ini sering membuat pemilik tanaman mengubah cara perawatan tanpa mengetahui penyebabnya. Padahal, tips merawat monstera agar daunnya tidak menguning dapat dimulai dengan memperhatikan air, cahaya, media tanam, serta kondisi daun secara rutin.
Perawatan monstera tidak hanya berkaitan dengan penyiraman. Tanaman ini juga membutuhkan tempat dengan cahaya yang cukup, sirkulasi udara, dan media yang dapat mengalirkan air. Kesalahan dalam salah satu bagian tersebut dapat membuat akar terganggu dan akhirnya memengaruhi kondisi daun. Karena itu, perubahan pada daun perlu diperhatikan sejak awal.
Berikut ini adalah beberapa tips merawat monstera agar daunnya tidak menguning yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (20/9/2026). Ikuti tips-tips di bawah ini supaya tanaman ini tetap cantik dan tumbuh segar.
Advertisement
1. Periksa Kondisi Media Sebelum Menyiram
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352781/original/063196400_1789870445-17297b17-8a64-4a18-988b-e47c8d8ae9cc.jpg)
Penyiraman sebaiknya dilakukan setelah memeriksa media tanam. Masukkan jari beberapa sentimeter ke bagian atas media untuk mengetahui apakah masih terasa basah. Jika media masih basah, penyiraman dapat ditunda. Cara ini membantu menghindari pemberian air yang tidak diperlukan oleh tanaman.
Monstera tidak membutuhkan penyiraman berdasarkan jadwal yang sama setiap hari. Kondisi media dapat berubah karena suhu ruangan, jumlah cahaya, ukuran pot, dan sirkulasi udara. Karena itu, periksa media terlebih dahulu sebelum mengambil air. Kebiasaan ini juga membantu pemilik tanaman mengenali pola kebutuhan air monstera.
Jika media sering basah dalam waktu lama, kurangi frekuensi penyiraman. Air yang terlalu banyak dapat membuat bagian akar berada dalam kondisi basah terus-menerus. Ketika akar terganggu, daun dapat menunjukkan perubahan warna. Perubahan tersebut dapat muncul pada satu atau beberapa daun secara bertahap.
Advertisement
2. Berikan Air Sesuai Kebutuhan Tanaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352782/original/068822400_1789870445-e78b5513-6f6e-486f-bd44-ab6f2ba91db6.jpg)
Saat media sudah mulai mengering, siram monstera hingga air keluar dari lubang di bagian bawah pot. Penyiraman seperti ini membantu air mencapai bagian media secara merata. Setelah itu, biarkan kelebihan air keluar dan jangan menampung air dalam wadah di bawah pot.
Jumlah air tidak harus dihitung dengan ukuran tertentu setiap kali menyiram. Kondisi media dan ukuran pot dapat menjadi pertimbangan. Pot kecil biasanya membutuhkan jumlah air yang berbeda dari pot besar. Yang perlu diperhatikan adalah media mendapat air dan kelebihannya dapat keluar dari pot.
Hindari kebiasaan menambahkan sedikit air setiap hari hanya karena permukaan media terlihat kering. Bagian bawah media bisa saja masih menyimpan air. Periksa bagian dalam media sebelum menyiram kembali. Dengan cara ini, penyiraman dapat disesuaikan dengan keadaan tanaman, bukan hanya berdasarkan tampilan permukaan.
3. Letakkan Monstera di Tempat dengan Cahaya yang Cukup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352783/original/075024700_1789870445-604e9ed8-e154-4b11-974e-6caad2f80829.jpg)
Monstera membutuhkan cahaya untuk menjalankan proses pertumbuhan. Tempatkan tanaman di dekat sumber cahaya seperti jendela, tetapi hindari posisi yang membuat daun terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama. Cahaya yang masuk melalui jendela dapat membantu tanaman mendapatkan kebutuhan cahaya tanpa harus ditempatkan di luar ruangan.
Ruangan yang terlalu gelap dapat membuat pertumbuhan monstera berjalan lebih lambat. Daun juga dapat menunjukkan perubahan kondisi ketika tanaman tidak mendapatkan cahaya yang cukup. Jika tanaman berada jauh dari jendela, pertimbangkan untuk memindahkannya secara bertahap ke tempat yang mendapat lebih banyak cahaya.
Perubahan posisi sebaiknya dilakukan secara bertahap. Monstera yang terbiasa berada di tempat dengan cahaya rendah tidak perlu langsung dipindahkan ke area yang terkena matahari. Amati kondisi daun setelah pemindahan. Jika daun menunjukkan perubahan, sesuaikan kembali posisi tanaman berdasarkan kondisi ruangan.
Advertisement
4. Pastikan Pot Memiliki Lubang Drainase
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352784/original/082733300_1789870445-aedc42b2-86a4-47e8-88dc-ae679a441a96.jpg)
Pot untuk monstera perlu memiliki lubang di bagian bawah agar kelebihan air dapat keluar. Lubang tersebut membantu mencegah air tertahan di dalam pot setelah penyiraman. Jika air tidak dapat keluar, media akan tetap basah dan kondisi akar dapat terganggu.
Periksa lubang pot secara berkala, terutama jika air mulai sulit keluar setelah penyiraman. Lubang dapat tertutup oleh akar, tanah, atau kotoran. Kondisi tersebut membuat air tertahan meskipun jumlah air yang diberikan sudah dikurangi.
