10 Cara Merawat Calathea agar Daunnya Tidak Menguning dan Tidak Mudah Kering

Cara merawat calathea agar daunnya tidak menguning dan tidak mudah kering dengan mengatur cahaya, kelembapan, penyiraman, dan nutrisi.

Diterbitkan 19 September 2026, 16:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Calathea memiliki corak daun yang cantik, tetapi cukup sensitif terhadap kondisi lingkungan. Cara merawat calathea agar daunnya tidak menguning dan tidak mudah kering perlu memperhatikan cahaya, kelembapan, penyiraman, hingga nutrisi.

Sebagai tanaman tropis, Calathea terbiasa tumbuh di bawah naungan pepohonan dengan cahaya matahari yang tersaring. Karena itu, tanaman membutuhkan lingkungan yang lembap dan pencahayaan terang tanpa paparan sinar matahari langsung.

Daun menguning atau mengering dapat menjadi tanda tanaman mengalami stres akibat perawatan yang kurang tepat. Dengan menjaga kondisi lingkungan dan memenuhi kebutuhan dasarnya, Calathea dapat tumbuh sehat dengan daun yang tetap segar. Bagaimana cara merawat calathea agar daunnya tidak menguning dan tidak mudah kering? Simak ulasannya dari Liputan6.com berikut ini, Sabtu (19/9/2026).

1. Letakkan Calathea di Tempat dengan Cahaya Tidak Langsung

Calathea membutuhkan cahaya terang, tetapi tidak tahan terhadap paparan sinar matahari langsung. Letakkan tanaman di dekat jendela yang mendapatkan cahaya tersaring. Jika cahaya terlalu kuat, gunakan tirai tipis untuk mengurangi intensitasnya.

Sinar matahari langsung dapat membuat daun terbakar, memudar, menggulung, atau mengering. Sebaliknya, cahaya yang terlalu sedikit dapat membuat warna daun menjadi pucat. Karena itu, pilih lokasi dengan pencahayaan cukup tetapi tetap teduh agar daun tumbuh sehat dan mempertahankan coraknya.

2. Jaga Kelembapan Udara Tetap Tinggi

Calathea menyukai lingkungan dengan kelembapan udara tinggi, idealnya di atas 50 persen. Udara yang terlalu kering sering membuat ujung dan tepi daun berubah cokelat lalu mengering. Untuk meningkatkan kelembapan, gunakan humidifier atau letakkan pot di atas nampan berisi kerikil dan air.

Mengelompokkan Calathea dengan tanaman lain juga dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih lembap. Kamar mandi yang memiliki kelembapan alami tinggi juga bisa menjadi lokasi yang sesuai, selama tanaman tetap memperoleh pencahayaan yang cukup.

3. Lakukan Penyiraman dengan Tepat

Calathea membutuhkan media yang lembap, tetapi bukan tanah yang terus-menerus basah atau tergenang. Sebelum menyiram, periksa kondisi lapisan atas tanah dengan jari. Jika sekitar 2–3 cm bagian atas mulai mengering, tanaman dapat disiram kembali.

Frekuensi penyiraman perlu disesuaikan dengan kondisi ruangan, cuaca, dan ukuran pot. Kekurangan air dapat membuat daun menggulung dan mengering, sedangkan kelebihan air berisiko menyebabkan akar membusuk dan daun menguning.

4. Gunakan Air yang Sesuai untuk Calathea

Calathea cukup sensitif terhadap kandungan klorin dan mineral tertentu dalam air keran. Jika memungkinkan, gunakan air hujan atau air suling untuk menyiram tanaman. Air keran juga dapat digunakan setelah diendapkan terlebih dahulu selama beberapa waktu.

Penggunaan air yang sesuai membantu mengurangi risiko penumpukan mineral pada media dan daun. Perhatikan pula kondisi tanaman setelah penyiraman. Jika ujung daun sering berubah cokelat meskipun kelembapan sudah cukup, kualitas air yang digunakan dapat menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

5. Gunakan Media Tanam yang Porous dan Berdrainase Baik

Media tanam Calathea sebaiknya ringan, gembur, dan mampu menyimpan kelembapan tanpa membuat air menggenang. Campuran seperti tanah pot, kulit anggrek, arang, dan perlit dapat digunakan untuk menciptakan media yang lebih porous.

Alternatifnya, gunakan campuran tanah humus, sekam bakar, cocopeat, atau kompos daun. Media yang memiliki sirkulasi udara baik membantu akar memperoleh oksigen dan mengurangi risiko pembusukan. Kondisi akar yang sehat akan mendukung pertumbuhan daun yang lebih segar.

