Bitcoin Bergejolak, Pelaku Pasar Cermati Suku Bunga The Fed

Beragam sentimen mempengaruhi pergerakan bitcoin dan ethereum selama sepekan. Salah satunya perubahan ekspektasi kebijakan suku bunga the Fed.

Diterbitkan 10 September 2026, 20:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pergerakan harga kripto masih menunjukkan dinamika di tengah berbagai sentimen ekonomi global. Berdasarkan data CoinMarketCap pada 10 September 2026 pagi, Bitcoin (BTC) berada di kisaran US$ 78.033 atau Rp 1,36 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.530), turun 1,09% dalam 24 jam terakhir, tetapi masih mencatat kenaikan tipis 0,99% dalam sepekan.

Sementara itu, Ethereum berada di sekitar US$ 2.461 atau Rp 43,13 juta, terkoreksi 1,42% dalam 24 jam, tetapi masih menguat 3,04% dalam sepekan. Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bittime menilai pergerakan tersebut menunjukkan investor perlu mencermati berbagai sentimen yang dapat memengaruhi kondisi pasar aset kripto

Investor Cermati Sentimen Suku Bunga The Fed

Sejumlah perkembangan makroekonomi turut menjadi perhatian pelaku pasar, salah satunya adalah perubahan ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) setelah data ketenagakerjaan terbaru menunjukkan kondisi ekonomi yang relatif kuat. Melansir situs resmi Federal Reserve, The Fed dijadwalkan akan menggelar FOMC meeting pada 15-16 September 2026.

Mengutip pemberitaan The Block pada 7 September 2026, ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) kembali meningkat setelah laporan pekerjaan AS menunjukkan penambahan 162.000 lapangan kerja pada Agustus. Perubahan ekspektasi tersebut turut mendorong kenaikan imbal hasil US Treasury dan menjadi salah satu faktor yang dicermati pasar aset berisiko, termasuk kripto.

"Pergerakan Bitcoin dan Ethereum saat ini menunjukkan bahwa pasar masih cukup dinamis. Kenaikan secara mingguan tidak serta-merta menghilangkan potensi volatilitas dalam jangka pendek. Investor perlu mencermati berbagai faktor yang dapat memengaruhi pasar sebelum mengambil keputusan,” tutur Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, dikutip dari keterangan resmi, Kamis, (10/9/2026).

 

Investor Perlu Mencermati Volatilitas Pasar

Ryan menuturkan, pergerakan harga aset kripto dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi makroekonomi, kebijakan moneter, perkembangan geopolitik, hingga sentimen pasar. Karena itu, perubahan harga dalam jangka pendek perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas.

Pemahaman terhadap kondisi pasar juga menjadi bagian penting bagi investor dalam menentukan keputusan investasi. Investor perlu mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat toleransi terhadap risiko, serta kondisi pasar sebelum mengambil keputusan.

"Pasar aset kripto memiliki karakteristik volatilitas yang perlu dipahami oleh investor. Pergerakan harga dalam jangka pendek dapat berubah seiring dengan munculnya data ekonomi maupun sentimen global. Karena itu, penting bagi investor untuk melakukan pertimbangan secara menyeluruh dan menyesuaikan keputusan dengan profil risikonya,” tutur Ryan.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.