Doa-Doa Agar Dijauhkan dari Sifat Iri Dengki dan Hasad, Hidup Lebih Tenang dan Berkah

Doa agar dijauhkan dari sifat iri dengki dan hasad penting diamalkan

Diterbitkan 18 Oktober 2026, 15:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Doa agar dijauhkan dari sifat iri dengki dan hasad penting diamalkan, karena penyakit hati ini diam-diam membakar pemiliknya sebelum membakar orang yang didengkinya. Allah SWT secara khusus memperingatkan bahaya hasad dan dengki karena keduanya adalah sifat tercela yang harus dijauhi.

"Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain" (QS. An-Nisa: 32).

Rasulullah SAW juga bersabda: "Jauhilah hasad (dengki), karena hasad dapat memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar" (HR. Abu Dawud). Hadits ini menunjukkan bahwa hasad bukan sekadar perasaan tidak nyaman, melainkan penyakit hati yang dapat menghancurkan amal kebaikan seseorang.

Dalam kitab Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW, Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih menjelaskan bahwa Nabi SAW mengajarkan berbagai doa perlindungan yang mencakup permohonan agar dijauhkan dari sifat hasad dan iri dengki.

Merujuk buku Doa-Doa Pilihan Terbaik, Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, dan sumber kredibel lain berikut ini adalah agar dijauhkan dari sifat iri dengki dan hasad secara lengkap, mencakup bacaan Arab, latin, terjemahan, signifikansi, serta hikmahnya.

Kumpulan Doa agar Dijauhkan dari Sifat Iri Dengki dan Hasad

1. Doa dari Surah Al-Hasyr Ayat 10

Arab: رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Latin: Rabbanaghfir lanaa wa li-ikhwaaninaalladziina sabaquunaa bil-iimaan wa laa taj'al fii quluubinaa ghillan lilladziina aamanuu rabbanaa innaka ra'uufur rahiim

Artinya: "Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan dosa saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dengan membawa iman. Dan janganlah Kau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sungguh Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Hasyr: 10)

Doa ini bersumber dari Al-Qur'an Surah Al-Hasyr ayat 10 dan merupakan doa yang paling utama untuk memohon agar hati dijauhkan dari sifat hasad. Dalam buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, doa ini disebutkan sebagai doa yang dianjurkan untuk dibaca oleh setiap Muslim.

Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumiddin menjelaskan bahwa hasad adalah penyakit hati yang harus diobati dengan doa dan kesadaran diri. Membaca doa ini secara rutin akan membantu membersihkan hati dari rasa dengki terhadap sesama mukmin.

2. Doa Memohon Perlindungan dari Kejahatan Orang yang Hasad

Arab: بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ، وَاللهُ يَشْفِيْكَ مِنْ كُلِّ دَاءٍ يُؤْذِيْكَ، وَمِنْ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ، اللهُ يَشْفِيْكَ. بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ، بِسْمِ اللهِ يُبْرِيْكَ، مِنْ كُلِّ دَاءٍ يَشْفِيْكَ، وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ ذِي عَيْنٍ

Latin: Bismillahi arqiika, wallahu yasyfiika min kulli daa-in yu'dziika, wa min kulli nafsin aw 'ainin haasidin, Allahu yasyfiik. Bismillahi arqiika, bismillahi yubriika, min kulli daa-in yasyfiika, wa min syarri haasidin idza hasad, wa min syarri kulli dzii 'ainin

Artinya: "Dengan nama Allah, aku meruqyahmu, dan Allah akan menyembuhkanmu dari segala sesuatu yang menyakitkanmu, dari setiap jiwa atau mata yang hasad. Allah yang menyembuhkanmu. Dengan nama Allah, aku meruqyahmu. Dengan nama Allah yang menyembuhkanmu dan menjagamu, dari segala penyakit, dari segala kejahatan orang yang dengki ketika ia dengki, dan dari kejahatan orang yang matanya hasad."

Doa ini merupakan doa ruqyah yang diajarkan untuk mengobati penyakit 'ain dan hasad. Dalam buku Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa ini disebutkan sebagai doa yang mencakup permohonan perlindungan dari kejahatan orang yang hasad dan dari segala penyakit.

Doa ini dibaca setelah membaca Surat Al-Fatihah, Ayat Kursi, akhir Surah Al-Baqarah, Surah Al-Ikhlas 3 kali, Surah Al-Falaq 3 kali, dan Surah An-Naas 3 kali.

