Liputan6.com, Jakarta - Lalat sering muncul di dalam rumah, terutama pada area dekat dapur, tempat makan, maupun jendela terbuka. Kehadirannya bukan sekadar mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi membawa kotoran dan mikroorganisme ke permukaan makanan. Menjaga kebersihan menjadi langkah utama, sementara pilihan tanaman tertentu membantu membuat lingkungan rumah terasa kurang menarik bagi serangga ini.
Jendela sering menjadi akses terbuka bagi lalat saat sirkulasi udara berlangsung. Pot kecil berisi tanaman aromatik juga bisa ditempatkan di ambang jendela, balkon, atau area sekitar ventilasi. Selain memberi sentuhan hijau pada ruangan, keberadaan tanaman tersebut bisa menjadi pelengkap upaya mengurangi kehadiran lalat di dalam rumah. Tanaman yang bisa ditaruh dekat jendela agar lalat tidak betah pun cukup beragam dan mudah dirawat.
Selain mengetahui teknik pembersihan, kebiasaan sehari-hari turut menentukan kondisi saluran pembuangan. Membuang minyak, sisa makanan, rambut, maupun benda asing ke wastafel dapat mempercepat penumpukan kotoran di dalam pipa. Setelah memahami cara membersihkan saluran wastafel yang tersumbat, penting pula menerapkan langkah pencegahan agar masalah serupa tidak mudah berulang.
Advertisement
Lantas, apa saja tanaman yang bisa ditaruh dekat jendela agar lalat tidak betah? Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (1/9/2026).
1. Lavender
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258777/original/061126100_1781410099-lavender2.jpeg)
Lavender merupakan salah satu tanaman aromatik yang cukup populer untuk ditempatkan di sekitar rumah sebagai bagian dari upaya alami dalam mengurangi kehadiran serangga. Tanaman ini menghasilkan aroma khas yang berasal dari berbagai senyawa aromatik di dalamnya. Bagi manusia, wangi lavender umumnya dianggap lembut, segar, dan menenangkan sehingga sering dimanfaatkan dalam berbagai produk aromaterapi maupun pewangi ruangan.
Di sisi lain, aroma kuat tersebut dapat menjadi kurang disukai oleh sebagian jenis serangga, sehingga keberadaan tanaman lavender di lokasi tertentu berpotensi membantu membuat area tersebut terasa kurang menarik bagi lalat.
Untuk memanfaatkannya, letakkan pot lavender di dekat jendela yang sering dibuka atau menjadi salah satu jalur masuk lalat ke dalam rumah. Posisi ini cukup strategis karena aroma tanaman berada di sekitar area tempat serangga berpotensi masuk.
Lavender juga termasuk tanaman yang menyukai paparan cahaya cukup banyak, sehingga area dekat jendela dapat menjadi lokasi penempatan yang sesuai, terutama apabila jendela tersebut memperoleh sinar matahari dalam jumlah memadai sepanjang hari. Pastikan pula media tanam tidak terlalu basah agar lavender dapat tumbuh sehat dan tidak mengalami masalah akibat kelembapan berlebihan.
Advertisement
2. Kemangi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5444200/original/086252100_1765773160-gkg.jpg)
Kemangi tidak hanya dikenal sebagai tanaman herbal yang sering dimanfaatkan sebagai pelengkap berbagai hidangan, tetapi juga memiliki aroma khas yang cukup kuat dan mudah dikenali. Aroma tersebut berasal dari senyawa volatil pada daun kemangi, sehingga ketika tanaman berada dalam kondisi sehat dan mendapatkan perawatan yang sesuai, area di sekitarnya dapat memiliki aroma herbal yang lebih terasa.
Karakter aromanya membuat kemangi dapat dipertimbangkan sebagai salah satu tanaman yang ditempatkan di dekat jendela, terutama pada rumah yang memiliki masalah lalat di sekitar dapur atau ruang makan.
Anda dapat menanam kemangi dalam pot berukuran kecil hingga sedang, kemudian meletakkannya pada ambang jendela yang mendapatkan cahaya cukup. Area dapur menjadi salah satu lokasi yang praktis karena kemangi mudah dijangkau ketika hendak digunakan sebagai bahan masakan.
