Operasi Ketupat 2026 Tekan Angka Kecelakaan, PP Muhammadiyah Apresiasi Kapolri dan Jajaran

Berdasarkan data IRSMS Korlantas Polri jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan sebesar 30,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Diterbitkan 31 Maret 2026, 04:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menilai Mudik 2026 berjalan lancar, aman, dan terkendali. Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad menyampaikan terima kasih kepada Kapolri beserta jajaran dan pemerintah daerah atas pengaturan kebijakan selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Alhamdulillah mudik Lebaran berjalan lancar, terima kasih kepada Kapolri dan jajarannya serta pemda setempat atas pengaturan kebijakan menangani arus mudik maupun balik,” kata Dadang Kahmad, Senin (30/3/2026).

“Semoga ke depan terus dipertahankan dan lebih baik lagi,” sambungnya.

Polri mengakhiri Operasi Ketupat 2026 dan dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026 sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam operasi kemanusiaan tersebut, Polri menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas.

 

Angka Kecelakaan Menurun

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan berdasarkan data IRSMS Korlantas Polri jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan signifikan sebanyak 104 orang atau turun sebesar 30,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas secara nasional juga mengalami penurunan sebesar 5,31 persen atau berkurang 153 kejadian dibandingkan tahun lalu. Selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 juga tercatat tidak terdapat kecelakaan lalu lintas yang menonjol.

Ini merupakan hasil dari penerapan rekayasa lalu lintas yang terukur dari One Way Nasional hingga One Way Sepenggal Presisi. Selain itu, penggunaan teknologi modern seperti ETLE Patrol Presisi, Command Center Mobile, dan Body Cam turut mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat di lapangan.