3. Doa Memohon Perlindungan dari Sifat Hasad (Doa Nabi SAW)

Arab: رَبِّ أَعِنِّي وَلَا تُعِنْ عَلَيَّ، وَانْصُرْنِي وَلَا تَنْصُرْ عَلَيَّ، وَامْكُرْ لِي وَلَا تَمْكُرْ عَلَيَّ، وَاهْدِنِي وَيَسِّرِ الْهُدَى إِلَيَّ، وَانْصُرْنِي عَلَى مَنْ بَغَى عَلَيَّ

Latin: Robbi a'inni wa la tu'in 'alayya, wanshurni wa la tanshur 'alayya, wamkurlii wa la tamkur 'alayya, wahdini wa yassiril huda ilayya, wanshurni 'ala man baghoo 'alayya

Artinya: "Wahai Tuhanku, tolonglah aku dan jangan Engkau menolong orang yang menzalimiku. Menangkanlah aku dan jangan Engkau menangkan orang yang memusuhiku. Buatlah rencana baik untukku, bukan rencana buruk. Berilah aku petunjuk dan mudahkanlah petunjuk itu untukku. Menangkanlah aku atas orang yang menzalimiku."

Doa ini merupakan doa yang dipanjatkan oleh Nabi SAW untuk memohon perlindungan dari kejahatan orang yang hasad dan zalim. Doa selamat dari hasad yang bisa dibaca pada malam Jumat. Sayyid Muhammad bin Alwi Almaliki Alhasani dalam kitabnya Abwabul Faraj menyebutkan doa ini sebagai salah satu doa yang dianjurkan untuk memohon perlindungan dari sifat dengki.

4. Doa Memohon Hati yang Bersih dari Hasad

Arab: اَللَّهُمَّ اعْصِمْنَا مِنْ شَرِّ اْلفِتَنِ، وَعَافِنَا مِنْ جَمِيْعِ اْلبَلَايَا وَاْلمِحَنِ، وَأَصْلِحْ مِنَّا مَا ظَهَرَ وَمَا بَطَنَ، وَنَقِّ قُلُوْبَنَا مِنَ اْلغِلِّ وَاْلحِقْدِ وَاْلحَسَدِ، وَلاَ تَجْعَلْ عَلَيْنَا تَبِعَةً لَأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ يَا اَرْحَمَ اْلرَّاحِمِيْنَ

Latin: Allahumma'shimna min syarril fitani wa 'afina min jami'il balaya wal mihani wa ashlih minna ma dzaharo wama bathona wa naqqi qulubana minal ghilli wal hiqdi wal hasadi wala taj'al 'alaina tabi'atan li ahadin min kholqika ya arhamar rohimin

Artinya: "Ya Allah, jagalah kami dari kejahatan segala fitnah, selamatkanlah kami dari segala bencana dan cobaan, perbaikilah dari kami apa yang lahir dan yang batin, bersihkanlah hati kami dari iri serta dengki. Dan jangan jadikan kami pengikut salah satu dari makhluk-Mu, wahai Zat yang Paling Penyayang di antara semua penyayang."

Doa ini disebutkan oleh Sayid Muhammad bin Alwi Almaliki Alhasani dalam kitabnya Abwabul Faraj. Doa ini mencakup permohonan agar Allah membersihkan hati dari sifat iri, dengki, dan dendam, serta memohon perlindungan dari segala fitnah dan bencana.

5. Doa Memohon Perlindungan dari Penyakit Hati

Arab: اللَّهُمَّ طَهِّرْ قَلْبِي مِنْ كُلِّ خُلُقٍ لَا يُرْضِيْكَ، اللَّهُمَّ طَهِّرْ قَلْبِي مِنَ الْغِلِّ وَالْحِقْدِ وَالْحَسَدِ وَالْكِبْرِ، اللَّهُمَّ طَهِّرْ قَلْبِي مِنْ كُلِّ سُوْءٍ، مِنْ كُلِّ أَذًى، مِنْ كُلِّ دَاءٍ

Latin: Allahumma thahhir qalbii min kulli khuluqin laa yurdhiika, Allahumma thahhir qalbii minal ghilli wal hiqdi wal hasadi wal kibri, Allahumma thahhir qalbii min kulli suu-in, min kulli adzan, min kulli daa-in

Artinya: "Ya Allah, sucikanlah hatiku dari setiap akhlak yang tidak Engkau ridhai. Ya Allah, sucikanlah hatiku dari iri, dengki, hasad, dan kesombongan. Ya Allah, sucikanlah hatiku dari segala keburukan, dari segala gangguan, dari segala penyakit."

Doa ini dikutip dari fatwa Syaikh Bin Baz dan merupakan doa yang sangat komprehensif untuk membersihkan hati dari segala penyakit hati. Syaikh Bin Baz menjelaskan bahwa doa ini mencakup kata-kata yang baik dan menyeluruh (jawami' al-kalim), sehingga seorang Muslim dianjurkan untuk membacanya secara rutin.

