iPhone Duo Langsung Ludes saat Pre-order

Apple menyebut permintaan awal iPhone Duo luar biasa. Ponsel lipat pertama perusahaan ini menjadi ujian baru bagi daya tarik iPhone.

Diterbitkan 17 Oktober 2026, 15:09 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Apple kebanjiran pesanan untuk iPhone Duo, ponsel lipat pertama yang diluncurkan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut. Tak lama setelah pemesanan awal dibuka pada Jumat, stok untuk pengambilan pada hari peluncuran dilaporkan habis. Sejumlah estimasi pengiriman daring bahkan mulai mundur hingga akhir Januari.

Mengutip CNBC, Sabtu (17/10/2026), Apple menyebut sambutan konsumen terhadap produk terbarunya sangat besar.

“Permintaan pemesanan awal benar-benar luar biasa,” kata Apple dalam pernyataan resminya.

“Kami bekerja keras agar produk revolusioner baru ini dapat segera sampai ke tangan pelanggan. Kami juga akan terus menerima pesanan secara online,” lanjut perusahaan tersebut.

iPhone Duo menjadi perubahan desain fisik terbesar pada iPhone dalam beberapa tahun terakhir. Perangkat ini mengusung desain layar lipat yang menandai langkah baru Apple di tengah persaingan pasar smartphone premium.

Tingginya permintaan awal menjadi perhatian karena Apple memasuki segmen ponsel lipat ketika sejumlah produsen lain telah lebih dahulu menghadirkan perangkat serupa.

 

 
 
 
 
 
 
 

Apple Bidik Konsumen yang Ingin Tampil Beda

Analis yang diwawancarai CNBC menilai strategi Apple tidak semata-mata menjadikan ponsel lipat sebagai produk untuk pasar massal. Perusahaan juga berupaya meningkatkan nilai penjualan dari konsumen yang bersedia membayar lebih untuk perangkat premium.

Menurut IDC, ponsel lipat diperkirakan menyumbang sedikit di atas 2% dari total unit smartphone global pada tahun ini, tetapi menghasilkan hampir 7% pendapatan industri.

Pada 2030, kontribusi ponsel lipat diproyeksikan mencapai 10% dari pendapatan industri smartphone, meski porsinya diperkirakan hanya sekitar 3% dari total unit yang terjual.

Direktur Riset Senior Global Tim Perangkat Konsumen IDC, Nabila Popal, menilai iPhone Duo mulai menjadi perangkat yang diidamkan konsumen.

“Duo dengan cepat menjadi ponsel lipat yang diidamkan,” kata Popal kepada CNBC.

Menurut dia, teknologi layar lipat sebenarnya bukan hal baru. Sejumlah produsen ponsel Android telah menghadirkan perangkat serupa selama bertahun-tahun.

Hal yang membedakan iPhone Duo adalah kehadiran desain tersebut dalam ekosistem Apple yang telah memiliki basis pengguna besar.

 
 
 
 
 
 
 

Stok Terbatas Perkuat Daya Tarik iPhone Duo

Apple ternyata telah mengeksplorasi desain perangkat lipat selama lebih dari satu dekade. Pada 2011, Ternus bersama lima insinyur Apple lainnya mengajukan permohonan paten untuk perangkat elektronik lipat, menurut profil majalah Time.

“Ini bukan terobosan atau teknologi baru, tetapi produk ini berasal dari Apple,” ujar Popal.

Analis Moor Insights, Anshel Sag, yang menghadiri acara peluncuran Apple, mengatakan harga iPhone Duo ternyata lebih rendah daripada perkiraan sejumlah pengamat industri. Kondisi ini dinilai dapat membantu Apple menjangkau lebih banyak konsumen.

Sag memperkirakan iPhone Duo akan menjadi simbol status selama musim liburan akhir tahun dan berpotensi berlanjut hingga tahun depan.

Daya tarik tersebut juga bisa diperkuat oleh keterbatasan stok. Habisnya persediaan untuk pengambilan pada hari peluncuran serta mundurnya estimasi pengiriman menunjukkan kuatnya permintaan awal.

Meski demikian, sambutan pada masa preorder belum cukup untuk memastikan keberhasilan jangka panjang iPhone Duo. Perkembangan penjualan berikutnya akan menjadi tolok ukur apakah ponsel lipat Apple mampu mempertahankan minat konsumen.