Liputan6.com, Jakarta - Rasa syukur tidak selalu hadir setelah seseorang meraih pencapaian besar atau mendapatkan kabar yang membahagiakan. Dalam banyak hal, rasa ini justru tumbuh dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, seperti menyadari hal-hal kecil yang sering terlewat di tengah kesibukan sehari-hari.
Rasa syukur bukan hanya emosi yang muncul sesaat, melainkan kemampuan yang dapat dilatih. Semakin sering seseorang membiasakan diri melihat dan menghargai hal positif di sekitarnya, semakin mudah pula rasa syukur menjadi bagian dari keseharian.
Kebiasaan ini juga dapat membantu mengubah cara pandang ketika menghadapi berbagai situasi, termasuk tantangan dan tekanan, melansir Business Insider, Rabu, 5 Agustus 2026.
Advertisement
Melatih rasa syukur dapat dimulai dari langkah sederhana. Seseorang bisa meluangkan waktu untuk mengingat momen menyenangkan, mengapresiasi kehadiran orang-orang terdekat, atau menyadari berbagai hal baik yang terjadi sepanjang hari.
Menjadikan rasa syukur sebagai kebiasaan harian juga membantu seseorang lebih menikmati momen yang sedang dijalani. Perhatian pun tidak hanya tertuju pada hal-hal yang belum tercapai, tapi juga pada berbagai hal berharga yang sudah dimiliki.
Ada banyak cara untuk membangun kebiasaan ini, mulai dari menulis jurnal rasa syukur, mengucapkan terima kasih kepada orang lain, hingga membuat pengingat kecil agar berhenti sejenak dan menghargai hal positif dalam hidup.
Biasakan Menulis dan Mengungkap Rasa Terima Kasih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5407884/original/029108400_1762756691-side-view-woman-doing-creative-journaling.jpg)
Menulis rasa syukur dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk membangun kebiasaan positif. Salah satunya melalui gratitude journal dengan mencatat tiga hingga lima hal yang disyukuri setiap hari. Hal kecil seperti menikmati udara pagi, mendapat bantuan dari rekan kerja, atau berhasil menyelesaikan tugas tepat waktu bisa menjadi bahan refleksi.
Kebiasaan menulis secara rutin membantu pikiran lebih terbiasa mengenali berbagai hal baik yang sering terlewat dalam keseharian. Selain itu, mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang lain juga dapat memperkuat kebiasaan bersyukur.
Ucapan sederhana pada pasangan, keluarga, teman, guru, rekan kerja, maupun orang yang ditemui sehari-hari dapat mempererat hubungan sekaligus menghadirkan perasaan positif bagi diri sendiri.
Advertisement
Buat Gratitude Jar dan Luangkan Waktu untuk Meditasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490459/original/040007300_1770012146-person-s-hand-holding-empty-glass-bottle-with-lace-ribbon-wooden-heart-shape-tags-spool-thread-table.jpg)
Cara membuat gratitude jar cukup mudah dilakukan. Siapkan sebuah stoples, kertas kecil, dan pulpen, lalu tuliskan satu hal yang disyukuri setiap hari sebelum memasukkannya ke dalam stoples. Catatan tersebut dapat dibaca kembali saat waktu luang atau ketika menghadapi hari yang terasa berat.
Kebiasaan ini membantu mengingat berbagai momen positif yang pernah dialami sekaligus melatih pikiran untuk lebih peka terhadap hal-hal baik di sekitar. Selain gratitude jar, meditasi syukur juga dapat menjadi pilihan untuk memperkuat kebiasaan bersyukur.
Luangkan beberapa menit di tempat tenang untuk memusatkan perhatian pada orang-orang terdekat, pengalaman berharga, atau hal sederhana yang telah dimiliki. Latihan ini dapat membantu menumbuhkan perasaan positif dan membuat seseorang lebih menikmati setiap momen.
Gunakan Pengingat Visual dan Biasakan Mencari Hal Baik Setiap Hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307156/original/078071200_1784960653-Papan_Buletin_atau_Papan_Pasak_untuk_Interaksi.jpg)
Pengingat visual dapat membantu membangun kebiasaan bersyukur di tengah rutinitas yang padat. Caranya cukup sederhana, yaitu menempatkan benda bermakna seperti foto keluarga, kutipan inspiratif, atau hadiah dari orang terdekat di area yang mudah terlihat.
Pengingat tersebut dapat menjadi tanda untuk berhenti sejenak dan mengingat berbagai hal baik dalam hidup. Rasa syukur tidak hanya perlu dirasakan saat mendapatkan kabar menyenangkan, tapi juga dapat dilatih secara sadar setiap hari.
Luangkan waktu untuk menemukan satu atau dua hal positif, meski di tengah aktivitas yang melelahkan. Kebiasaan ini perlahan dapat membantu mengubah cara pandang terhadap berbagai situasi sekaligus membuat rasa syukur tumbuh secara alami dalam kehidupan sehari-hari.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9134026/original/050942300_1783073986-lestikejora_0307-HLL6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3240979/original/034838700_1600333608-cek_fakta_dunkin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325839/original/017388300_1786941962-SaveClip.App_774018427_18654331219062582_8550405466413949350_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4450634/original/084955500_1685682219-lifestyle-people-emotions-casual-concept-romantic-tender-korean-beautiful-girl-close-eyes-smiling-keep-memory-heart-daydreaming-thinking-about-someone-touching-chest_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342572/original/072108600_1788776192-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_8.00.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3483161/original/088606400_1623749024-arnaud-mesureur-7EqQ1s3wIAI-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341193/original/070615900_1788587329-photo_6116408067076329990_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341187/original/034872500_1788587080-photo_6116408067076329991_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339398/original/071195200_1788414214-1000851136.jpg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7750180/original/000394600_1780558306-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335175/original/002603900_1787916904-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_12.31.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333784/original/020979700_1787807052-ChatGPT_Image_27_Agu_2026__11.59.05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303546/original/056226000_1784642858-1200.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3325041/original/058062900_1608086737-pablo-guerrero-I6QTv5pjq0E-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519277/original/015825500_1772542233-Khusyuk_di_Salat_Id_Berjamaah.jpg)