Selain menjadi tanaman aromatik di sekitar jendela, daun kemangi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai hidangan selama tanaman dirawat secara higienis, tidak terpapar bahan kimia berbahaya, dan tidak diletakkan terlalu dekat dengan sumber kontaminasi seperti tempat sampah atau area pembuangan sisa makanan.
3. Mint
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3563905/original/088018300_1631001799-eleanor-chen-IytUViSv3GQ-unsplash.jpg)
Tanaman mint memiliki aroma segar dan cukup kuat yang berasal dari kandungan minyak atsiri, terutama senyawa mentol pada beberapa jenis mint. Karakter aroma tersebut membuat mint kerap dimanfaatkan dalam produk makanan, minuman, perawatan tubuh, hingga pewangi.
Dari sisi penempatan di rumah, aroma khas mint dapat membantu membuat area tertentu terasa kurang menarik bagi sebagian serangga, sehingga tanaman ini dapat menjadi salah satu pilihan untuk ditempatkan di sekitar jendela atau area lain yang sering menjadi jalur masuk lalat.
Mint juga relatif praktis ditanam menggunakan pot karena pertumbuhannya dapat berlangsung cukup cepat ketika memperoleh air, cahaya, dan media tanam yang sesuai. Meski demikian, mint sebaiknya ditanam dalam wadah tersendiri apabila Anda tidak ingin pertumbuhannya menyebar dan mengambil ruang tanaman lain.
Letakkan pot pada area yang memperoleh pencahayaan sesuai kebutuhan varietas mint yang dipilih, lalu lakukan pemangkasan secara berkala agar pertumbuhannya tetap terkendali. Perawatan rutin juga penting supaya tanaman tetap sehat dan tidak berubah menjadi sumber masalah baru akibat kondisi tanah terlalu lembap atau kurang terawat.
Advertisement
4. Rosemary
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5452938/original/019966500_1766463263-jendela_dapur_2.jpg)
Rosemary merupakan tanaman aromatik dengan aroma khas yang cukup kuat dan sering digunakan sebagai tanaman herbal maupun bumbu masakan. Daunnya mengandung berbagai senyawa aromatik yang menghasilkan wangi khas ketika daunnya tersentuh atau terkena aliran udara.
Karakter tersebut membuat rosemary dapat menjadi salah satu pilihan tanaman untuk ditempatkan di dekat jendela, khususnya pada rumah yang menginginkan tambahan tanaman hijau sekaligus aroma alami di sekitar jalur masuk serangga.
Tanaman rosemary umumnya membutuhkan paparan cahaya yang cukup agar dapat tumbuh secara optimal. Oleh sebab itu, jendela yang memperoleh sinar matahari memadai dapat menjadi lokasi yang cocok untuk menempatkan pot rosemary. Pastikan pot memiliki sistem drainase yang baik agar air tidak menggenang di sekitar akar.
Selain dipelihara sebagai tanaman aromatik, rosemary juga dapat dimanfaatkan sebagai bumbu untuk berbagai masakan, sehingga keberadaannya di dekat dapur dapat memberikan manfaat tambahan selama tanaman dirawat dalam kondisi bersih dan aman untuk dikonsumsi.
5. Serai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329798/original/015247800_1787296545-pexels-mingche-lee-2072368-38004213.jpg)
Serai merupakan tanaman aromatik yang mudah dikenali melalui aroma segarnya yang memiliki karakter seperti sitrus. Aroma tersebut berasal dari minyak atsiri yang terkandung di dalam tanaman, termasuk senyawa seperti citronellal dan citral pada jenis serai tertentu.
Karakter aromatik inilah yang membuat serai sering dikaitkan dengan pemanfaatannya sebagai tanaman yang dapat membantu mengurangi ketertarikan beberapa jenis serangga terhadap area tertentu. Untuk penggunaan di rumah, serai dapat ditanam dalam pot kemudian ditempatkan di sekitar jendela, pintu, atau area lain yang sering terbuka.
Selain relatif mudah ditemukan, serai juga cukup praktis dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Batangnya dapat digunakan sebagai bumbu masakan maupun bahan berbagai minuman. Jika ingin menanamnya dalam pot, pilih wadah yang cukup besar agar akar dan rumpunnya memiliki ruang untuk berkembang.