6. Pilih Pot dengan Lubang Drainase yang Memadai

Pot dengan lubang drainase sangat penting untuk menjaga kondisi akar Calathea. Lubang tersebut memungkinkan kelebihan air keluar setelah penyiraman sehingga tidak menumpuk di bagian bawah pot. Tanpa drainase yang baik, media dapat terlalu basah dan meningkatkan risiko akar membusuk, yang kemudian membuat daun menguning.

Pastikan ukuran pot sesuai dengan tanaman dan tidak memiliki terlalu banyak ruang kosong yang menahan air. Pot terakota juga dapat menjadi pilihan karena membantu mengatur kelembapan media.

7. Jaga Suhu Tetap Hangat dan Stabil

Sebagai tanaman tropis, Calathea menyukai suhu hangat dan relatif stabil. Suhu sekitar 18–30°C umumnya sesuai untuk mendukung pertumbuhannya. Hindari menempatkan tanaman di dekat ventilasi AC, sumber udara dingin, atau jendela yang sering terbuka ketika suhu luar rendah.

Perubahan suhu yang mendadak dapat membuat tanaman mengalami stres dan memicu daun menguning atau mengering. Letakkan Calathea di area yang terlindung dari perubahan suhu ekstrem agar pertumbuhannya tetap stabil dan kondisi daunnya terjaga.

8. Berikan Pupuk Secukupnya

Calathea tidak membutuhkan pemupukan berlebihan untuk tumbuh sehat. Selama masa pertumbuhan, pupuk dapat diberikan sekitar sebulan sekali menggunakan pupuk cair seimbang atau jenis pupuk yang sesuai kebutuhan tanaman. Ikuti dosis pada kemasan agar tidak terjadi kelebihan nutrisi yang dapat merusak akar dan daun.

Hindari memberikan pupuk ketika Calathea sedang stres, sakit, atau mengalami masalah serius pada akar. Pemupukan yang cukup membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa membuat tanaman terbebani oleh garam mineral berlebih.

9. Pangkas Daun yang Menguning dan Mengering

Daun yang sudah menguning, mengering, atau berubah cokelat dapat dipangkas agar tanaman terlihat lebih rapi. Gunakan gunting yang bersih dan tajam untuk memotong bagian yang rusak. Jika satu daun sudah rusak parah, potong bagian tersebut hingga mendekati pangkal tangkai tanpa melukai bagian tanaman yang masih sehat.

Pemangkasan tidak memperbaiki daun yang sudah rusak, tetapi membantu merapikan tanaman dan memberi ruang bagi pertumbuhan daun baru. Tetap cari penyebab kerusakan agar masalah tidak berulang.

10. Periksa Tanaman Secara Rutin dari Hama dan Penyakit

Pemeriksaan rutin membantu menemukan hama atau tanda penyakit sebelum masalah menyebar. Perhatikan bagian bawah daun, tangkai, dan permukaan media untuk melihat adanya serangga, bercak, atau perubahan warna yang tidak biasa.

Jika ditemukan gangguan, pisahkan tanaman dari tanaman lain untuk mengurangi risiko penyebaran. Penanganan sebaiknya disesuaikan dengan jenis hama atau penyakit yang ditemukan. Selain itu, menjaga kebersihan daun dan lingkungan sekitar tanaman dapat membantu menciptakan kondisi yang kurang mendukung perkembangan gangguan.

Pertanyaan Seputar Cara Merawat Calathea

Mengapa daun Calathea menguning atau mengering?

Daun Calathea menguning atau mengering seringkali disebabkan oleh stres akibat kondisi perawatan yang tidak tepat, seperti cahaya langsung berlebihan, kelembaban rendah, penyiraman yang salah, atau fluktuasi suhu.

Bagaimana cara meningkatkan kelembaban untuk Calathea?

Kelembaban untuk Calathea dapat ditingkatkan dengan menggunakan humidifier, meletakkan pot di atas nampan berisi kerikil dan air, menyemprot daun secara rutin, mengelompokkan tanaman, atau menempatkannya di kamar mandi.

Air jenis apa yang sebaiknya digunakan untuk menyiram Calathea?

Calathea sensitif terhadap klorin dan mineral. Gunakan air suling, air hujan, atau air keran yang telah diendapkan selama 24 jam untuk menghilangkan klorin sebelum menyiram.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6