Alasan Kenapa Muslim Perlu Berdoa agar Dijauhkan dari Sifat Iri Dengki dan Hasad

1. Melindungi Amal Kebaikan dari Kebinasaan

Hasad adalah penyakit hati yang dapat menghancurkan amal kebaikan seseorang. Rasulullah SAW bersabda: "Jauhilah hasad (dengki), karena hasad dapat memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar" (HR. Abu Dawud).

Dengan membaca doa agar dijauhkan dari hasad, seorang Muslim berusaha melindungi amal-amal kebaikannya dari kebinasaan. Ibnu Qudamah Al-Maqdisi dalam kitab Mukhtashar Minhajul Qashidin menjelaskan bahwa salah satu obat hasad adalah dengan merenungkan bahaya yang ditimbulkannya, yaitu amal kebaikan yang hangus.

2. Menjaga Keharmonisan Hubungan Sosial

Hasad dapat merusak hubungan sosial antar sesama Muslim. Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah kalian saling hasad, jangan saling menipu, jangan saling membenci, dan jangan saling membelakangi" (HR. Muslim).

Dengan membaca doa agar dijauhkan dari hasad, seorang Muslim berusaha menjaga ukhuwah Islamiyah dan menghindari permusuhan yang disebabkan oleh rasa dengki.

3. Membersihkan Hati dari Penyakit yang Tersembunyi

Hasad adalah penyakit hati yang tersembunyi dan sering tidak disadari oleh pelakunya. Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumiddin menjelaskan bahwa hasad adalah dorongan dari rasa iri dengan menginginkan hilangnya kenikmatan pada diri orang lain, merasa susah saat orang lain mendapatkan kenikmatan dan bahagia saat orang lain mendapatkan musibah. Dengan membaca doa agar dijauhkan dari hasad, seorang Muslim berusaha membersihkan hatinya dari penyakit tersembunyi ini.

4. Mendekatkan Diri kepada Allah

Dengan membaca doa agar dijauhkan dari hasad, seorang Muslim sedang memperkuat hubungan spiritualnya dengan Allah. Dalam buku Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa adalah sarana komunikasi langsung dengan Allah, dan dengan berdoa, seorang hamba mengakui bahwa hanya Allah yang mampu membersihkan hatinya dari penyakit hasad.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin menjelaskan bahwa obat hasad adalah dengan berpaling dari perkara yang memicu hasad secara total, melupakannya, serta menyibukkan diri dengan urusan yang penting bagi dirinya.

5. Mencegah Timbulnya Kezaliman

Hasad dapat mendorong seseorang untuk berbuat zalim kepada orang lain, baik melalui lisan maupun perbuatan. Hasad dapat memasuki relung hati orang yang beriman, dan biasanya hal ini dikarenakan adanya obsesi terhadap sesuatu dan tidak menyukai apabila ada pesaing.

Dengan membaca doa agar dijauhkan dari hasad, seorang Muslim berusaha mencegah dirinya dari perbuatan zalim yang dapat merugikan orang lain dan dirinya sendiri.

Hikmah Doa agar Dijauhkan dari Sifat Iri Dengki dan Hasad

1. Mendapatkan Ketenangan Jiwa dan Stabilitas Emosi

Hasad adalah penyakit hati yang dapat membuat pelakunya hidup sengsara sebab hatinya dipenuhi oleh keinginan orang lain terjatuh. Dengan membaca doa agar dijauhkan dari hasad, seorang Muslim berusaha membebaskan dirinya dari beban emosional yang merusak.

Dr. MS. Udin, MA dalam bukunya menjelaskan bahwa dzikir dan doa merupakan terapi psikiatrik yang setingkat lebih tinggi daripada psikoterapi biasa, karena mengandung unsur spiritual yang membangkitkan harapan dan ketenangan jiwa.

2. Melindungi Amal Kebaikan dari Kebinasaan

Rasulullah SAW bersabda: "Jauhilah hasad (dengki), karena hasad dapat memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar" (HR. Abu Dawud). Dengan membaca doa agar dijauhkan dari hasad, seorang Muslim berusaha melindungi amal-amal kebaikannya dari kebinasaan.

Ibnu Qudamah Al-Maqdisi dalam kitab Mukhtashar Minhajul Qashidin menjelaskan bahwa salah satu obat hasad adalah dengan merenungkan bahaya yang ditimbulkannya, yaitu amal kebaikan yang hangus.

3. Menumbuhkan Rasa Syukur atas Nikmat Allah

Hasad sering kali muncul karena seseorang tidak mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepadanya.

