Liputan6.com, Jakarta - Setiap orang punya cara berbeda dalam memperlakukan uang. Ada yang merasa tenang begitu saldo tabungan terus bertambah, tapi ada pula yang justru gelisah kalau uang cuma didiamkan di rekening tanpa dipakai. Perbedaan semacam ini bukan kebetulan, melainkan cerminan dari kepribadian masing-masing orang. Karena itu, cara mengatur keuangan berdasarkan kepribadian menjadi pendekatan yang lebih masuk akal ketimbang memaksakan satu formula baku untuk semua orang.
Melansir dari Forbes, cara seseorang menyusun strategi finansial memang dipengaruhi oleh tipe kepribadiannya, termasuk apakah ia cenderung introvert atau ekstrovert dalam mengambil keputusan sehari-hari. Sementara itu, buku Happy Money: The Japanese Art of Making Peace with Your Money (2019) karya Ken Honda menyebut setidaknya ada tujuh pola hubungan manusia dengan uang, mulai dari yang gemar menabung sampai yang lebih nyaman berbagi kepada orang lain. Mengenali pola ini menjadi langkah awal sebelum menyusun strategi keuangan yang benar-benar cocok dengan diri sendiri.
Berikut tujuh langkah mengelola uang sesuai tipe kepribadian yang bisa disesuaikan dengan karakter masing-masing, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (10/9/2026).
Advertisement
1. Kenali Dulu Tipe Kepribadian Finansialmu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5255625/original/094236800_1750190514-female-working-environment-projects.jpg)
Sebelum menentukan strategi apa pun, penting untuk mengenali lebih dulu bagaimana pola pikir terhadap uang selama ini terbentuk. Sebagian orang menabung karena merasa aman, sementara sebagian lain justru menghindari topik keuangan karena merasa stres setiap kali memikirkannya.
Menurut Ken Honda dalam Happy Money (2019), pola-pola ini umumnya terbagi menjadi beberapa tipe, seperti penabung, penikmat, pencemas, pemberani, hingga pemberi. Semakin cepat tipe ini dikenali, semakin mudah pula menyusun kebiasaan finansial yang realistis dan tidak terasa dipaksakan.
- Amati kebiasaan belanja selama tiga bulan terakhir
- Perhatikan reaksi emosi saat melihat mutasi rekening
- Coba kuis money personality yang tersedia di berbagai aplikasi keuangan
- Diskusikan kebiasaan finansial dengan pasangan atau keluarga terdekat
Advertisement
2.Suka Menabung, Buat Tabungan agar Konsisten
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314369/original/086304700_1785744426-pexels-ahsanjaya-8719575.jpg)
Tipe penabung biasanya merasa nyaman ketika saldo terus bertambah, tapi kadang justru kesulitan menikmati hasil kerja kerasnya sendiri. Kebiasaan ini positif untuk keamanan finansial, namun bisa terasa berat kalau dijalani tanpa jeda sama sekali.
Solusinya bukan berhenti menabung, melainkan membuat prosesnya berjalan otomatis sekaligus tetap manusiawi. Dengan begitu, kebiasaan hemat tetap terjaga tanpa membuat hidup terasa serba menahan diri.
- Atur autodebet ke rekening tabungan begitu gaji masuk
- Sisihkan pos kecil khusus "boleh dinikmati" setiap bulan
- Evaluasi target tabungan setiap tiga hingga enam bulan
- Pisahkan rekening tabungan dari rekening kebutuhan harian
3. Suka Menikmati Uang, Batasi dengan Anggaran “Uang Senang”
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344754/original/099087200_1788998107-pexels-karola-g-4475524.jpg)
Tipe penikmat cenderung mudah tergoda membeli barang atau pengalaman yang membuatnya senang, mulai dari kuliner sampai gawai terbaru. Bukan berarti kebiasaan ini selalu buruk, tapi tanpa batas yang jelas, kondisi keuangan bisa cepat goyah.
Kuncinya adalah memberi ruang untuk bersenang-senang, tapi dengan angka yang sudah ditentukan sejak awal bulan. Cara ini membuat kesenangan tetap bisa dinikmati tanpa mengorbankan kebutuhan penting lainnya.
