Liputan6.com, Jakarta - Tanaman indoor yang bisa menjaga kelembapan rumah dapat menjadi pilihan alami untuk membantu menciptakan ruangan yang lebih nyaman. Kelembapan berlebih sering membuat suasana terasa pengap dan lengket, terutama saat musim hujan.
Beberapa jenis tanaman mampu menyerap sebagian uap air melalui daun sekaligus memberikan sentuhan hijau pada interior. Karena itu, tanaman indoor yang bisa menjaga kelembapan rumah dapat ditempatkan di area dengan pencahayaan dan sirkulasi udara yang sesuai.
Meski membantu, tanaman tidak menggantikan fungsi dehumidifier, ventilasi, atau pendingin udara. Perawatan seperti penyiraman dan pemilihan media juga perlu diperhatikan agar tanaman indoor yang bisa menjaga kelembapan rumah tidak justru menambah kelembapan di sekitar pot.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari News 18 tentang tanaman indoor yang bisa menjaga kelembapan rumah, Kamis (17/9/2026).
1. Peace Lily
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350349/original/005343500_1789612655-Peace_Lily.jpg)
Peace lily termasuk tanaman indoor populer yang dapat menyerap sebagian kelembapan udara melalui daunnya. Jenis ini menyukai kondisi hangat dan lembap sehingga cukup mudah ditempatkan di dalam rumah, terutama pada ruangan dengan pencahayaan terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung.
Tanaman ini dapat diletakkan di ruang keluarga, kamar, atau sudut rumah yang memiliki sirkulasi udara cukup. Meski menyukai kelembapan, peace lily tetap tidak boleh disiram berlebihan. Tanah yang terus-menerus basah dapat meningkatkan kelembapan di sekitar pot sekaligus membuat akar lebih mudah mengalami pembusukan.
Advertisement
2. Pakis Boston
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350350/original/010544300_1789612655-Pakis_Boston.jpg)
Pakis Boston secara alami tumbuh subur di lingkungan yang lembap. Dedaunannya dapat mengambil sebagian uap air dari udara sehingga tanaman ini kerap dipilih untuk ditempatkan di area indoor yang kelembapannya relatif tinggi. Selain membantu menciptakan suasana lebih segar, bentuk daunnya yang rimbun juga menarik sebagai dekorasi rumah.
Letakkan pakis Boston di tempat yang memperoleh cahaya terang tidak langsung dan jauhkan dari paparan matahari yang terlalu terik. Sirkulasi udara yang baik perlu diperhatikan agar area di sekitar tanaman tidak menjadi terlalu lembap. Penyiraman juga harus disesuaikan dengan kondisi media agar tanah tetap lembap tanpa tergenang.
3. Tanaman Laba-laba
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350351/original/015134300_1789612655-Tanaman_Laba-laba.jpg)
Tanaman laba-laba atau spider plant termasuk jenis yang relatif mudah dirawat dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi dalam ruangan. Daunnya yang memanjang dan menjuntai dapat memberikan sentuhan hijau pada rak, meja, maupun pot gantung. Tanaman ini juga dapat menyerap sebagian kelembapan melalui permukaan daunnya.
Spider plant menyukai cahaya terang tetapi tidak langsung. Siram tanaman secukupnya ketika lapisan media mulai mengering dan jangan membiarkan pot terendam air. Media yang memiliki drainase baik akan membantu menjaga akar tetap sehat sekaligus mencegah tanah menjadi sumber kelembapan berlebih di dalam rumah.
Advertisement
4. English Ivy
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350352/original/019732800_1789612655-English_Ivy.jpg)
English ivy memiliki dedaunan yang dapat menyerap sebagian kelembapan dari udara. Tanaman ini tumbuh menjalar sehingga cocok ditempatkan dalam pot gantung atau wadah yang memungkinkan batangnya menjuntai. Bentuk tersebut juga membuat English ivy menarik untuk menghiasi sudut rumah, balkon tertutup, maupun area dekat jendela.