Dengan membaca doa agar dijauhkan dari hasad, seorang Muslim diajak untuk fokus pada nikmat yang telah Allah berikan, sehingga rasa syukur tumbuh di hati dan menggeser rasa iri dan dengki. Ibnu Qudamah Al-Maqdisi menjelaskan bahwa salah satu obat hasad adalah dengan rela atas ketetapan Allah dan zuhud terhadap dunia.

4. Menjaga Keharmonisan Hubungan Sosial

Hasad dapat merusak hubungan sosial antar sesama Muslim. Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah kalian saling hasad, jangan saling menipu, jangan saling membenci, dan jangan saling membelakangi" (HR. Muslim).

Dengan membaca doa agar dijauhkan dari hasad, seorang Muslim berusaha menjaga ukhuwah Islamiyah dan menghindari permusuhan yang disebabkan oleh rasa dengki.

5. Mendapatkan Perlindungan dari Segala Keburukan

Doa agar dijauhkan dari hasad juga mencakup permohonan perlindungan dari segala keburukan. Dalam kitab Hisnul Muslim, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani menjelaskan bahwa barang siapa membaca doa-doa perlindungan secara rutin, maka ia akan dijaga oleh Allah dari segala bahaya, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin menambahkan bahwa obat hasad ada dua, yaitu berpaling dari perkara yang memicu hasad secara total dan merenungkan bahaya sifat hasad.

6. Meneladani Sunnah Nabi SAW

Rasulullah SAW memberikan teladan yang sangat indah dalam memohon perlindungan dari sifat hasad. Beliau mengajarkan doa-doa perlindungan kepada para sahabatnya dan membiasakan diri untuk berdzikir dalam setiap keadaan.

Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam bukunya Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW menegaskan bahwa membaca doa perlindungan dari hasad adalah bagian dari sunnah harian Nabi yang sepatutnya dihidupkan kembali oleh setiap muslim.

7. Mendapatkan Jaminan Masuk Surga

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: "Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi" (HR. Muslim).

Hasad adalah salah satu penyakit hati yang dapat menghalangi seseorang masuk surga. Dengan membaca doa agar dijauhkan dari hasad, seorang Muslim berusaha membersihkan hatinya dari penyakit yang dapat menghalanginya dari surga.

 

Pertanyaan Seputar Doa Agar Tidak iri 

1. Apa doa yang paling utama untuk dijauhkan dari sifat iri dengki dan hasad?

Doa yang paling utama adalah doa yang bersumber dari Al-Qur'an Surah Al-Hasyr ayat 10: Rabbanaghfir lanaa wa li-ikhwaaninaalladziina sabaquunaa bil-iimaan wa laa taj'al fii quluubinaa ghillan lilladziina aamanuu rabbanaa innaka ra'uufur rahiim (Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan dosa saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dengan membawa iman. Dan janganlah Kau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sungguh Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang).

2. Kapan waktu terbaik membaca doa agar dijauhkan dari hasad?

Waktu terbaiknya adalah setelah shalat fardhu, sepertiga malam terakhir, antara adzan dan iqamah, ketika sujud dalam shalat, serta pada pagi dan petang. Doa ini juga bisa dibaca kapan saja, terutama ketika merasa ada perasaan iri atau dengki terhadap orang lain.

3. Apa perbedaan antara hasad dan ghibtah?

Hasad adalah perasaan tidak suka terhadap nikmat yang dimiliki orang lain dan berharap nikmat itu hilang darinya. Sedangkan ghibtah adalah perasaan ingin menyamai nikmat yang dimiliki orang lain tanpa berharap nikmat itu hilang darinya. Ghibtah diperbolehkan dalam hal kebaikan, sedangkan hasad dilarang dalam Islam.

4. Apa bahaya hasad bagi kehidupan seorang Muslim?

Hasad dapat memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar (HR. Abu Dawud), merusak hubungan sosial, menimbulkan kezaliman, dan membuat hidup tidak tenang. Hasad juga dapat mengotori keimanan dan hati seseorang, karena sifat hasad tidak akan bercokol di hati orang yang tulus keimanannya kepada Allah SWT.

5. Bagaimana cara mengobati sifat hasad?

Ibnu Qudamah Al-Maqdisi menjelaskan tiga obat hasad: pertama, rela atas ketetapan Allah; kedua, zuhud terhadap dunia; dan ketiga, mempertimbangkan segala kenikmatan dengan hisab atau perhitungan di akhirat. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin menambahkan bahwa obat hasad adalah dengan berpaling dari perkara yang memicu hasad secara total dan merenungkan bahaya sifat hasad.