Letakkan tanaman pada tempat yang memperoleh cahaya memadai dan hindari genangan air. Penempatan dekat jendela atau pintu dapat menjadi pilihan praktis, terutama pada area rumah yang sering menjadi jalur masuk lalat dari luar.
Advertisement
6. Catnip
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4056220/original/009166100_1655460525-catnip-g2e1f17a50_1280.jpg)
Catnip atau Nepeta cataria merupakan tanaman dari keluarga mint yang dikenal luas karena kandungan senyawa nepetalactone di dalamnya. Senyawa tersebut telah banyak diteliti terkait responsnya terhadap beberapa jenis serangga dan diketahui dapat memberikan efek penolak terhadap serangga tertentu.
Karena karakter tersebut, catnip dapat menjadi salah satu pilihan tanaman aromatik yang ditempatkan di area luar maupun sekitar rumah, termasuk lokasi dekat jendela yang kerap terbuka.
Jika ingin menanam catnip di rumah, keberadaan kucing perlu menjadi pertimbangan khusus. Aroma dan kandungan senyawa pada catnip dapat menarik perhatian sebagian kucing, sehingga hewan tersebut mungkin menjadi lebih aktif ketika berada di sekitar tanaman, seperti mengendus, menggosokkan tubuh, berguling, atau bermain di dekat pot.
Untuk menghindari tanaman rusak akibat aktivitas kucing, pot dapat ditempatkan pada lokasi yang tetap mendapatkan cahaya sesuai kebutuhan tanaman tetapi tidak mudah dijangkau hewan peliharaan. Perawatan seperti penyiraman dan pemangkasan juga perlu dilakukan secara rutin agar catnip tetap tumbuh sehat.
7. Marigold
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3153705/original/078301500_1592282152-close-up-photography-of-marigold-flower-1031628.jpg)
Marigold atau bunga tahi ayam merupakan tanaman berbunga yang memiliki aroma khas dan kerap digunakan sebagai tanaman pendamping di kebun. Beberapa jenis marigold diketahui menghasilkan senyawa dan aroma tertentu yang dapat membantu mengganggu keberadaan sebagian hama tanaman.
Selain manfaat tersebut, marigold juga memiliki bunga berwarna cerah yang dapat memberikan tampilan lebih menarik pada area sekitar rumah. Karena bentuknya relatif dekoratif, tanaman ini dapat ditempatkan dalam pot di sekitar jendela, balkon, atau area luar rumah yang memperoleh pencahayaan cukup.
Meski demikian, keberadaan satu jenis tanaman saja tidak dapat dijadikan jaminan bahwa lalat akan sepenuhnya pergi dari rumah. Efek tanaman aromatik dapat berbeda bergantung pada jenis tanaman, kondisi pertumbuhan, jumlah tanaman, sirkulasi udara, lingkungan sekitar, hingga jenis lalat yang muncul.
Oleh sebab itu, tanaman sebaiknya dipandang sebagai salah satu bagian dari upaya mengurangi kehadiran lalat, bukan sebagai satu-satunya metode pengendalian. Menjaga kebersihan rumah, menutup makanan, membersihkan sisa makanan, mengelola tempat sampah, dan memasang kasa pada jendela tetap menjadi langkah penting agar lalat tidak mudah masuk dan berkembang biak di sekitar rumah.
Â
Â
Advertisement
Cara Menempatkan Tanaman agar Lalat Tidak Betah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460794/original/087785000_1767316763-Tanaman_Rosemary_dan_Lavender.jpg)
Menaruh tanaman di dalam rumah tidak cukup hanya memilih jenis yang memiliki aroma kuat. Posisi pot juga perlu diperhatikan agar tanaman dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi kehadiran lalat. Berikut beberapa cara menempatkan tanaman secara tepat:
Letakkan di Ambang Jendela
Ambang jendela menjadi salah satu lokasi paling strategis, terutama jika jendela sering dibuka. Tempatkan pot tanaman aromatik sedekat mungkin dengan area masuknya udara dari luar. Pastikan tanaman tetap memperoleh cahaya sesuai kebutuhannya.
