Tren Kacamata 2026, Perpaduan Gaya dan Fungsi yang Kian Stylish

Beberapa tren kecamata 2026 merupakan penghormatan pada gaya klasik, namun dengan twist modern.

Diterbitkan 19 April 2026, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dalam beberapa tahun terakhir, kacamata telah mengalami pergeseran makna yang cukup signifikan. Tidak lagi sekadar alat bantu penglihatan, kini kacamata hadir sebagai bagian dari identitas gaya yang semakin personal

Perannya, melansir Byrdie, 1 April 2026, bahkan bisa disandingkan dengan aksesori fesyen lain—tas atau sepatu—yang mampu mengubah keseluruhan tampilan hanya dalam sekejap.

"Kita hidup di era ketika kacamata bukan hanya alat medis, tapi aksesori fesyen yang sesungguhnya, alat untuk mengekspresikan diri dan membangun kepercayaan diri," ujar Ludovica Misciatelli dari Essilor Luxottica.

Pernyataan ini terasa relevan melihat bagaimana pilihan bingkai kini begitu beragam, dari yang minimal hingga yang dirancang sebagai pusat perhatian dalam sebuah outfit. Pengalaman personal pun sering kali mencerminkan hal ini.

Mengganti bingkai sesuai suasana hati menjadi hal yang wajar, mulai dari model sporty untuk aktivitas sehari-hari, bingkai logam yang memberi kesan elegan, hingga desain tebal bermotif yang menghadirkan karakter lebih kuat.

Bagi banyak orang, kacamata telah menjadi perpaduan antara kebutuhan dan ekspresi diri. Dengan pilihan bentuk, material, dan siluet yang semakin luas, menemukan satu bingkai yang tepat terasa seperti menemukan versi diri yang baru.

Tidak heran, tren kacamata terus berkembang, menghadirkan gaya-gaya yang diprediksi akan mendominasi sepanjang 2026, dari desain hitam tegas hingga siluet bulat yang klasik dan tidak lekang waktu.

1. Midnight Hues

Warna-warna seperti merah anggur dan cokelat selama ini dikenal sebagai "netral modern" dalam dunia fesyen dan riasan. Kini, palet tersebut berkembang ke arah yang lebih dalam dan dramatis, dengan nuansa gelap ala tengah malam—seperti ungu pekat dan biru tua—yang mulai mendominasi desain bingkai kacamata.

Menurut Misciatelli, "Warna plum gelap, cokelat, hingga merah magma menghadirkan kelembutan, sekaligus kekayaan visual pada kacamata." Ia menambahkan bahwa kombinasi tersebut menciptakan tampilan yang terasa lebih dalam, modern, ekspresif, sekaligus elegan.

Sejumlah brand pun memanfaatkan spektrum warna ini untuk menghadirkan interpretasi baru yang lebih berkarakter. Perpaduan biru gelap, cokelat hangat, serta merah anggur yang intens menghasilkan tampilan yang tetap halus, namun mampu menarik perhatian tanpa terasa berlebihan.

2. Smoky Pastels

Palet pastel kembali mencuri perhatian, kali ini dengan nuansa yang terasa lebih halus dan matang. Sejumlah brand menghadirkan pilihan warna seperti biru kehijauan hingga merah muda pucat untuk memberi sentuhan segar pada bingkai kacamata.

Ini cocok bagi Anda yang ingin memperbarui gaya dengan cara yang ringan dan tidak berlebihan. Menariknya, pastel tahun ini tidak tampil terlalu cerah.

Efek smoky yang sedikit redup justru memberi karakter baru, membuat warnanya terasa lebih tenang sekaligus elegan. Hasil akhirnya adalah tampilan yang lembut, mudah dipadukan dengan berbagai outfit, dan nyaman dikenakan sehari-hari.

Pemakaiannya merupakan pilihan ideal untuk tampil segar dengan cara yang lebih subtle.