Tanaman ini membutuhkan pencahayaan terang tidak langsung agar pertumbuhannya tetap baik. Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang cukup, terutama jika area tersebut sudah cenderung lembap. Media tanam juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu basah karena kondisi tersebut dapat memicu masalah pada akar dan meningkatkan kelembapan di sekitar tanaman.
5. Lidah Mertua
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350353/original/024555500_1789612655-Lidah_Mertua.jpg)
Lidah mertua atau snake plant merupakan salah satu tanaman indoor yang mudah dirawat dan tidak membutuhkan banyak air. Jenis ini juga mampu beradaptasi dengan kondisi pencahayaan yang relatif rendah, sehingga dapat menjadi pilihan untuk ruangan yang tidak mendapatkan banyak sinar matahari.
Kebutuhan air yang rendah membuat media tanam tidak perlu sering dalam kondisi basah. Hal ini menjadi kelebihan bagi pemilik rumah yang ingin menambahkan tanaman tanpa terlalu sering melakukan penyiraman. Gunakan media yang memiliki drainase baik dan siram hanya ketika tanah sudah cukup mengering untuk menghindari akar membusuk.
Advertisement
6. Lidah Buaya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350354/original/028952800_1789612655-lidah_buaya_2.jpg)
Lidah buaya dapat menjadi pilihan tanaman indoor dengan kebutuhan air yang relatif rendah. Tanaman ini menyukai cahaya terang dan media tanam yang cepat mengalirkan air. Karakter tersebut membuatnya tidak membutuhkan penyiraman sesering tanaman yang menyukai tanah lembap.
Letakkan lidah buaya di dekat jendela atau area rumah yang memperoleh cahaya cukup, tetapi hindari media yang terlalu basah. Pot dengan lubang drainase yang baik juga penting agar air tidak menggenang. Dengan perawatan tersebut, lidah buaya dapat menjadi penghijauan praktis tanpa menambah banyak kelembapan dari tanah yang basah.
Pertanyaan Seputar Tanaman Indoor yang Bisa Menjaga Kelembapan Rumah
Tanaman indoor apa saja yang bisa membantu menjaga kelembapan rumah?
Beberapa pilihan yang dapat membantu menyerap sebagian kelembapan udara antara lain Peace Lily, Boston Fern, Spider Plant, English Ivy, Snake Plant, dan Aloe Vera. Setiap jenis memiliki kebutuhan cahaya dan air yang berbeda.
Apakah tanaman indoor lebih efektif daripada dehumidifier dalam mengatur kelembapan?
Tidak. Dehumidifier, ventilasi, dan pendingin udara umumnya jauh lebih efektif untuk mengendalikan kelembapan berlebih. Tanaman indoor lebih tepat dijadikan tambahan alami sekaligus elemen dekorasi.
Mengapa tanaman indoor tidak boleh disiram secara berlebihan?
Penyiraman berlebihan membuat media terus basah dan dapat meningkatkan kelembapan di sekitar tanaman. Kondisi tersebut juga berisiko menyebabkan akar membusuk, terutama pada tanaman yang tidak membutuhkan banyak air.
Di mana sebaiknya tanaman indoor diletakkan agar tetap sehat?
Letakkan tanaman di area yang memperoleh cahaya sesuai kebutuhannya dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menempatkannya terlalu rapat di sudut ruangan yang lembap atau minim pertukaran udara.
Apakah tanaman indoor saja cukup untuk mengatasi rumah yang terlalu lembap?
Tidak. Jika kelembapan rumah sangat tinggi, tetap diperlukan ventilasi yang baik atau perangkat seperti dehumidifier dan pendingin udara. Tanaman dapat menjadi pelengkap untuk membantu menciptakan suasana ruangan yang lebih nyaman.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540003/original/047682600_1774673984-Klaim_nasaruddin_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7261845/original/041809000_1780048281-Tugas__22_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350348/original/000515800_1789612655-HL_tanaman_indoor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343112/original/005905300_1788844442-74f4cf4c-a84d-4dfe-9b10-553f6ec59979.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342591/original/041310100_1788777632-RSFXDF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7351256/original/073011500_1780132889-Jenis_Tanaman_Hias_Mini_untuk_Meja_Tamu_Model_Peperomia_Mini.jpeg)