- Tentukan nominal pasti untuk kebutuhan hiburan tiap bulan
- Gunakan dompet digital terpisah untuk belanja non-esensial
- Terapkan jeda 24 jam sebelum membeli barang di luar rencana
- Catat pengeluaran mingguan agar tetap terkontrol
Advertisement
4. Sering Cemas soal Uang, Siapkan Dana Darurat dan Rencana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336551/original/008760600_1788165277-IMG_2552.jpeg)
Tipe pencemas sering merasa khawatir tidak akan mampu mencapai kebebasan finansial, meski sebenarnya kondisi keuangannya baik-baik saja. Kekhawatiran ini bisa membuat seseorang terus menabung tanpa pernah merasa cukup.
Daripada terus dihantui rasa cemas, tipe ini perlu pegangan yang konkret berupa dana darurat dan rencana tertulis. Dengan begitu, rasa aman datang dari kepastian, bukan dari kekhawatiran yang terus berulang.
- Targetkan dana darurat setara tiga hingga enam kali pengeluaran bulanan
- Tulis rencana keuangan sederhana setiap awal bulan
- Batasi waktu memantau berita ekonomi yang memicu kecemasan
- Konsultasikan kondisi keuangan ke perencana keuangan bila kekhawatiran mengganggu aktivitas
5. Berani Ambil Risiko, Diversifikasi dan Batasi Investasi Berisiko
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317890/original/092173700_1786076565-pexels-cottonbro-6862458.jpg)
Tipe pemberani cenderung cepat mengambil peluang, termasuk pada instrumen investasi berisiko tinggi demi imbal hasil besar. Sifat ini bisa menguntungkan, tapi tanpa perhitungan matang, langkah impulsif justru berpotensi mengganggu stabilitas keuangan jangka panjang.
Melansir dari Forbes, perbedaan preferensi risiko antarindividu erat kaitannya dengan tipe kepribadian, sehingga strategi investasi idealnya disesuaikan, bukan disamaratakan. Penting dicatat, uraian ini bersifat edukatif dan bukan ajakan membeli atau menjual instrumen investasi tertentu; keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan profil risiko dan riset pribadi.
- Tetapkan batas maksimal alokasi dana ke instrumen berisiko tinggi
- Sebar dana ke beberapa jenis instrumen investasi
- Sisihkan dana pokok yang tidak boleh diotak-atik
- Pelajari profil risiko sebelum menambah instrumen baru
Advertisement
6. Tidak Suka Ribet, Gunakan Otomatisasi dan Jadwal Rutin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4281778/original/026398200_1672848072-closeup-shot-entrepreneur-working-from-home-his-personal-finances-savings.jpg)
Tipe penghindar biasanya merasa kurang nyaman membicarakan atau memikirkan urusan uang, sehingga cenderung menunda-nunda pengelolaan keuangan pribadi. Akibatnya, banyak keputusan finansial penting justru terlewat begitu saja.
Cara paling realistis untuk tipe ini adalah mengurangi porsi "harus mikir" dengan mengandalkan sistem otomatis dan jadwal rutin yang sederhana. Dengan begitu, urusan keuangan tetap berjalan meski tidak dipantau setiap hari.
- Aktifkan pembayaran tagihan secara otomatis
- Jadwalkan waktu khusus mengecek keuangan, misalnya tiap akhir pekan
- Gunakan aplikasi pencatat keuangan agar tidak perlu menghitung manual
- Minta bantuan pasangan atau teman dekat sebagai pengingat berkala
7. Suka Berbagi, Siapkan Anggaran Berbagi yang Sehat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321453/original/076089800_1786442285-jon-tyson-rbz1hVh7_LM-unsplash.jpg)
Tipe pemberi merasa bahagia ketika bisa membantu orang lain secara finansial, baik lewat donasi maupun memberi ke keluarga dan teman. Niat ini baik, tapi kalau tidak direncanakan, kebiasaan memberi bisa mengorbankan kebutuhan sendiri.
Solusinya bukan berhenti berbagi, melainkan menyusun batas yang jelas agar kebiasaan baik ini tetap berkelanjutan. Dengan anggaran khusus, memberi tidak lagi berbenturan dengan kebutuhan pokok maupun tabungan.
