Resep Bakwan Kacang Hijau Renyah Gurih Anti Lembek

Resep bakwan kacang hijau renyah di luar, lembut di dalam. Simak takaran pas, cara membuat, dan tips anti lembek untuk camilan gurih keluarga.

Diterbitkan 09 September 2026, 08:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Bosan dengan gorengan yang itu-itu saja? Resep bakwan kacang hijau bisa menjadi pilihan menarik untuk menghadirkan camilan dengan rasa gurih dan tekstur yang berbeda. Perpaduan adonan tepung yang berbumbu dengan kacang hijau rebus menghasilkan bagian luar yang renyah, sementara bagian dalamnya terasa lebih padat dan mengenyangkan. Ada sedikit sentuhan legit dari kacang hijau yang membuat sajian ini tetap akrab di lidah, tetapi tidak terasa monoton.

Bakwan sendiri sudah lama menjadi salah satu gorengan favorit di Indonesia. Nama “bakwan” diyakini berasal dari bahasa Hokkian, yakni gabungan kata “bak” yang berarti daging dan “wan” yang berarti bulat. Seiring perkembangannya, bakwan hadir dalam berbagai versi, termasuk yang menggunakan sayuran, jagung, hingga kacang-kacangan. Penyebutannya pun berbeda di setiap daerah. Di Jawa Barat, misalnya, gorengan sejenis ini dikenal sebagai bala-bala khas Sunda, sedangkan di Jawa Timur lebih sering disebut ote-ote.

Dalam versi kali ini, kacang hijau bukan sekadar pelengkap adonan. Legum berukuran kecil tersebut memberikan tekstur sekaligus membuat bakwan terasa lebih berisi. Kacang hijau juga dikenal sebagai bahan pangan yang mengandung berbagai nutrisi, sehingga dapat menjadi alternatif untuk memperkaya camilan rumahan. Sebelum mulai memasak, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar hasil akhirnya tetap renyah, gurih, dan tidak mudah lembek, berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (9/9/2026).

Sekilas tentang Bakwan Kacang Hijau

Bakwan kacang hijau merupakan variasi gorengan yang menggunakan kacang hijau rebus sebagai bahan utama atau isian adonan. Jika bakwan sayur umumnya mengandalkan kol, wortel, dan tauge, versi ini menawarkan tekstur yang lebih padat dengan rasa gurih yang berpadu sedikit legit dari kacang hijau. Di beberapa daerah, gorengan berbahan kacang-kacangan juga memiliki kemiripan dengan lento, meski bahan, bentuk, dan cara pengolahannya dapat berbeda sesuai tradisi setempat.

Hasil yang ideal memiliki bagian luar kering dan renyah, tetapi tetap lembut di bagian dalam. Karakter ini membuatnya berbeda dari perkedel kacang hijau yang biasanya lebih padat dan tidak menggunakan adonan tepung encer. Jika Anda sudah terbiasa membuat bakwan kangkung yang renyah atau bakwan mix veggie yang praktis, prinsip dasarnya tidak jauh berbeda. Kuncinya tetap terletak pada komposisi adonan, kondisi bahan, dan teknik menggoreng.

Selain memberikan tekstur yang khas, penggunaan kacang hijau juga membuat camilan ini memiliki nilai tambah dari sisi kandungan gizi. Kacang hijau atau green gram telah lama menjadi bahan pangan di berbagai budaya dan dikenal sebagai sumber protein nabati serta serat. Karena itu, menambahkannya ke dalam adonan dapat membuat gorengan terasa lebih mengenyangkan dibandingkan adonan tepung tanpa isian.

Manfaat Kacang Hijau untuk Camilan yang Lebih Bersahabat

Kacang hijau termasuk bahan pangan yang kaya akan protein dan serat. Kandungan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa kacang hijau kerap digunakan dalam berbagai olahan makanan, mulai dari bubur, sup, minuman, hingga camilan.

Sejumlah sumber nutrisi juga menyoroti kandungan vitamin, mineral, antioksidan, dan serat di dalam kacang hijau. Medical News Today, misalnya, menyebut kacang hijau sebagai sumber protein, serat, vitamin, dan mineral yang dapat mendukung pola makan sehat

Kandungan seratnya juga menjadi salah satu keunggulan bahan ini. Berdasarkan Bob's Red Mill, kacang hijau menyediakan serat larut dan tidak larut yang memiliki peran berbeda dalam mendukung kesehatan sistem pencernaan.

Sementara itu, Healthline mengulas bahwa kacang hijau memiliki sejumlah karakteristik yang berpotensi membantu menjaga kadar gula darah. Meski demikian, manfaat tersebut tidak berarti gorengan berbahan kacang hijau otomatis menjadi makanan rendah kalori atau bebas dari lemak. Proses penggorengan tetap perlu diperhatikan, terutama jika camilan dikonsumsi secara rutin.

