Cara Menanam Pepaya California di Pekarangan agar Tidak Tumbuh Terlalu Tinggi

Ketahui cara menanam pepaya California di pekarangan agar tidak tumbuh terlalu tinggi. Mulai dari varietas, pemangkasan, hingga pemupukan untuk panen optimal.

Diterbitkan 16 September 2026, 17:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pepaya California, yang dikenal juga dengan nama aslinya Calina IPB-9, merupakan varietas unggul asli Indonesia yang dikembangkan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB). Nama 'California' sendiri populer di pasaran sebagai strategi pemasaran. Varietas ini memiliki keunggulan berupa pohon yang relatif lebih pendek, dengan tinggi sekitar 1,5 hingga 2 meter, atau bahkan rata-rata 1 meter saja, sehingga memudahkan perawatan dan panen. Selain itu, pepaya Calina IPB-9 dikenal genjah atau cepat berbuah, serta menghasilkan buah yang manis, berdaging tebal, dan kenyal.

Sementara menanam pepaya California di pekarangan seringkali menghadapi tantangan pertumbuhan tanaman yang menjulang tinggi, yang dapat menyulitkan proses panen dan perawatan. Namun, dengan strategi yang tepat, Anda dapat mengelola pertumbuhan tanaman ini agar tetap pendek, produktif, dan mudah dijangkau. Artikel ini akan menguraikan cara menanam pepaya California di pekarangan agar tidak tumbuh terlalu tinggi, dilansir liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (16/9/2026).

 

1. Pilih Varietas Tepat

Langkah awal dalam cara menanam pepaya California di pekarangan agar tidak tumbuh terlalu tinggi adalah memilih varietas yang memang memiliki karakteristik pertumbuhan pendek. Pepaya Calina IPB-9 adalah pilihan unggul karena secara alami memiliki tinggi pohon yang lebih rendah dibandingkan varietas lain.

2. Siapkan Lahan Ideal

Jarak tanam yang ideal sangat krusial agar tanaman tidak bersaing mendapatkan sinar matahari, yang dapat memicu pertumbuhan memanjang dan tinggi. Jarak tanam yang disarankan adalah sekitar 2,5 x 2,5 meter atau 2,5 x 2,75 meter.

penanaman dalam pot, siapkan pot berdiameter minimal 60 cm. Buat lubang tanam berukuran sekitar 60 x 60 x 50 cm, lalu campurkan tanah dengan pupuk dasar seperti abu bekas bakaran kayu sawmill sebanyak 20 kg per lubang tanam. Penanaman bibit sebaiknya dilakukan pada sore hari untuk mengurangi stres pada bibit.

3. Teknik Pemangkasan Kunci Pengendalian Tinggi

Pemangkasan merupakan kunci utama dalam cara menanam pepaya California di pekarangan agar tidak tumbuh terlalu tinggi dan tetap produktif. Tujuan pemangkasan tidak hanya untuk menjaga tinggi tanaman, tetapi juga untuk meningkatkan produktivitas buah, memperkuat batang, serta memastikan sirkulasi udara dan penetrasi sinar matahari yang baik.

Pemangkasan pucuk dapat dilakukan saat tanaman berumur sekitar 1 atau 2 bulan, atau ketika ketinggian batang mencapai 40-50 cm. Potong bagian pucuk paling atas atau daun muda paling atas. Setelah pemangkasan pucuk, akan tumbuh tunas-tunas baru; pilih 2-3 tunas yang paling sehat dan biarkan tumbuh, pastikan tunas tidak berdekatan agar tumbuh optimal. Pemotongan batang dapat dilakukan setinggi 50-60 cm dari permukaan tanah.

Lubang bekas pemotongan pada batang sebaiknya ditutup dengan plastik untuk mencegah pembusukan, terutama jika dilakukan di musim hujan. Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada musim kemarau untuk menghindari infeksi jamur.

Selain itu, pangkas dahan-dahan yang mengganggu agar sinar matahari dapat mengenai dahan utama, dan pemangkasan daun juga bermanfaat untuk memperkuat batang pohon pepaya. Pemangkasan juga dapat dilakukan pada tanaman yang sudah tua dan produktivitasnya menurun untuk meremajakan tanaman dan membuatnya kembali berbuah lebat.

4. Pemupukan dan Perawatan Terbaik

Pemupukan yang tepat dan perawatan rutin mendukung pertumbuhan yang sehat tanpa membuat tanaman terlalu tinggi. Hindari pemberian nitrogen berlebihan karena unsur ini mendorong pertumbuhan vegetatif (daun dan batang), yang dapat membuat tanaman tumbuh lebih tinggi. Pada tahap awal pertumbuhan, berikan pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos. Sebanyak 40 kg pupuk kandang per tanaman dapat diberikan saat penanaman.

Untuk pupuk susulan, pada usia 2 minggu, berikan pupuk NPK (misalnya 15-15-15 atau 10-10-10) sebanyak 200 gram per pohon. Pemupukan NPK dapat dilanjutkan setiap 3 bulan sekali dengan 500 gram NPK dan 40 kg pupuk kandang per pohon. Penambahan abu setiap 3 bulan sekali juga dianjurkan, dengan dosis masing-masing 20 kilogram per tanaman. Saat tanaman mulai berbuah, tambahkan pupuk KCL untuk meningkatkan kualitas dan kemanisan buah. Saat pembentukan bunga, gunakan pupuk dengan konsentrasi Fosfor (P) dan Kalium (K) yang tinggi untuk mencegah kerontokan bunga dan buah.

Pastikan tanaman mendapatkan air yang cukup, dengan penyiraman dapat dilakukan menggunakan sistem penggenangan atau irigasi tetes. Bersihkan gulma atau tanaman liar di sekitar tanaman pepaya secara rutin untuk menghindari persaingan nutrisi dan sebagai sarang hama penyakit. Lakukan pembumbunan dengan menimbun tanah di sekitar pangkal batang yang telah tinggi. Ini bertujuan untuk mengubur batang agar tidak mudah rebah dan merangsang pertumbuhan akar baru, serta memperkuat batang.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menanam Pepaya California di Pekarangan agar Tidak Tumbuh Terlalu Tinggi

1. Varietas pepaya apa yang cocok ditanam agar tidak terlalu tinggi?

Varietas Pepaya California atau Calina IPB-9 sangat direkomendasikan karena memiliki karakteristik pohon yang relatif pendek, dengan tinggi rata-rata 1 hingga 2 meter, sehingga memudahkan panen dan perawatan.

2. Kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemangkasan pucuk pada pepaya California?

Pemangkasan pucuk sebaiknya dilakukan saat tanaman pepaya California berumur sekitar 1 hingga 2 bulan, atau ketika ketinggian batangnya sudah mencapai 40-50 cm.

3. Pupuk apa yang harus dihindari agar pepaya California tidak tumbuh terlalu tinggi?

Sebaiknya hindari pemberian pupuk dengan kandungan nitrogen (N) berlebihan, karena nitrogen mendorong pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) yang dapat membuat tanaman tumbuh lebih tinggi.

4. Bagaimana cara memperkuat batang pepaya California dan merangsang akar baru?

Lakukan pembumbunan, yaitu menimbun tanah di sekitar pangkal batang yang telah tinggi. Ini bertujuan untuk mengubur batang agar tidak mudah rebah, merangsang pertumbuhan akar baru, dan memperkuat batang.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6