Doa-Doa Orangtua untuk Anak agar Tidak Tantrum Teks Arab, Latin dan Artinya

Tantrum sendiri merupakan bagian dari tumbuh kembang anak yang normal.

Diterbitkan 18 Oktober 2026, 13:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Doa orangtua untuk anak agar tidak tantrum dianjurkan ketika menghadapi fase di mana si kecil sedang sulit dikendalikan, menangis keras atau mengamuk. Tantrum sendiri merupakan bagian dari tumbuh kembang anak yang normal, di mana mereka belum mampu mengekspresikan emosi dengan kata-kata.

Dalam kondisi seperti ini, selain ikhtiar lahiriah berupa pendekatan psikologis dan kesabaran, orang tua dianjurkan untuk kembali kepada Allah melalui doa. Doa orang tua memiliki kedudukan yang sangat istimewa, bahkan disebut sebagai salah satu doa yang mustajab atau pasti dikabulkan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW.

Para ulama menjelaskan bahwa kedudukan doa orang tua ini begitu tinggi karena besarnya kasih sayang dan ketulusan yang melandasi. Al-Munawi menerangkan bahwa doa ibu khususnya diijabah karena rasa kasih sayangnya yang tulus serta sifatnya yang selalu mendahulukan kepentingan anaknya daripada dirinya sendiri.

Dalam kitab Fath al-Qadir, Imam asy-Syaukani juga menegaskan bahwa doa orang tua termasuk dalam kategori doa yang tidak tertolak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami doa-doa yang diajarkan dalam Al-Qur'an, hadis, dan warisan para ulama salaf sebagai wasilah dalam mendidik dan menenangkan buah hati. Tulisan ini akan mengulas secara lengkap doa-doa tersebut, keutamaan, serta dalil-dalil yang menyertainya.

Doa-Doa Orang Tua untuk Anak agar Tidak Tantrum

Berikut ini adalah beberapa doa yang dapat diamalkan orang tua ketika menghadapi anak yang sedang tantrum, rewel, atau sulit diatur. Doa-doa ini bersumber dari Al-Qur'an, hadis Nabi SAW, serta kitab-kitab doa yang mu'tabar.

1. Doa untuk Menenangkan Anak yang Rewel dan Tantrum

Doa ini dikutip dari kitab Al-Adzkar al-Muntakhabah min Kalaami Sayyid al-Abrar karya Imam an-Nawawi. Doa ini dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali di hadapan anak yang sedang menangis atau tantrum, kemudian diembuskan pada ubun-ubunnya.

Arab: بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Latin: Bismillâhirrahmânirrahîm. Bismillâhilladzî lâ yadlurru ma'a ismihi syaiun fil ardli wa lâ fis samâ'i wa huwas sami'ul 'alim.

Artinya: "Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan menyebut asma Allah, Dzat yang dengan asma-Nya, tidak akan bisa membahayakan apapun yang ada di bumi dan langit. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

2. Doa Melembutkan Hati Anak agar Tidak Keras Kepala dan Mudah Marah

Doa ini diambil dari isyarat makna Al-Qur'an dalam Surah Asy-Syura ayat 19. Doa ini sangat baik dibaca untuk memohon agar Allah melembutkan hati anak yang keras kepala dan emosinya menjadi stabil.

Arab: ٱللَّهُ لَطِيفٌۢ بِعِبَادِهِۦ يَرْزُقُ مَن يَشَآءُ ۖ وَهُوَ ٱلْقَوِىُّ ٱلْعَزِيزُ

Latin: Allāhu laṭīfum bi'ibādihī yarzuqu may yasyā', wa huwal-qawiyyul-'azīz.

Artinya: "Allah Maha lembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezeki kepada yang di kehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa."

3. Doa Nabi Daud AS untuk Melembutkan Hati Anak

Doa ini merupakan amalan yang sangat masyhur di kalangan para orang tua untuk melembutkan hati anak yang keras, sebagaimana Nabi Daud AS dilembutkan besi oleh Allah SWT. Doa ini dapat dibaca sambil menyebutkan nama anak.

Arab: اللَّهُمَّ لَيِّنْ لِي قَلْبَهُ لَيَّنْتَ لِدَاوُدَ الْحَدِيدَ

Latin: Allahumma layyin li qalbahu, layyinta li Dawudal hadid.

Artinya: "Ya Allah, lembutkanlah hatinya sebagaimana Engkau melembutkan Daud (akan) besi."

4. Doa Perlindungan Anak dari Gangguan Setan dan Penyakit

Doa ini diajarkan Rasulullah SAW untuk melindungi anak dari gangguan setan, binatang berbisa, dan pandangan mata yang buruk (penyakit 'ain). Doa ini juga sangat dianjurkan untuk dibaca ketika anak rewel tanpa sebab yang jelas, karena salah satu penyebabnya bisa jadi adalah gangguan dari makhluk halus.

Arab: أُعِيذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

Latin: U'iidzuka bikalimaatillaahit taammaati min kulli syaithoonin wa haammah, wa min kulli 'ainin laammah.

Artinya: "Aku berlindung pada-Mu dengan untaian-untaian kata Allah yang sempurna dari setiap setan, hewan mematikan yang berkeliaran pada malam hari, dan pandangan mata yang penuh iri dan dengki."

