10 Sayuran yang Tidak Perlu Sering Membeli Bibit, Bisa Ditanam Berulang Kali dan Hemat Biaya

Cari tahu sayuran yang tidak perlu sering membeli bibit karena bisa ditanam kembali dari sisa panen atau menghasilkan benih sendiri. Cocok untuk pekebun rumahan

Diterbitkan 08 Juli 2026, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menanam sayuran sendiri di rumah semakin diminati masyarakat Indonesia. Selain menghemat pengeluaran, berkebun juga menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus membantu menyediakan bahan makanan segar setiap hari.

Kabar baiknya, tidak semua sayuran mengharuskan Anda membeli bibit baru setiap kali ingin menanam. Ada beberapa sayuran yang tidak perlu sering membeli bibit karena dapat diperbanyak dari batang, akar, umbi, hingga biji hasil panen sebelumnya. Dengan perawatan yang tepat, Anda bisa menikmati panen berulang tanpa harus terus mengeluarkan biaya tambahan.

Berikut daftar sayuran yang cocok ditanam kembali di kebun rumah Anda dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber.

1. Kangkung

Kangkung menjadi salah satu sayuran favorit masyarakat Indonesia karena mudah tumbuh dan cepat dipanen.

Jika menanam kangkung dari biji, sisakan beberapa tanaman hingga berbunga dan menghasilkan biji. Biji tersebut dapat dikeringkan lalu digunakan kembali sebagai bibit untuk musim tanam berikutnya.

Tips menanam:

  • Pilih tanaman yang paling sehat sebagai calon indukan.
  • Jemur biji hingga benar-benar kering sebelum disimpan.
  • Simpan dalam wadah kedap udara agar daya kecambah tetap tinggi.

2. Daun Bawang

Daun bawang termasuk sayuran yang tidak perlu sering membeli bibit karena cukup menggunakan bagian pangkalnya.

Setelah digunakan untuk memasak, sisakan sekitar 5 cm bagian akar. Tanam di pot berisi media tanam yang gembur atau rendam terlebih dahulu di air hingga muncul tunas baru.

Tips menanam:

  • Letakkan di tempat yang mendapat sinar matahari pagi.
  • Siram secukupnya agar akar tidak membusuk.
  • Panen dengan memotong daun tanpa mencabut seluruh tanaman.

3. Seledri

Seledri dapat tumbuh kembali dari pangkal batang yang biasanya dibuang setelah dimasak.

Letakkan pangkal seledri di wadah berisi sedikit air. Setelah muncul daun dan akar baru, pindahkan ke media tanam.

Tips menanam:

  • Ganti air setiap dua hari.
  • Gunakan media tanam yang kaya kompos.
  • Hindari genangan air saat sudah dipindahkan ke pot.

4. Sawi Hijau

Sawi hijau juga bisa menghasilkan biji sendiri jika dibiarkan berbunga setelah masa panen.

Biji yang sudah matang dapat dikumpulkan dan disimpan sebagai bibit untuk penanaman berikutnya.

Tips menanam:

  • Biarkan beberapa tanaman tumbuh hingga berbunga.
  • Panen biji saat polong mulai mengering.
  • Simpan di tempat yang sejuk dan kering.

5. Selada

Selada dapat ditanam kembali dari bagian pangkal batang.

Meskipun hasilnya tidak selalu sebesar tanaman pertama, cara ini cukup efektif untuk menghasilkan daun muda yang dapat dipanen kembali.

Tips menanam:

  • Rendam bagian pangkal dalam air dangkal.
  • Setelah muncul akar, pindahkan ke pot.
  • Pastikan tanaman mendapat sinar matahari 4–6 jam sehari.

6. Bawang Merah

Bawang merah termasuk tanaman yang paling mudah diperbanyak tanpa membeli bibit baru.

Cukup sisihkan beberapa umbi sehat dari hasil panen atau stok dapur, lalu tanam kembali.

Tips menanam:

  • Gunakan umbi yang tidak busuk.
  • Tanam pada media yang tidak terlalu basah.
  • Berikan sinar matahari penuh agar umbi berkembang maksimal.