Jika menggunakan pot dengan wadah penampung di bawahnya, buang air yang terkumpul setelah penyiraman. Jangan membiarkan dasar pot terus berada di dalam genangan. Langkah ini dapat dilakukan setiap kali menyiram dan tidak membutuhkan alat khusus.
5. Gunakan Media yang Tidak Menahan Air Terlalu Lama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352785/original/090300900_1789870445-7dcc34a7-4158-4848-8a65-ca7d71a93a7b.jpg)
Media tanam perlu memberi ruang bagi air untuk keluar setelah penyiraman. Jika media terlalu padat, air dapat tertahan lebih lama. Kondisi ini dapat memengaruhi bagian akar dan kemudian terlihat melalui perubahan pada daun.
Saat mengganti media, perhatikan apakah campuran yang digunakan mudah menggumpal setelah terkena air. Media yang terlalu padat dapat diperbaiki dengan campuran yang memiliki ruang di antara bahan penyusunnya. Tujuannya adalah membuat air dapat mengalir dan udara tetap tersedia di sekitar akar.
Penggantian media tidak perlu dilakukan hanya karena satu daun berubah warna. Periksa kondisi media dan akar terlebih dahulu. Jika media memang sudah padat atau air sulit mengalir, penggantian dapat dilakukan. Setelah itu, atur kembali penyiraman agar media tidak terus berada dalam kondisi basah.
Advertisement
6. Bersihkan Daun Secara Berkala
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352786/original/096890900_1789870445-6e185cb0-ae44-4435-81f9-9759c1b57dc3.jpg)
Debu dapat menempel pada permukaan daun monstera, terutama jika tanaman berada di dalam rumah. Bersihkan daun menggunakan kain lembap secara perlahan. Cara ini dapat membantu menghilangkan debu yang menumpuk tanpa perlu menggunakan cairan pembersih rumah tangga.
Pembersihan dapat dilakukan ketika permukaan daun mulai terlihat berdebu. Tidak perlu membersihkan daun setiap hari. Perhatikan juga bagian bawah daun karena debu dan kotoran dapat menempel di area tersebut. Lakukan secara perlahan agar daun tidak robek.
Hindari menggunakan bahan yang tidak ditujukan untuk tanaman pada permukaan daun. Cairan rumah tangga dapat meninggalkan sisa pada daun. Air bersih dan kain yang lembut sudah dapat digunakan untuk membersihkan permukaan daun dalam perawatan sehari-hari.
7. Periksa Daun dan Akar Saat Terjadi Perubahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352787/original/002708800_1789870446-637fe0a6-396b-4e70-b35a-6c5494b85242.jpg)
Ketika satu daun mulai menguning, jangan langsung mengubah seluruh pola perawatan. Periksa posisi daun, kondisi media, frekuensi penyiraman, dan keadaan akar jika memungkinkan. Informasi tersebut dapat membantu menemukan perubahan yang terjadi sebelum langkah perawatan berikutnya dilakukan.
Daun yang sudah menguning tidak selalu kembali ke warna sebelumnya. Karena itu, perhatian sebaiknya diberikan pada daun lain yang masih tumbuh. Jika perubahan warna terus muncul, periksa kembali penyiraman, cahaya, drainase, dan kondisi media.
Pemeriksaan secara rutin membantu pemilik tanaman mengetahui perubahan sebelum masalah meluas. Catat kapan tanaman disiram dan kapan perubahan pada daun mulai terlihat jika diperlukan. Catatan sederhana dapat membantu melihat hubungan antara kebiasaan perawatan dan kondisi monstera dari waktu ke waktu.
Pertanyaan Seputar Tips Merawat Monstera agar Daunnya Tidak Menguning
Mengapa daun monstera bisa menguning?
Daun monstera dapat menguning karena beberapa hal, seperti penyiraman yang terlalu sering, media yang terus basah, kurangnya cahaya, atau masalah pada akar. Periksa kondisi media, pot, drainase, dan posisi tanaman sebelum mengubah pola perawatan.
Berapa kali monstera harus disiram?
Monstera tidak harus disiram dengan jumlah dan jadwal yang sama setiap hari. Periksa kondisi media terlebih dahulu. Jika bagian dalam media masih basah, penyiraman dapat ditunda. Siram ketika media mulai mengering dan pastikan kelebihan air dapat keluar dari pot.
Apakah daun monstera yang menguning bisa kembali hijau?
Daun yang sudah berubah kuning belum tentu kembali hijau. Perawatan dapat difokuskan pada daun yang masih sehat dan pertumbuhan baru. Cari penyebab perubahan warna agar kondisi yang sama tidak terus terjadi pada daun lainnya.
Apakah monstera boleh terkena sinar matahari?
Monstera membutuhkan cahaya, tetapi sebaiknya tidak ditempatkan di bawah sinar matahari langsung dalam waktu lama. Tempat di dekat jendela dapat menjadi pilihan. Jika tanaman sebelumnya berada di tempat dengan cahaya rendah, pindahkan secara bertahap.
Apa yang harus dilakukan jika daun monstera mulai menguning?
Periksa media sebelum menyiram kembali, pastikan pot memiliki lubang drainase, dan lihat apakah tanaman mendapat cahaya yang cukup. Jika perubahan terus muncul, periksa kondisi akar dan media. Jangan langsung menambah atau mengurangi semua perawatan tanpa mengetahui penyebabnya.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352780/original/054677800_1789870445-pexels-sutee-vichaporn-73721216-8790104.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292104/original/016791800_1783585143-sirih_gading_monstera_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290388/original/057690400_1783478990-Untitled8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289695/original/007481100_1783412841-monstera.jpeg)