Liputan6.com, Jakarta - Infeksi jamur dapat mengganggu kesehatan tanaman hias, tetapi tidak selalu membuatnya mati. Mengenali tanda tanaman hias berjamur yang masih bisa diselamatkan sejak awal membantu penanganan dilakukan sebelum kerusakan semakin parah.
Kelembapan berlebih, sirkulasi udara yang buruk, dan penyiraman yang kurang tepat dapat memicu munculnya jamur. Gejalanya bisa terlihat dari bercak pada daun, lapisan putih, perubahan warna, hingga kondisi tanaman yang mulai layu.
Jika dibiarkan, infeksi jamur dapat menyebar ke daun, batang, bahkan akar. Karena itu, tanaman perlu diperiksa secara rutin agar gejala awal segera dikenali dan langkah penanganan dapat dilakukan sebelum kerusakan meluas. Simak ulasan lengkapnya dari Liputan6.com berikut ini, Sabtu (19/9/2026).
Advertisement
1. Muncul Bercak pada Daun atau Batang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5940539/original/018894600_1778837753-unnamed__70_.jpg)
Bercak pada daun atau batang menjadi salah satu tanda awal yang perlu diperhatikan ketika tanaman hias diduga mengalami infeksi jamur. Bentuknya dapat berupa bulatan, lonjong, atau tidak beraturan dengan warna putih, kuning, cokelat, kehitaman, maupun abu-abu.
Jika bercak masih terbatas pada beberapa bagian dan belum menyebar luas, tanaman umumnya masih memiliki peluang untuk dipulihkan. Segera pisahkan tanaman dari koleksi lainnya untuk mengurangi risiko penyebaran. Bagian daun yang rusak parah juga dapat dipangkas menggunakan alat yang bersih.
Selanjutnya, perbaiki sirkulasi udara dan hindari membasahi daun saat menyiram. Pengamatan rutin penting dilakukan untuk memastikan bercak tidak terus bertambah atau menyebar ke batang dan bagian tanaman lainnya.
Advertisement
2. Ada Lapisan Putih seperti Tepung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472390/original/014423000_1768364621-Larutan_Sabun_Cuci_Piring_Alami.jpg)
Lapisan putih menyerupai tepung pada permukaan daun, batang, atau bunga merupakan salah satu tanda yang sering dikaitkan dengan penyakit embun tepung. Pada tahap awal, lapisan tersebut mungkin hanya muncul di beberapa bagian tanaman sehingga masih memungkinkan untuk ditangani.
Pisahkan tanaman yang menunjukkan gejala agar tidak berisiko menularkan masalah ke tanaman lain. Daun atau bagian yang sudah terinfeksi cukup parah dapat dipangkas dan dibuang. Tanaman juga sebaiknya ditempatkan di lokasi dengan sirkulasi udara lebih baik dan tidak terlalu lembap.
Hindari kondisi daun yang terus-menerus basah karena kelembapan tinggi dapat mendukung perkembangan penyakit. Pantau tanaman secara berkala setelah penanganan untuk melihat apakah lapisan putih mulai berkurang atau justru menyebar.
3. Muncul Lapisan seperti Beludru atau Kapas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346326/original/098913100_1789123614-5738c93b-96dc-4eaf-bb3b-d1ae9e4ec2ba.jpg)
Selain lapisan putih seperti tepung, pertumbuhan jamur pada tanaman dapat terlihat seperti beludru, kapas, atau lapisan halus pada permukaan daun dan bagian tanaman lainnya. Warna lapisan dapat bervariasi, termasuk cokelat, kehitaman, atau abu-abu.
Jika pertumbuhannya masih terbatas pada beberapa bagian dan kondisi tanaman secara keseluruhan masih baik, penanganan lebih awal dapat membantu mencegah masalah semakin luas. Pangkas bagian yang terinfeksi menggunakan alat yang bersih, kemudian buang bagian tersebut agar tidak menjadi sumber penyebaran.
Letakkan tanaman di area dengan sirkulasi udara yang baik dan hindari kelembapan berlebihan. Pemeriksaan rutin juga diperlukan karena lapisan jamur dapat berkembang dengan cepat ketika lingkungan terlalu lembap atau tanaman terlalu rapat.
Advertisement
4. Daun Menguning atau Berubah Cokelat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347043/original/023959800_1789264030-daee30c7-b5d5-4f0e-a331-3a81ed4dcb7f.jpg)
Daun yang berubah warna menjadi kuning atau cokelat dapat menjadi salah satu tanda tanaman mengalami gangguan, termasuk akibat infeksi jamur. Perubahan warna bisa muncul pada sebagian daun atau menyebar secara bertahap.
Jika hanya beberapa daun yang terdampak dan batang serta bagian tanaman lainnya masih terlihat sehat, peluang untuk memulihkannya masih ada. Periksa kondisi tanaman secara menyeluruh untuk mencari bercak, lapisan jamur, atau tanda lain yang menyertai perubahan warna.
Daun yang sudah rusak parah dapat dipangkas agar tanaman tidak menghabiskan terlalu banyak energi untuk mempertahankan jaringan yang sudah rusak. Pastikan pula media tanam tidak terlalu basah dan tanaman mendapatkan sirkulasi udara yang cukup. Kondisi lingkungan yang lebih sesuai dapat membantu mengurangi risiko masalah berkembang.
