Analis: Reli Altcoin Terbesar Sepanjang Masa Segera Dimulai

Pasar altcoin menunjukkan tanda kebangkitan. Analis bahkan memprediksi reli terbesar sepanjang masa.

Diterbitkan 09 September 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pasar altcoin mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah sejumlah indikator utama berhasil menembus tren penurunan yang telah berlangsung lebih dari satu tahun. Analis Matthew Hyland menilai kondisi tersebut dapat menjadi awal dari reli besar altcoin, meski peningkatan leverage juga meningkatkan risiko koreksi.

Dalam unggahan pada 7 September, dikutip dari cryptopotato, Rabu (9/9/2026), Senin Hyland mengatakan Ethereum (ETH), Total 2, Total 3, dan OTHERS telah mengonfirmasi berakhirnya tren penurunan dengan membentuk level tertinggi baru.

Total 2 mengukur kapitalisasi pasar altcoin di luar Bitcoin. Sementara Total 3 tidak memasukkan Bitcoin dan Ethereum. Adapun OTHERS mengecualikan 10 aset kripto terbesar sehingga lebih banyak mencerminkan pergerakan token berkapitalisasi kecil.

Hyland sempat mempertanyakan apakah penguatan tersebut hanya merupakan reli di tengah pasar bearish. Namun, pandangannya kemudian berubah menjadi lebih optimistis.

Dalam unggahan lainnya, Hyland menulis, “Reli #Altcoin terbesar sepanjang masa sedang bersiap dimulai,” dan menilai pergerakannya berpotensi “jauh lebih besar dibandingkan 2020-2021.”

Ia mendasarkan pandangan tersebut pada grafik OTHERS.D/SPX yang membandingkan dominasi kripto di luar 10 besar dengan indeks S&P 500.

 

Zcash Paling Mencolok

Grafik tersebut menunjukkan rasio OTHERS.D/SPX telah menurun selama bertahun-tahun setelah mencapai puncak pada periode Initial Coin Offering (ICO) 2017-2018.

Posisi saat ini berada di area bawah tren penurunan jangka panjang tersebut. Indikator oscillator pada grafik juga telah memasuki wilayah oversold sekitar 20-30.

Kondisi itu dibandingkan dengan pembacaan overbought di sekitar 80 yang terlihat pada 2017.

Meski demikian, kondisi tersebut belum membuktikan bahwa siklus baru altcoin telah dimulai. Namun, pergerakan tersebut menjadi alasan Hyland melihat peluang penguatan relatif token-token berkapitalisasi kecil.

Aktivitas perdagangan altcoin juga mulai meningkat. Data Coinalyze menunjukkan open interest kontrak berjangka perpetual altcoin telah melampaui Bitcoin untuk pertama kalinya sejak Desember 2024.

Di luar 10 aset kripto terbesar, kapitalisasi pasar gabungan altcoin kini mencapai US$ 213 miliar, meningkat hampir 12 persen sejak awal September.

Zcash (ZEC) menjadi salah satu contoh penguatan paling mencolok. Harga ZEC telah menembus US$ 1.200, melonjak sekitar 370 persen dari titik terendah pada awal Juni.

Kapitalisasi pasar ZEC juga melewati US$ 20 miliar, melampaui Hyperliquid (HYPE) dan Dogecoin (DOGE).

 

Dogecoin Juga Naik

Dogecoin dan BNB juga mencatat penguatan. DOGE naik 12 persen dari level terendah pada Jumat menjadi sekitar US$ 0,094, sedangkan BNB mendekati US$ 780, level tertinggi sejak awal Februari.

Namun, kenaikan tersebut juga disertai risiko. Data CoinGlass menunjukkan open interest kontrak perpetual ZEC telah mencapai US$ 2,7 miliar.

Kenaikan ZEC ke atas US$ 1.200 juga memicu likuidasi senilai US$ 24 juta dalam 24 jam terakhir. Lebih dari US$ 17 juta di antaranya berasal dari posisi short.

Secara historis, perubahan posisi di pasar derivatif seperti ini kerap mendahului koreksi pada token berkapitalisasi menengah.

Dengan demikian, pasar menghadapi dua sinyal yang berlawanan. Di satu sisi, penguatan altcoin semakin meluas dan sejumlah grafik jangka panjang telah menembus level penting. Di sisi lain, penggunaan leverage meningkat dengan cepat.

Untuk saat ini, Hyland lebih melihat meluasnya penguatan tersebut sebagai indikasi bahwa pasar berpotensi memasuki fase altcoin yang jauh lebih besar.

Namun, peningkatan leverage tetap menjadi faktor risiko yang perlu diperhatikan karena dapat memperbesar tekanan apabila terjadi pembalikan harga.