3. Timeless Pilots

Bingkai kacamata bergaya pilot mungkin bukan hal baru, tapi justru itulah yang membuatnya tetap relevan. Siluet ikonis ini kembali diminati karena fleksibel dipadukan dengan berbagai gaya, dari kasual hingga lebih rapi.

"Sebagai perpaduan antara warisan retro dan keserbagunaan modern, kacamata pilot melambangkan kepercayaan diri dan kecanggihan yang effortless," ujar Nina Esteves dari Essilor Luxottica.

Tahun ini, model pilot tampil lebih segar lewat sentuhan desain yang lebih berani. Jembatan hidung yang lebih tinggi memberi kesan tegas, sementara beberapa brand menghadirkan versi dengan bingkai tebal yang lebih statement.

Meski berevolusi, karakter klasiknya tetap terasa. Bahkan pada tampilan sederhana seperti jeans dan kaus, kacamata pilot mampu memberi sentuhan yang lebih rapi, percaya diri, dan tetap santai tanpa usaha berlebih.

4. Barely There Frames

Bingkai kacamata ultra-minimalis kembali populer, membawa nuansa nostalgia dari desain ramping era awal 2000-an. Namun kini tampil dengan pendekatan yang lebih dewasa dan refined, sejalan dengan estetika modern.

"Ada pergeseran menuju bingkai minimalis yang selaras dengan gerakan quiet luxury: garis bersih, material logam halus, dan desain yang timeless," ujar Sunny Jiang, CEO Eyebuydirect.

Meski terlihat sederhana, daya tariknya justru terletak pada detail. Model tanpa rim tetap diminati karena ringan dan nyaris tidak terlihat, sementara variasi seperti half-frame, oversized, hingga versi mini mulai bermunculan.

"Fokus kini ada pada detail tangkai dan jembatan yang memberi karakter unik," tambah Esteves. Hasilnya adalah kacamata serbaguna—cukup elegan untuk acara formal, namun tetap nyaman dan santai untuk penggunaan sehari-hari.

5. Intellectual Rounds

Setelah tren lensa oval mendominasi, kini siluet bulat mulai mengambil alih sebagai evolusi berikutnya. Bentuk ini menghadirkan kesan intelektual yang klasik, namun tetap terasa segar dalam sentuhan modern.

"Bentuk bulat mengikuti tren oval dan memberi nuansa yang lebih berkelas pada gaya preppy," ujar Esteves. Detailnya terasa lebih refined, membuat tampilan terlihat rapi, sekaligus berkarakter.

Gaya librarian-chic pun kembali populer, diadopsi berbagai brand dari desainer hingga label yang lebih terjangkau. Menariknya, tren ini juga mulai menjauh dari warna klasik seperti hitam dan cokelat.

Sejumlah jenama bereksperimen dengan bentuk dan warna baru, dari siluet membulat hingga palet cerah seperti merah muda. Hasilnya adalah tampilan yang cerdas, stylish, dan berani—memadukan kesan intelektual dengan eksplorasi gaya yang lebih ekspresif.

6. Chunky Curves

Bagi Anda yang suka tampil mencolok, prinsip "semakin besar, semakin menarik perhatian" masih terasa relevan tahun ini. Bingkai oversized kembali hadir, kali ini dengan sentuhan yang lebih segar dan eksploratif.

"Bentuk yang bold, bingkai besar, dan kombinasi warna berani mampu menegaskan identitas sekaligus menjadi aksesori fesyen yang kuat," ujar Misciatelli.

Tidak sekadar memperbesar ukuran, para desainer juga bermain pada detail. Mulai dari aksen unik di bagian tangkai, siluet pillow cat-eye yang lembut namun tegas, hingga bentuk geometris seperti kotak, semuanya memberi karakter berbeda pada setiap model.

Hasilnya, kacamata tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan pusat perhatian. Sebuah statement piece yang mampu menegaskan gaya sekaligus memancarkan kepercayaan diri pemakainya.