5. Daun Menggulung dan Mulai Layu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449970/original/026264800_1766121793-Daun_Layu.jpg)
Daun yang menggulung atau mulai layu dapat menunjukkan bahwa tanaman sedang mengalami gangguan. Gejala ini tidak selalu disebabkan oleh jamur karena dapat pula berkaitan dengan masalah penyiraman, akar, atau kondisi lingkungan.
Namun, jika disertai bercak, lapisan pada permukaan tanaman, atau perubahan warna, infeksi jamur patut dicurigai. Tanaman yang baru menunjukkan gejala dan belum mengalami kerusakan parah masih dapat ditangani. Periksa kelembapan media dan pastikan air tidak menggenang di sekitar akar.
Kurangi kondisi yang terlalu lembap serta berikan ruang agar udara dapat bergerak di antara daun. Jika terdapat bagian yang sudah rusak berat, pemangkasan dapat dilakukan menggunakan alat yang bersih. Amati perkembangan tanaman secara rutin setelah perawatan.
Advertisement
6. Jamur Hanya Muncul di Permukaan Tanah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346327/original/004021300_1789123615-02e9f285-ff37-4349-8299-835e5e0b9c50.jpg)
Lapisan putih berbulu pada permukaan tanah dalam pot tidak selalu berarti tanaman mengalami infeksi jamur. Jika pertumbuhan hanya berada di bagian atas media, jamur tersebut dapat merupakan organisme yang memanfaatkan bahan organik dan belum menyerang tanaman secara langsung.
Lapisan ini dapat dibersihkan menggunakan sendok atau alat lain yang bersih, kemudian permukaan media dibiarkan mengering. Meski demikian, kemunculan jamur dapat menjadi tanda bahwa media terlalu lembap atau penyiraman dilakukan terlalu sering.
Karena itu, periksa pula drainase pot dan kondisi media tanam. Hindari membiarkan air menggenang terlalu lama. Selama akar, batang, dan daun tanaman masih dalam kondisi baik, tanaman umumnya masih memiliki peluang besar untuk tetap tumbuh sehat setelah kondisi media diperbaiki.
7. Belum Menunjukkan Kerusakan Akar yang Parah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351903/original/059724500_1789718624-39e86988-712c-4118-ac94-3a803d94fda3.jpg)
Kondisi akar menjadi salah satu penentu penting ketika tanaman hias mengalami masalah jamur. Tanaman yang masih memiliki akar sehat, batang kokoh, dan sebagian besar daun dalam kondisi baik umumnya memiliki peluang lebih besar untuk dipulihkan.
Sebaliknya, akar yang berubah menjadi lembek atau busuk, disertai media yang terus tergenang, layu parah, dan daun yang membusuk menunjukkan masalah yang lebih serius. Jika kerusakan belum meluas, periksa akar dan singkirkan bagian yang sudah busuk menggunakan alat yang bersih.
Tanam kembali menggunakan media yang memiliki drainase baik dan hindari penyiraman berlebihan. Setelah itu, tempatkan tanaman di area dengan sirkulasi udara yang baik dan pantau pertumbuhannya secara berkala.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Tanda Tanaman Hias Berjamur yang Masih Bisa Diselamatkan
Apa saja tanda tanaman hias berjamur yang masih bisa diselamatkan?
Tanaman masih berpeluang diselamatkan jika jamur baru muncul pada daun, batang, atau permukaan tanah dan belum menyebabkan kerusakan akar yang parah. Gejalanya dapat berupa bercak, lapisan putih, daun menguning, menggulung, atau mulai layu.
Mengapa tanaman hias bisa ditumbuhi jamur?
Jamur lebih mudah berkembang pada kondisi yang terlalu lembap, sirkulasi udara buruk, penyiraman berlebihan, atau media tanam yang sulit mengalirkan air. Kondisi tersebut membuat permukaan tanaman dan tanah menjadi lingkungan yang mendukung pertumbuhan jamur.
Apakah tanaman hias yang berjamur masih bisa diselamatkan?
Bisa, terutama jika infeksi masih ringan dan belum menyerang akar secara parah. Bagian yang terinfeksi dapat segera ditangani, sementara kelembapan, penyiraman, dan sirkulasi udara perlu diperbaiki agar jamur tidak semakin menyebar.
Apakah jamur putih di permukaan tanah berbahaya bagi tanaman?
Jamur yang hanya muncul di permukaan tanah sering kali tidak langsung menyerang tanaman, tetapi dapat menjadi tanda media terlalu lembap. Kondisi tersebut tetap perlu diperbaiki dengan mengatur penyiraman dan meningkatkan sirkulasi udara.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352452/original/071171700_1789798233-509d5a52-79d7-49be-ae64-5aae6272da5d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554011/original/045183400_1776057207-cd6abecb-e824-4eea-8d9b-6751df36a3f7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352115/original/099847000_1789728786-8f7ac90a-9093-42ce-b7e4-d7dcbf016b4d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351431/original/089450800_1789695786-Gemini_Generated_Image_2ehjug2ehjug2ehj.jpg)