Dr. Axe juga mencatat bahwa kacang hijau mengandung protein, serat, antioksidan, dan fitonutrien. Berbagai kandungan tersebut membuat kacang hijau menarik untuk dimasukkan ke dalam menu sehari-hari sebagai bagian dari pola makan yang beragam.

Jadi, meskipun tetap termasuk gorengan, bakwan kacang hijau dapat menjadi pilihan camilan yang lebih berisi berkat tambahan bahan pangan nabati tersebut. Agar teksturnya benar-benar renyah dan tidak cepat lembek, pemilihan kacang hijau, kekentalan adonan, serta teknik menggoreng akan menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan sebelum mulai memasak.

Info Resep Ringkas

  • Porsi: 4-5 orang (sekitar 18 buah)
  • Waktu persiapan: 20 menit (di luar waktu perendaman)
  • Waktu memasak: 40 menit
  • Tingkat kesulitan: Mudah

Bahan-Bahan Bakwan Kacang Hijau

Bahan Utama

  • 200 gram kacang hijau kupas
  • 100 gram tepung terigu protein sedang
  • 3 sdm tepung beras
  • 1 sdm tepung maizena
  • 1 butir telur
  • 150 ml air es
  • minyak goreng secukupnya

Bumbu Halus

  • 4 siung bawang putih
  • 5 butir bawang merah
  • 1 sdt ketumbar bubuk
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt kaldu bubuk (opsional)

Bahan Aromatik dan Pelengkap

  • 2 batang daun bawang, iris halus
  • 3 lembar daun jeruk, iris halus
  • 2 buah cabai merah, iris serong
  • cabai rawit untuk penyajian

Cara Membuat Bakwan Kacang Hijau

  1. Rendam kacang hijau kupas dalam air bersih minimal 2 jam agar lebih cepat empuk saat direbus.
  2. Rebus kacang hijau bersama air secukupnya sekitar 20-25 menit hingga empuk dan sebagian butirannya pecah, lalu tiriskan dan biarkan agak dingin.
  3. Haluskan bawang putih, bawang merah, ketumbar, garam, dan merica hingga benar-benar lembut.
  4. Campur tepung terigu, tepung beras, dan maizena dalam satu wadah, lalu masukkan telur bersama bumbu halus.
  5. Tuang air es sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan kental dan berat, jangan sampai terlalu encer.
  6. Masukkan kacang hijau rebus, daun bawang, daun jeruk, dan cabai merah, lalu aduk rata hingga seluruh bahan terbalut adonan.
  7. Panaskan minyak yang cukup banyak dengan api sedang hingga benar-benar panas dan beruap tipis.
  8. Ambil satu sendok makan adonan, tuang ke minyak panas sambil dibentuk pipih, dan goreng beberapa buah saja agar suhu minyak tetap stabil.
  9. Goreng sambil sesekali dibalik hingga bakwan berwarna kuning keemasan dan renyah merata.
  10. Angkat bakwan, lalu tiriskan di atas rak kawat agar uap keluar dan teksturnya tetap garing.
  11. Sajikan bakwan kacang hijau selagi hangat bersama cabai rawit atau saus sambal.

Tips Membuat Bakwan Kacang Hijau Renyah dan Tidak Lembek

Agar bakwan kacang hijau menghasilkan bagian luar yang renyah dan bagian dalam yang tetap lembut, bukan hanya komposisi bahan yang perlu diperhatikan. Suhu minyak, kekentalan adonan, hingga cara meniriskan bakwan turut menentukan tekstur akhirnya. Beberapa tips berikut bisa membantu menjaga bakwan tetap garing setelah digoreng.

  • Pastikan minyak benar-benar panas.

    Minyak yang belum mencapai suhu ideal dapat membuat bakwan menyerap terlalu banyak minyak sehingga hasilnya berat dan cepat lembek. Sebagaimana dilaporkan Food Network, adonan gorengan sebaiknya dimasukkan ke dalam minyak panas sekitar 190 derajat Celsius, kemudian ditiriskan di atas rak kawat.

  • Jaga adonan agar tidak terlalu encer.

    Kandungan air yang terlalu tinggi dapat membuat bakwan sulit mempertahankan bentuk dan hasil akhirnya kurang renyah. Pastikan kacang hijau sudah ditiriskan dengan baik sebelum dicampurkan ke dalam adonan. Jika membutuhkan tambahan cairan, tuangkan air es sedikit demi sedikit sampai mendapatkan kekentalan yang pas.

  • Goreng dalam jumlah kecil.

    Hindari memasukkan terlalu banyak bakwan sekaligus karena suhu minyak bisa turun drastis. Cukup goreng sekitar 5–6 buah dalam satu kali penggorengan, tergantung ukuran wajan dan bakwan. Dengan begitu, panas minyak lebih stabil dan setiap bagian dapat matang secara merata.