Pilih Jendela yang Sering Didatangi Lalat
Tidak semua jendela memiliki risiko sama. Prioritaskan jendela dekat dapur, tempat sampah, ruang makan, atau area lain yang sering menjadi tempat munculnya lalat. Tanaman dapat ditempatkan pada titik tersebut sebagai pelengkap langkah pengendalian.
Jangan Menghalangi Sirkulasi Udara
Hindari menumpuk terlalu banyak pot hingga menutup sebagian besar jendela. Selain mengganggu sirkulasi udara, kondisi tersebut dapat membuat area menjadi terlalu lembap. Berikan jarak yang cukup antar-pot agar tanaman tetap mendapatkan udara dan cahaya.
Tempatkan Dekat Jalur Masuk Lain
Selain jendela, pintu dan ventilasi juga dapat menjadi akses masuk lalat. Pot tanaman aromatik dapat diletakkan di sekitar area tersebut selama tidak mengganggu aktivitas penghuni rumah.
Sesuaikan dengan Kebutuhan Cahaya Tanaman
Setiap tanaman memiliki kebutuhan cahaya berbeda. Lavender dan rosemary, misalnya, membutuhkan paparan cahaya yang cukup. Sementara itu, tanaman lain mungkin lebih cocok mendapat cahaya terang tanpa paparan matahari langsung. Tanaman yang sehat tentu lebih mudah dipelihara dalam jangka panjang.
Hindari Area yang Terlalu Lembap
Periksa tatakan pot secara rutin dan jangan membiarkan air menggenang. Kondisi lembap berlebihan justru dapat mengundang serangga lain. Gunakan pot berlubang agar kelebihan air dapat mengalir keluar.
Â
Pertanyaan Seputar Tanaman yang Bisa Ditaruh Dekat Jendela agar Lalat Tidak Betah
Apa saja tanaman yang bisa ditaruh dekat jendela agar lalat tidak betah?
Beberapa tanaman aromatik dapat dicoba, seperti lavender, mint, kemangi, rosemary, serai, catnip, dan marigold. Tanaman tersebut memiliki aroma khas yang dapat membantu membuat area tertentu kurang menarik bagi sebagian serangga.
Mengapa tanaman tertentu bisa membuat lalat tidak betah?
Sejumlah tanaman menghasilkan senyawa aromatik atau minyak atsiri beraroma kuat. Aroma tersebut dapat mengganggu respons penciuman sebagian serangga sehingga area di sekitar tanaman berpotensi menjadi kurang menarik bagi lalat.
Apakah lavender efektif untuk mengurangi lalat di sekitar jendela?
Lavender dapat menjadi salah satu pilihan. Aromanya cukup kuat dan tanaman ini juga cocok ditempatkan pada area terang. Meski begitu, efektivitasnya tidak selalu sama pada setiap kondisi rumah.
Bolehkah menaruh tanaman mint di ambang jendela?
Boleh. Mint dapat ditanam dalam pot kecil lalu diletakkan pada ambang jendela atau area lain dekat jalur masuk lalat. Pastikan tanaman mendapat pencahayaan dan penyiraman sesuai kebutuhannya.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340333/original/035396900_1788502118-cek_fakta_purbaya_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260840/original/085358400_1781665082-Cara_Menata_Tanaman_di_Pinggir_Pagar_agar_Kucing_Liar_Tidak_Lagi_Masuk_ke_Halaman_Rumah_Model_Serai_untuk_Menghentikan_Kucing_Liar.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337329/original/057071300_1788241772-Tanaman_Indoor_Berukuran_Besar_untuk_Ruang_Tamu.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337139/original/089359100_1788234193-outi-marjaana-5eu96L3hob4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336931/original/001008100_1788224840-60dfafee-fa99-43a8-92a2-4df0cd923098.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332811/original/095774200_1787719675-1b9238ee-f34a-4b67-a41e-060bdf85d2ca.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5385920/original/071803600_1760948482-ddqqd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308515/original/061783800_1785145942-lucy-mui-sG2B61vChvE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305298/original/046589800_1784791347-terlali_gelap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305914/original/016131100_1784808335-ae78f669-9605-4bfe-b7c3-876fe80139dd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303940/original/012150700_1784701302-watermarked_img_3529002739987861540.jpg)