- Tentukan persentase tetap penghasilan untuk donasi atau membantu orang lain
- Pastikan kebutuhan pokok terpenuhi lebih dulu sebelum berbagi
- Buat pos anggaran terpisah agar kebiasaan memberi tidak mengganggu tabungan
- Evaluasi kembali porsi berbagi setiap ada perubahan pemasukan
Pada akhirnya, tidak ada kepribadian finansial yang benar-benar sempurna. Setiap tipe punya kelebihan sekaligus celah yang perlu diwaspadai, sehingga kesadaran diri menjadi modal utama sebelum menyusun strategi apa pun. Yang terpenting adalah menyesuaikan strategi dengan karakter diri sendiri, lalu menjalankannya secara konsisten agar kondisi keuangan tetap sehat dalam jangka panjang. Kebiasaan kecil yang dijalankan rutin biasanya jauh lebih bertahan lama dibandingkan target besar yang dipaksakan dalam waktu singkat.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Mengatur Keuangan
Apa itu money personality atau kepribadian finansial?
Istilah yang menggambarkan bagaimana kebiasaan, nilai, dan emosi seseorang memengaruhi cara mengambil keputusan soal uang, mulai dari menabung, berbelanja, hingga berbagi.
Bagaimana cara mengetahui tipe kepribadian finansial sendiri?
Amati kebiasaan belanja, reaksi emosi terhadap saldo rekening, dan pola pengambilan keputusan finansial sehari-hari, atau coba kuis money personality di aplikasi keuangan.
Apakah tipe kepribadian finansial bisa berubah seiring waktu?
Bisa. Kondisi hidup, pengalaman, dan tanggung jawab finansial yang berubah dapat menggeser kecenderungan seseorang dari satu tipe ke tipe lain.
Bagaimana cara mengatur keuangan untuk tipe yang suka menikmati (penikmat)?
Buat anggaran "uang senang" dengan nominal tetap tiap bulan, gunakan dompet terpisah untuk belanja non-esensial, dan beri jeda sebelum membeli barang di luar rencana.
Apakah orang introvert cenderung lebih hemat dibanding ekstrovert?
Tidak selalu. Preferensi introvert-ekstrovert lebih memengaruhi cara mengambil keputusan finansial, bukan menjamin seseorang otomatis lebih hemat atau boros.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9134026/original/050942300_1783073986-lestikejora_0307-HLL6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3240979/original/034838700_1600333608-cek_fakta_dunkin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325839/original/017388300_1786941962-SaveClip.App_774018427_18654331219062582_8550405466413949350_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292033/original/006020600_1783582926-pexels-tima-miroshnichenko-6694965.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342572/original/072108600_1788776192-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_8.00.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3483161/original/088606400_1623749024-arnaud-mesureur-7EqQ1s3wIAI-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341193/original/070615900_1788587329-photo_6116408067076329990_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341187/original/034872500_1788587080-photo_6116408067076329991_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339398/original/071195200_1788414214-1000851136.jpg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7750180/original/000394600_1780558306-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335175/original/002603900_1787916904-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_12.31.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333784/original/020979700_1787807052-ChatGPT_Image_27_Agu_2026__11.59.05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523683/original/037361700_1772854288-unnamed_-_2026-03-07T102430.681.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531038/original/075879600_1773541087-pexels-jep-gambardella-6212715.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329585/original/003753300_1787285436-YGgof2ydHJUP8DOTGz6uLyo4L7UtFKsnpl8BT7VW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345579/original/024320400_1789038579-Labu_rambatan_vertikal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453246/original/006102100_1766473082-652f0aea-c6ec-4c6e-9761-45762334f1b2.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345321/original/061953300_1789029296-B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345557/original/055106600_1789037232-e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507757/original/Rinnai_RI-301S_dan_RI-511C_karena_Teknologi_Pembakaran_Efisien_Rinnai_menjadi_salah_satu_merek_yang_konsisten_masuk_daftar_rekomendasi_2026._Model_RI-301S_dan_RI-511C_dikenal_memiliki_burner_berku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345338/original/019481000_1789029490-86735f9b-f500-4292-b1b3-0d21f3c3ed0d.jpg)