  • Tiriskan di atas rak kawat.

    Setelah matang, letakkan bakwan di rak kawat agar sisa minyak menetes dan uap panas dapat keluar dari seluruh sisi. Menumpuk bakwan langsung di atas tisu atau piring membuat uap terperangkap di bagian bawah sehingga permukaannya lebih cepat kehilangan kerenyahan.

  • Tambahkan sedikit maizena untuk tekstur ekstra renyah.

    Sedikit maizena dalam adonan dapat membantu menghasilkan lapisan luar yang lebih garing. Jika ingin kerenyahan yang lebih tahan lama, bakwan juga dapat digoreng dua kali dengan jeda sebentar di antara penggorengan. Namun, pastikan penggorengan kedua dilakukan singkat agar bakwan tidak terlalu kering.

Menyimpan dan Menghangatkan Kembali Bakwan

Bakwan kacang hijau paling nikmat disantap segera setelah digoreng. Jika masih ada sisa, biarkan bakwan benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke dalam wadah tertutup, kemudian simpan di kulkas dan sebaiknya dikonsumsi dalam 1–2 hari. Cara ini membantu menjaga kualitasnya sekaligus mengurangi risiko bakwan menjadi terlalu basah akibat uap yang terperangkap.

Saat ingin menikmatinya kembali, hangatkan bakwan menggunakan oven atau air fryer hingga permukaannya kembali garing. Hindari menghangatkannya dengan microwave jika menginginkan tekstur renyah karena panas dan uap di dalam microwave cenderung membuat gorengan menjadi lebih lembek. Jika bakwan akan disimpan untuk beberapa waktu, pastikan wadah tidak berisi embun dan jangan menutupnya ketika masih panas.

Dengan adonan yang cukup kental, minyak yang panas dan stabil, serta cara penirisan yang tepat, bakwan kacang hijau akan terasa lebih renyah di luar tanpa kehilangan kelembutan di bagian dalam.

Variasi dan Substitusi Bakwan Kacang Hijau

Versi pedas. Tambahkan irisan cabai rawit atau bubuk cabai ke dalam adonan untuk sensasi hangat yang cocok disantap saat hujan. Sesuaikan jumlahnya dengan toleransi pedas keluarga di rumah.

Versi tanpa telur. Untuk pilihan yang lebih ramah vegan, ganti telur dengan campuran 1 sdm tepung maizena dan 3 sdm air sebagai pengikat. Adonan tetap menyatu dan hasil gorengan tetap renyah selama minyak cukup panas.

Versi kaya sayur. Campurkan wortel parut, tauge, atau kol iris tipis bersama kacang hijau untuk menambah serat dan warna. Perpaduan ini mendekatkan rasanya ke panduan bakwan sayur lengkap, tetapi dengan isian kacang hijau yang khas. Kalau ingin variasi manis-gurih yang lain, kombinasi jagung juga selalu populer seperti pada resep bakwan jagung renyah.

Membuat bakwan kacang hijau di rumah ternyata sederhana; kuncinya ada pada kacang hijau yang empuk, adonan yang tidak terlalu encer, dan minyak yang benar-benar panas. Sajikan hangat bersama cabai rawit, dan Anda punya camilan gurih yang sedikit lebih berisi dari gorengan biasa. Kalau ketagihan bereksperimen, telusuri juga 10 ide bakwan jagung renyah dan 5 resep bakwan jagung empuk untuk melengkapi koleksi gorengan andalan keluarga.

Pertanyaan Seputar Bakwan Kacang Hijau

Apakah kacang hijau harus direbus terlebih dahulu?

Ya. Kacang hijau sebaiknya direbus hingga empuk sebelum dicampurkan ke dalam adonan bakwan. Setelah itu, tiriskan dengan baik agar tidak membawa terlalu banyak air yang dapat membuat adonan encer dan bakwan kurang renyah.

Mengapa bakwan kacang hijau mudah lembek setelah digoreng?

Bakwan bisa cepat lembek jika minyak kurang panas, adonan terlalu encer, atau bakwan ditumpuk saat masih panas. Pastikan minyak sudah panas sebelum menggoreng, gunakan adonan dengan kekentalan yang pas, lalu tiriskan bakwan di atas rak kawat agar uap panas tidak terperangkap.

Bagaimana cara membuat bakwan kacang hijau tetap renyah?

Gunakan minyak yang cukup panas dan goreng bakwan dalam jumlah terbatas agar suhu minyak tetap stabil. Anda juga bisa menambahkan sedikit maizena ke dalam adonan untuk membantu menghasilkan tekstur yang lebih garing. Setelah matang, segera tiriskan di rak kawat dan hindari menumpuknya.