Doa Orangtua untuk Anak agar Cepat Dapat Kerja, Rezeki Lancar dan Berkah

Doa orangtua untuk anak agar cepat dapat kerja menjadi bentuk ikhtiar batin.

Diterbitkan 18 Oktober 2026, 11:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Doa orangtua untuk anak agar cepat dapat kerja menjadi bentuk ikhtiar batin yang diyakini memiliki keutamaan di hadapan Allah SWT. Ketika seorang anak sedang berjuang mendapatkan pekerjaan, doa dan restu orangtua menjadi salah satu bentuk dukungan yang terus menyertai langkahnya dalam mencari rezeki.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa doa orangtua untuk anak termasuk doa yang mustajab. Dalam hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah dan Ahmad, disebutkan tiga doa yang tidak diragukan pengabulannya, yakni doa orang yang dizalimi, orang yang sedang bepergian, dan doa orangtua untuk anaknya.

Anas bin Malik RA meriwayatkan sabda Nabi SAW: “Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa orang yang bepergian dan doa orang tua kepada anaknya” (HR. Ibnu Majah). Riwayat Al-Baihaqi juga menyebutkan keutamaan doa orangtua bersama doa orang yang berpuasa dan orang yang sedang dalam perjalanan.

Al-Munawi dalam Faidhul Qadir menerangkan bahwa doa seorang ibu untuk anaknya memiliki kedudukan khusus karena dilandasi kasih sayang yang tulus. Seorang ibu juga pada umumnya mendahulukan kepentingan anak dibandingkan dirinya sendiri.

Dalam buku Rahasia Magnet Rezeki karya Nasrullah, doa orangtua juga dikaitkan dengan pentingnya membangun pikiran positif dan husnuzan kepada Allah. Doa yang dipanjatkan dengan keyakinan dan prasangka baik menjadi bagian dari ikhtiar untuk memohon kelapangan rezeki bagi anak.

Merangkum berbagai sumber, berikut ini adalah doa orang tua untuk anaknya dengan harapan agar Allah memberikan pekerjaan yang halal, baik, sesuai kemampuan, serta membawa keberkahan.

Doa Orangtua untuk Anak agar Cepat Dapat Kerja

Dalam buku Agar Dimudahkan Rezeki karya Asep Maulana dan Abdullah Jinaan, disebutkan bahwa doa yang disampaikan dengan sungguh-sungguh disebut sebagai salah satu sebab yang dapat mengantarkan seseorang pada kemudahan rezeki, terlebih ketika doa tersebut berasal dari orangtua.

Berikut ini adalah doa-doa yang dapat diamalkan oleh orangtua untuk anaknya agar segera memperoleh pekerjaan yang halal dan berkah:

1. Doa Memohon Ampunan, Akhlak Mulia, dan Pekerjaan yang Baik

Arab: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي وَوَسِّعْ خُلُقِي وَطَيِّبْ كَسْبِي وَقَنِّعْنِي بِمَا رَزَقْتَنِي وَلَا تَذْهَبْ قَلْبِي إِلَى شَيْءٍ صَرَفْتَهُ عَنِّي

Latin: Allahumma 'ighfir dzanbi wa wassi' khuluqi wa thayyib li kasabi wa qanni'ni bima razaqtani wa la tadzhab qalbi ila syai in sharraftahu 'anni.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosaku, perluaslah (muliakanlah) akhlakku, berilah untukku pekerjaan yang baik, jadikan aku puas menerima apa pun yang Engkau karuniakan kepadaku, dan janganlah Engkau buat hatiku mengingat apa pun yang telah Engkau palingkan dariku."

Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca oleh orangtua maupun anak yang sedang mencari pekerjaan. Doa ini disebutkan sebagai amalan yang dapat membantu mempercepat datangnya pekerjaan.

2. Dzikir Pembuka Rezeki

Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِينُ

Latin: La ilaha illallah. Almalikul haqqul mubin.

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah, Yang Maha Menguasai, Yang Maha Benar lagi Maha Nyata."

Dzikir ini dianjurkan untuk dibaca sebanyak 100 kali setiap hari. Amalan ini dipercaya dapat membuka pintu-pintu rezeki dan memudahkan segala urusan, termasuk dalam mencari pekerjaan.

3. Doa Nabi Ibrahim AS untuk Keturunan

Arab: رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلَاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ

Latin: Rabbana inni askantu min dzurriyyati biwadin ghairi dzi zar'in 'inda baitikal muharram, rabbana liyuqimush shalata faj'al af'idatan minan nasi tahwi ilaihim warzuqhum minats tsamarati la'allahum yasykurun.

Artinya: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan kami, (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur." (QS. Ibrahim: 37)

Doa Nabi Ibrahim AS ini mencakup permohonan rezeki bagi keturunan. Orangtua dapat mengamalkan doa ini sebagai ikhtiar spiritual agar anak-anak mereka dimudahkan dalam memperoleh rezeki, termasuk pekerjaan yang layak.