Keutamaan Doa Orang Tua untuk Anak

Doa orang tua bukanlah sekadar lantunan kata tanpa makna, melainkan memiliki keutamaan dan kekuatan spiritual yang luar biasa dalam pembentukan karakter dan masa depan anak. Berikut lima keutamaan utamanya:

1. Doa yang Mustajab (Dijamin Terkabul)

Sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Abu Daud, Ibnu Majah, dan al-Bukhari, doa orang tua kepada anaknya adalah salah satu dari tiga doa yang tidak akan tertolak. Allah SWT menjamin pengabulan doa tersebut, baik itu berupa kebaikan yang langsung diberikan, ditunda untuk kebaikan yang lebih besar, atau sebagai penolak keburukan.

2. Membentuk Karakter dan Akhlak Anak

Doa orang tua berperan besar dalam membentuk kepribadian anak. Dengan secara konsisten mendoakan kebaikan, kelembutan hati, dan kecerdasan anak, orang tua menanamkan benih-benih positif dalam jiwa anak. Para ulama menjelaskan bahwa doa orang tua memiliki kedekatan khusus dengan Allah karena ketulusan dan kasih sayang yang mendasarinya.

3. Memperkuat Ikatan Emosional dan Spiritual

Ketika orang tua melibatkan Allah dalam proses pengasuhan melalui doa, hal ini memperkuat rasa kasih sayang dan kedekatan hati antara orang tua dan anak. Doa menjadi jembatan yang menghubungkan ikhtiar lahiriah dengan pertolongan Allah, sehingga orang tua merasa lebih tenang dan anak merasakan perlindungan yang lebih besar.

4. Menjadi Wasilah Perlindungan dari Bahaya

Doa orang tua dapat menjadi perisai yang melindungi anak dari berbagai bahaya, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, seperti gangguan setan, penyakit 'ain, dan pengaruh lingkungan yang buruk. Rasulullah SAW secara khusus mengajarkan doa-doa perlindungan untuk anak-anaknya.

5. Mendatangkan Keberkahan dan Rezeki

Doa orang tua yang tulus dapat mendatangkan keberkahan dalam hidup anak, termasuk dalam hal rezeki, ilmu, dan kesalehan. Hal ini sebagaimana doa Nabi Muhammad SAW untuk Anas bin Malik: "Ya Allah, perbanyaklah harta dan anaknya serta berkahilah selalu baginya apa yang telah Engkau berikan kepadanya." (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Pertanyaan Seputar Doa untuk Anak

1. Apakah ada doa khusus untuk anak yang sedang tantrum?

Ya, terdapat beberapa doa yang bisa diamalkan. Doa yang paling dianjurkan adalah membaca "Bismillahilladzi la yadhurru ma'asmihi syaiun fil ardhi wa laa fissama'i wa huwas sami'ul 'alim" sebanyak tiga kali sambil mengusap ubun-ubun anak. Selain itu, bisa juga membaca doa Nabi Daud untuk melembutkan hati anak.

2. Mengapa doa orang tua sangat mustajab untuk anak?

Doa orang tua mustajab karena dilandasi oleh kasih sayang yang tulus, pengorbanan tanpa pamrih, dan kedudukan orang tua yang mulia di sisi Allah. Al-Munawi menjelaskan bahwa doa ibu khususnya diijabah karena rasa sayangnya yang tulus dan selalu mendahulukan kepentingan anaknya. Rasulullah SAW juga menyebutkan doa orang tua sebagai salah satu dari tiga doa yang pasti dikabulkan.

3. Kapan waktu terbaik untuk mendoakan anak yang tantrum?

Waktu terbaik adalah ketika anak sedang tertidur, karena pada saat itu hati dan pikiran orang tua lebih tenang dan khusyuk. Namun, doa juga bisa dibaca langsung di hadapan anak yang sedang tantrum, sambil mengusap kepalanya dengan penuh kasih sayang. Waktu-waktu mustajab seperti antara azan dan ikamah, saat sujud, dan sepertiga malam terakhir juga sangat dianjurkan.

4. Apakah doa orang tua bisa mengubah sifat buruk anak?

Ya, doa orang tua sangat berpotensi mengubah sifat dan perilaku anak, karena Allah Maha Kuasa untuk membalikkan keadaan hati manusia. Doa menjadi bentuk ikhtiar spiritual yang melengkapi usaha lahiriah. Dengan doa, orang tua menyerahkan segala keterbatasan diri kepada Allah yang Maha Membolak-balikkan hati. Doa ini juga akan menambah semangat dan motivasi orang tua dalam mendidik anak.

5. Bolehkah mendoakan hal buruk untuk anak yang sedang tantrum?

Tidak, sangat dilarang mendoakan keburukan untuk anak, bahkan dalam keadaan marah sekalipun. Rasulullah SAW mengingatkan dalam sebuah hadis: "Janganlah kalian mendoakan kecelakaan atas diri kalian, janganlah kalian mendoakan kecelakaan bagi anak-anak kalian, dan janganlah kalian mendoakan kecelakaan atas harta kalian." (HR. Abu Daud). Doa buruk bisa saja dikabulkan karena doa orang tua itu mustajab, sehingga orang tua harus sangat berhati-hati dalam bertutur kata.