8 Tanaman Penyerap Bau dalam Ruangan yang Cantik untuk Rumah

Simak berbagai tanaman penyerap bau dalam ruangan yang cantik dan mudah dirawat, bikin rumah terasa lebih segar dan bebas bau apek.

Diterbitkan 10 September 2026, 20:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Rumah yang nyaman tidak selalu membutuhkan dekorasi mahal. Menghadirkan tanaman penyerap bau dalam ruangan justru bisa jadi solusi praktis sekaligus estetis untuk membuat hunian terasa lebih segar dan hidup, tanpa perlu banyak ornamen tambahan.

Selain fungsional, tanaman hias juga cocok bagi pemilik rumah yang menyukai konsep natural. Warna hijau pada daun memberi kontras menarik saat dipadukan dengan furnitur minimalis, sementara bentuknya yang beragam memungkinkan penempatan fleksibel, mulai dari pot kecil di atas meja hingga pot gantung untuk jenis yang menjuntai.

Tidak perlu memenuhi seluruh lantai rumah dengan tanaman untuk merasakan manfaatnya. Berikut delapan pilihan tanaman penyerap bau dalam ruangan yang cantik sekaligus relatif mudah dirawat, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (10/9/2026).

1. Karet Kebo

Karet kebo memiliki daun lebar dengan permukaan mengilap yang membuatnya tampak elegan saat ditempatkan di sudut ruangan. Bentuk daunnya yang tegas juga cocok jadi focal point tanpa perlu tambahan dekorasi lain di sekitarnya.

Tanaman ini ideal untuk mengisi area kosong yang terasa hampa, misalnya sudut ruang tamu atau dekat jendela besar. Sesuaikan ukuran pot dengan besar tanaman agar tampilannya tetap proporsional dan tidak terkesan sempit.

2. Sirih Gading

Sirih gading jadi pilihan favorit untuk hunian bergaya minimalis karena karakter daunnya yang menjuntai indah. Tanaman ini fleksibel ditempatkan di rak, meja tinggi, atau digantung dari langit-langit untuk kesan hijau yang mengalir.

Perawatannya tergolong sederhana dan cukup toleran terhadap kondisi cahaya rendah. Selama kebutuhan air dan cahayanya terpenuhi, sirih gading bisa tumbuh subur dan menjadi elemen dekorasi hijau yang tahan lama.

3. Palem Kuning

Palem kuning menghadirkan nuansa tropis yang kental di dalam rumah. Daunnya yang panjang dan rimbun memberi kesan natural sekaligus menyegarkan, cocok untuk ruangan bergaya bohemian atau tropical modern.

Karena ukurannya cenderung besar saat dewasa, palem kuning lebih cocok ditempatkan di area dengan ruang gerak cukup, seperti sudut ruang keluarga atau dekat tangga, agar pertumbuhannya tidak mengganggu aktivitas penghuni rumah.

4. Peace Lily

Peace lily tampil menonjol berkat bunga putihnya yang kontras dengan daun hijau tua mengilap. Kombinasi ini memberi kesan bersih, tenang, dan elegan, cocok untuk ruangan bernuansa netral atau monokrom.

Tanaman ini fleksibel ditempatkan di ruang tamu, kamar tidur, hingga ruang kerja. Pastikan kebutuhan cahaya tidak langsung dan penyiraman rutin terpenuhi agar bunga putihnya tetap mekar sempurna.

5. Lidah Mertua

Lidah mertua sangat pas untuk ruangan berukuran terbatas karena bentuk daunnya yang tumbuh tegak lurus ke atas, sehingga tidak memakan banyak tempat secara horizontal. Tanaman ini bisa diletakkan di lantai menggunakan pot tinggi atau di atas meja dengan pot mungil.

Selain mudah dipadukan dengan berbagai gaya interior, lidah mertua juga terkenal tangguh dan tidak butuh penyiraman sering, menjadikannya pilihan aman bagi pemula yang baru mulai merawat tanaman hias.

6. Lidah Buaya

Selain dikenal sebagai bahan alami perawatan kulit, lidah buaya juga masuk daftar tanaman yang efektif membantu menyerap senyawa formaldehida di udara, menurut riset tanaman pembersih udara NASA. Bentuk daunnya yang tebal dan berdaging memberi tekstur unik dibanding tanaman hias pada umumnya.

Lidah buaya cocok diletakkan di area yang mendapat cahaya matahari cukup, seperti dekat jendela dapur atau kamar mandi. Perawatannya pun minim karena tanaman ini menyimpan cadangan air di dalam daunnya sehingga tidak perlu sering disiram.

7. Spider Plant (Lili Paris)

Spider plant atau lili paris punya daun ramping bergaris hijau-putih yang menjuntai membentuk rumbai alami, cocok digantung di dekat jendela atau diletakkan di rak tinggi. Tanaman ini termasuk salah satu jenis yang diteliti dalam riset NASA soal kemampuan tanaman menyerap polutan dan bau dalam ruang tertutup.

Keunggulan lain spider plant adalah kemampuannya beradaptasi di berbagai kondisi cahaya dan cenderung cepat berkembang biak lewat tunas kecil yang muncul dari induknya, sehingga satu tanaman bisa "beranak" menjadi banyak pot baru secara alami.

8. English Ivy (Ivy Inggris)

English ivy dikenal punya daun menjuntai berbentuk hati yang estetis, sering dipakai untuk mempercantik rak buku atau digantung di sudut ruangan. Dalam riset air purifying plants dari sumber luar negeri, ivy jenis ini disebut efektif membantu mengurangi kadar senyawa organik tertentu di udara ruangan tertutup.

Tanaman ini menyukai kelembapan dan cahaya tidak langsung, sehingga cocok diletakkan di kamar mandi atau ruangan dengan sirkulasi udara terbatas. Perawatan rutin berupa penyemprotan air ke daun juga membantu menjaga kelembapannya tetap optimal.

Pertanyaan Seputar Tanaman Penyerap Bau dalam Ruangan

Apakah tanaman benar-benar bisa menghilangkan bau di rumah?

Tanaman bisa membantu menyerap sebagian polutan dan bau di udara, tapi bukan solusi tunggal. Sumber bau tetap harus dibersihkan dan ventilasi perlu dijaga agar udara berganti dengan baik.

Tanaman apa yang paling mudah dirawat untuk pemula?

Lidah mertua dan sirih gading termasuk paling mudah dirawat karena tahan kondisi minim cahaya dan tidak perlu sering disiram.

Apakah semua tanaman di daftar ini aman untuk rumah dengan hewan peliharaan?

Tidak semua. Sebagian jenis seperti peace lily dan lidah mertua berpotensi mengiritasi jika tertelan hewan peliharaan, jadi tempatkan di area yang tidak terjangkau.

Di mana sebaiknya tanaman penyerap bau diletakkan di rumah?

Area dengan sirkulasi udara terbatas seperti kamar mandi, dapur, atau ruang kerja adalah tempat paling ideal untuk menempatkan tanaman penyerap bau.

Berapa banyak tanaman yang dibutuhkan agar efeknya terasa?

Efek pembersihan udara dari tanaman bersifat bertahap dan terbatas, sehingga beberapa pot saja tidak bisa menggantikan ventilasi dan kebersihan rutin, meski tetap membantu menyegarkan suasana.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6