4. Doa Nabi Zakaria AS untuk Keturunan yang Baik

Arab: رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Latin: Rabbi hab li mil ladunka dzurriyyatan thayyibah, innaka sami'ud-du'a'.

Artinya: "Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa." (QS. Ali Imran: 38)

Doa Nabi Zakaria AS ini memohon keturunan yang thayyibah (baik), yang mencakup kebaikan dalam segala aspek, termasuk dalam hal pekerjaan dan rezeki. Orangtua dapat mengamalkan doa ini untuk memohon agar anak-anak mereka menjadi pribadi yang saleh dan sukses dalam kehidupannya.

5. Doa Memohon Dimudahkan Urusan

Arab: رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

Latin: Rabbana atina min ladunka rahmatan wa hayyi' lana min amrina rasyada.

Artinya: "Ya Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami." (QS. Al-Kahf: 10).

Amalan-Amalan agar Rezeki Lancar

Selain berdoa, terdapat amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh orangtua maupun anak untuk melancarkan rezeki:

1. Memperbanyak Istighfar

Istighfar adalah amalan yang paling utama untuk mendatangkan rezeki. Mahmud Sirri dkk dalam jurnal Istighfar Sebagai Kunci Rezeki menjelaskan bahwa istighfar bisa membuka pintu rezeki.

Allah Ta'ala berfirman dalam Surah Nuh ayat 10-12 bahwa dengan beristighfar, Allah akan menurunkan hujan yang lebat dan memperbanyak harta serta anak-anak.

Al-Hasan Al-Bashri pernah menyarankan kepada orang-orang yang mengalami kesusahan untuk memperbanyak istighfar, sebagaimana disebutkan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fath Al-Bari.

2. Mendirikan Shalat Dhuha

Shalat Dhuha adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada waktu pagi setelah matahari naik. Rasulullah SAW bersabda: "Allah Ta'ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat rakaat shalat pada awal siang (pada waktu Dhuha) supaya engkau tercukupi pada akhir siang." (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi).

Asep Maulana dan Abdullah Jinaan dalam buku Agar Dimudahkan Rezeki menjelaskan bahwa shalat Dhuha sangat berguna untuk mendatangkan dan meluaskan rezeki.

3. Memperbanyak Sedekah

Allah Ta'ala berfirman dalam Surah Saba' ayat 39: "Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya."

Rasulullah SAW bersabda: "Allah Ta'ala berfirman padaku, 'Berinfaklah kamu, niscaya Aku akan berinfak (memberikan ganti) kepadamu.'" (HR. Bukhari, no. 4684; Muslim, no. 993).

4. Menjaga Silaturahmi

Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, Nabi SAW bersabda: "Siapa yang suka untuk dipanjangkan umurnya dan ditambahkan rezekinya, maka berbaktilah kepada kedua orang tuanya dan jalinlah hubungan dengan kerabatnya (silaturahim)." (HR. Ahmad, 3:229; 3:266. Syaikh Syu'aib Al-Arnauth menyatakan bahwa hadits ini shahih).

5. Membaca Surah Al-Waqi'ah

Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang membaca Surah Al-Waqi'ah setiap malam, ia tidak akan mengalami kemiskinan." (HR. Al-Hakim).

Dalam buku Agar Dimudahkan Rezeki, disebutkan kisah Ibnu Mas'ud yang berpesan kepada anak-anak perempuannya untuk membaca surah Al-Waqi'ah setiap malam.

6. Memperbanyak Doa dengan Husnudzon

Nasrullah dalam buku Rahasia Magnet Rezeki menekankan pentingnya husnudzon atau berprasangka baik kepada Allah.

Setiap pikiran adalah doa, dan Allah akan memberikan sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Su'udzon dapat menghambat rezeki, sedangkan husnudzon akan membuka pintu-pintu kebaikan.

Keutamaan Doa Orangtua

1. Doa yang Mustajab dan Tidak Tertolak

Keutamaan pertama adalah bahwa doa orangtua termasuk dalam tiga doa yang dijamin mustajab oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: "Tiga doa yang mustajab tanpa diragukan lagi: doa orang yang terzalimi, doa orang yang sedang safar, dan doa orang tua kepada anaknya." (HR. At-Tirmidzi).

Ini berarti doa orangtua memiliki kedudukan istimewa yang tidak dimiliki oleh doa orang lain pada umumnya.

2. Diliputi Kasih Sayang yang Tulus

Al-Munawi dalam Faidhul Qadir menjelaskan bahwa doa orangtua diijabah karena rasa kasih sayang yang tulus dan sifatnya yang selalu mendahulukan kepentingan anaknya daripada dirinya sendiri.