7. Bawang Putih

Satu siung bawang putih dapat menghasilkan satu tanaman baru.

Pilih siung yang sehat dan belum dikupas, lalu tanam dengan ujung runcing menghadap ke atas.

Tips menanam:

  • Gunakan tanah yang gembur.
  • Hindari penyiraman berlebihan.
  • Berikan pupuk organik secara berkala.

8. Cabai

Cabai termasuk tanaman yang sangat mudah menghasilkan benih sendiri.

Ambil biji dari cabai yang benar-benar matang, cuci bersih, lalu jemur hingga kering sebelum disemai.

Tips menanam:

  • Pilih buah dari tanaman yang produktif.
  • Simpan biji dalam amplop kertas.
  • Rendam biji beberapa jam sebelum disemai agar lebih cepat berkecambah.

9. Tomat

Tomat juga tidak mengharuskan Anda terus membeli bibit.

Biji dari buah tomat matang bisa dikeringkan dan disimpan untuk musim tanam berikutnya.

Tips menanam:

Gunakan buah yang sehat.

Keringkan biji selama beberapa hari.

Semai pada media yang lembap tetapi tidak becek.

10. Kemangi

Kemangi mudah menghasilkan bunga dan biji apabila dibiarkan tumbuh lebih lama.

Setelah biji matang, Anda cukup mengumpulkannya untuk ditanam kembali.

Tips menanam:

  • Sisakan beberapa tanaman hingga berbunga.
  • Kumpulkan biji saat bunga mulai mengering.
  • Simpan dalam wadah tertutup agar tahan lama.

Keuntungan Menanam Sayuran Tanpa Sering Membeli Bibit

Memilih sayuran yang tidak perlu sering membeli bibit memberikan banyak manfaat, terutama bagi keluarga yang ingin berkebun di rumah.

Beberapa keuntungannya antara lain:

  • Menghemat biaya berkebun dalam jangka panjang.
  • Selalu memiliki stok bibit untuk musim tanam berikutnya.
  • Mengurangi limbah dapur karena sisa sayuran bisa dimanfaatkan kembali.
  • Lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan sayuran sehari-hari.
  • Cocok ditanam di pekarangan sempit, balkon, maupun pot dan polybag.

Tips Agar Bibit Hasil Panen Tetap Berkualitas

Agar bibit yang Anda simpan tetap memiliki daya tumbuh tinggi, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Pilih tanaman induk yang sehat dan bebas hama.
  • Pastikan biji benar-benar matang sebelum dipanen.
  • Jemur hingga kadar air rendah agar tidak berjamur.
  • Simpan di tempat yang sejuk, kering, dan kedap udara.
  • Beri label tanggal penyimpanan agar lebih mudah digunakan sesuai umur simpannya.

Dengan memilih sayuran yang tidak perlu sering membeli bibit, Anda bisa menikmati hobi berkebun yang lebih hemat, praktis, dan berkelanjutan. Sebagian besar tanaman tersebut juga mudah dibudidayakan di iklim tropis Indonesia, sehingga cocok untuk pemula maupun pekebun berpengalaman.

Pertanyaan Seputar Menanam Sayur

1. Sayuran apa yang paling mudah ditanam kembali dari sisa dapur?Daun bawang, seledri, selada, dan bawang merah merupakan sayuran yang paling mudah ditanam kembali dari bagian pangkal atau umbinya.

2. Apakah semua biji sayuran hasil panen bisa digunakan lagi?Tidak selalu. Pilih biji dari tanaman yang sehat, berasal dari varietas non-hibrida jika memungkinkan, dan pastikan bijinya sudah matang agar daya kecambahnya tinggi.

3. Berapa lama bibit sayuran bisa disimpan?Sebagian besar benih sayuran dapat disimpan selama 1–3 tahun jika disimpan di tempat yang kering, sejuk, dan kedap udara. Daya tumbuh akan menurun seiring lamanya penyimpanan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6