Ini Penampakan Pelampung dan Buoy Ditemukan Kapal TNI di Selat Sunda

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, sebuah life jacket berwarna oranye yang ditemukan tim KAL Anyer telah diamankan anggota lanal.

Diterbitkan 10 September 2026, 20:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • TNI AL temukan pelampung dan buoy di Selat Sunda saat pencarian.
  • Benda ditemukan dekat lokasi hilangnya 5 jurnalis dan 3 awak kapal.
  • Temuan ini masih diidentifikasi, belum dipastikan terkait korban hilang.

Liputan6.com, Jakarta - Kapal patroli KAL Anyer milik TNI AL menemukan sebuah life jacket atau pelampung dan buoy saat menyisir perairan Selat Sunda, Banten, Kamis (10/9/2026). Kedua benda tersebut ditemukan dalam operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, pelampung berwarna oranye tersebut kini telah diamankan petugas. Tampak pada permukaannya terlihat sejumlah noda berwarna gelap yang menyerupai bekas oli.

Selain life jacket, tampak pula buoy berbentuk tabung berwarna putih yang turut ditemukan tim di laut. Kedua benda tersebut kemudian dibawa petugas untuk diperiksa dan diidentifikasi lebih lanjut.

Anggota Lanal Banten, Sigit, mengatakan kedua objek tersebut ditemukan di sekitar barat Cikoneng, sekitar 3-4 mil laut dari lokasi hilangnya kontak kapal yang membawa lima jurnalis dan tiga awak kapal.

“Sementera yang kita temukan dua objek, dua benda ini yang di laut, ditemukan di sekitar barat Cikoneng, kurang lebih 3-4 mile dari lokasi hilangnya kontak kapal tersebut. Ditemukan 16.10 di KAL Anyer Lanal Banten,” kata Sigit.

Ia mengatakan, temuan akan dikonfirmasi lebih lanjut kepada pemilik kapal dan dibawa ke posko untuk dilakukan identifikasi.

“Untuk lebih lanjutnya masih akan kita konfirmasi ke pemilik kapal,” ujarnya.

TNI AL Temukan Pelampung dan Buoy di Selat Sunda

Sebelumnya, Kapal patroli KAL Anyer milik TNI AL, menemukan satu buah life jacket atau pelampung serta buoy atau jaring pelampung nelayan di perairan Selat Sunda.

TNI AL menemukannya saat melakukan penyisiran mencari lima jurnalis serta tiga awak kapal di perairan Selat Sunda.

"Yang ditemukan satu buah life jacket dan tabung putih (buoy) yang biasa, umum digunakan, jadi belum bisa kita pastikan berkaitan dengan korban," ujar Komandan TNI AL (Danlanal) Banten, Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani, di Posko SAR Gabungan, Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (10/9/2026).

Saat ini, temuan tersebut akan dikumpulkan terlebih dahulu, kemudian diteliti. Termasuk meminta keterangan dari pemilik kapal.

Karenanya, masyarakat diminta bersabar dan tidak membuat kesimpulan sendiri, hingga ada keterangan resmi.

"Untuk temuan yang diperoleh oleh tim dari KAL Anyer, saat ini masih akan dilakukan identifikasi terlebih dahulu, jadi mohon bersabar," terangnya.

Saat ini, Tim SAR Gabungan masih ada yang berada di Selat Sunda dan melakukan penyisiran, untuk menemukan lima jurnalis serta tiga awak kapal yang hilang kontak, saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, pada Senin, 07 September 2026.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6