Doa yang lahir dari kasih sayang murni inilah yang memiliki kekuatan spiritual luar biasa di hadapan Allah.

3. Menjadi Jalan Terkabulnya Hajat

Habib Hasan bin Ismail Al Muhdhor menegaskan bahwa kedudukan doa ayah dan ibu sangat istimewa, bahkan lebih utama dibandingkan doanya para wali. Ketika orangtua mendoakan anaknya agar cepat mendapat pekerjaan, doa tersebut menjadi perantara yang sangat kuat untuk terkabulnya hajat sang anak.

4. Mendatangkan Energi Positif dan Magnet Rezeki

Dalam buku Rahasia Magnet Rezeki, Nasrullah menjelaskan bahwa doa yang dilandasi energi positif dan husnudzon kepada Allah akan menjadi magnet yang menarik rezeki.

Orangtua yang berprasangka baik kepada Allah dan mendoakan anaknya dengan penuh keyakinan akan menciptakan getaran energi positif yang menarik datangnya pekerjaan bagi sang anak.

6. Menjadi Amal Saleh yang Berpahala

Doa orangtua untuk anaknya tidak hanya bermanfaat bagi sang anak, tetapi juga menjadi amal saleh bagi orangtua itu sendiri. Setiap doa yang dipanjatkan dengan ikhlas akan dicatat sebagai kebaikan dan mendatangkan pahala.

Sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 186: "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku."

 

Pertanyaan Seputar Doa Orangtua untuk Anak

1. Apakah doa orangtua benar-benar mustajab untuk anaknya?

Ya, doa orangtua termasuk dalam tiga doa yang dijamin mustajab oleh Allah SWT berdasarkan hadits riwayat Ibnu Majah, Ahmad, dan At-Tirmidzi. Rasulullah SAW bersabda: "Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi iaitu doa orang yang dizalimi, doa orang yang bermusafir dan doa orang tua pada anaknya" (HR. Ibnu Majah).

Al-Munawi menjelaskan bahwa doa orangtua diijabah karena kasih sayang yang tulus dan sifatnya yang selalu mendahulukan kepentingan anak.

2. Doa apa yang paling dianjurkan untuk anak agar cepat mendapat pekerjaan?

Doa yang paling sering dianjurkan adalah Allahumma 'ighfir dzanbi wa wassi' khuluqi wa thayyib li kasabi wa qanni'ni bima razaqtani wa la tadzhab qalbi ila syai in sharraftahu 'anni, yang artinya: "Ya Allah, ampunilah dosaku, perluaslah akhlakku, berilah untukku pekerjaan yang baik, jadikan aku puas menerima apa pun yang Engkau karuniakan kepadaku, dan janganlah Engkau buat hatiku mengingat apa pun yang telah Engkau palingkan dariku". Doa ini dapat diamalkan oleh orangtua maupun anak yang sedang mencari pekerjaan.

3. Apakah anak yang mencari kerja juga harus berdoa, atau cukup orangtua saja?

Sebaiknya keduanya berdoa. Orangtua mendoakan anaknya, dan anak juga berdoa untuk dirinya sendiri. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa doa orangtua sangat mustajab, namun anak juga dianjurkan untuk berikhtiar dan berdoa sendiri. Allah SWT berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu" (QS. Ghafir: 60). Doa orangtua dan doa anak yang dipanjatkan bersama-sama akan menjadi kekuatan spiritual yang jauh lebih besar.

4. Amalan apa yang harus dilakukan orangtua selain berdoa?

Selain berdoa, orangtua dapat memperbanyak istighfar, mendirikan shalat Dhuha, bersedekah, menjaga silaturahmi, dan membaca Surah Al-Waqi'ah. Dalam Teks Khutbah Jumat 10 Amalan Pembuka Pintu Rezeki, Muhammad Abduh Tuasikal menekankan bahwa takwa, tawakal, dan istiqamah adalah tiga sebab pokok dibukanya pintu rezeki. Istighfar memiliki keutamaan khusus sebagaimana dijelaskan dalam jurnal Istighfar Sebagai Kunci Rezeki oleh Mahmud Sirri dkk.

5. Kapan waktu terbaik untuk mendoakan anak agar cepat dapat kerja?

Waktu terbaik untuk berdoa adalah pada waktu-waktu mustajab, seperti sepertiga malam terakhir, setelah shalat fardu, antara azan dan iqamah, ketika berbuka puasa, dan pada hari Jumat. Dalam buku Agar Dimudahkan Rezeki, disebutkan bahwa doa yang dipanjatkan dengan sepenuh hati dan pada waktu-waktu yang baik akan lebih mudah dikabulkan. Orangtua juga dianjurkan untuk mendoakan anaknya setiap selesai shalat, terutama setelah shalat Subuh dan Magrib.