Liputan6.com, Jakarta Resep lasagna rendang adalah bukti bahwa dapur Indonesia dan Italia bisa berdamai dalam satu loyang. Bayangkan lapisan pasta lebar yang lembut berpadu dengan rendang daging sapi berbumbu pekat, lalu dibaluri saus bechamel yang creamy dan taburan keju mozzarella yang lumer saat dipanggang.
Rendang lahir di tanah Minangkabau, Sumatera Barat, dan namanya sudah lama melanglang buana sebagai salah satu masakan daging paling terkenal di dunia. Seberang benua, lasagna adalah primadona pasta panggang khas Italia yang digemari lintas usia. Menyatukan keduanya menghasilkan lasagna rendang dengan karakter rasa yang jauh lebih berani ketimbang lasagna bolognese biasa.
Rasanya menggugah selera, membuat lasagna rendang di rumah tidak serumit kelihatannya. Selama Anda memahami tiga komponennya - rendang, saus bechamel, dan susunan lapisan - hasilnya bisa setara sajian restoran.Â
Advertisement
Sekilas tentang Lasagna Rendang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322857/original/095711800_1786591865-taMucPSw6KeUwbA2E7ShuWIJGJwTOatOSvdIQMP4.jpg)
Rendang adalah warisan masakan masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat. Melansir Journal of Ethnic Foods, kata "rendang" berasal dari istilah "merandang" atau "randang" yang merujuk pada proses memasak secara perlahan dalam waktu lama.
Proses tersebut membuat rendang memiliki tekstur kering dan warna cokelat gelap. Pada masa lalu, masyarakat Minangkabau juga mengolah rendang agar memiliki daya simpan panjang sehingga dapat dijadikan bekal selama perjalanan jauh.
Melansir penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Ethnic Foods, rendang diyakini memiliki kaitan dengan kari India karena kemiripannya dengan hidangan tersebut. Proses memasak rendang yang berlangsung lama juga memiliki filosofi tentang kesabaran, kebijaksanaan, dan ketulusan.
Sementara itu, Sri Owen dalam bukunya Indonesian Regional Food and Cookery menulis bahwa rendang kemungkinan berkembang dari kebutuhan mengawetkan daging kerbau yang baru disembelih selama mungkin di iklim tropis tanpa lemari pendingin.
Satu hal yang perlu dipahami, rendang berbeda dari gulai maupun kari yang berkuah. Melansir Rasa Malaysia, rendang yang autentik memiliki tekstur cenderung kering, dengan bumbu pekat yang melapisi dan meresap ke dalam daging, bukan kuah encer seperti hidangan kari. Proses pemasakan yang lama juga membuat cita rasa dan aromanya semakin kuat, bahkan disebut terasa lebih intens pada hari berikutnya.
Hal senada disampaikan chef sekaligus pemilik restoran Ange Branca dalam wawancara dengan TASTE. Ia menjelaskan bahwa rendang sempat dikaitkan dengan hidangan seperti stew atau braise, tetapi semakin dipahami sebagai masakan yang memiliki karakter dan identitasnya sendiri.
Dalam hidangan lasagna, kunci kelembutan lasagna ada pada saus bechamel. Béchamel merupakan salah satu dari lima saus induk dalam masakan Prancis. Saus ini dibuat dari roux, yakni campuran mentega dan tepung, kemudian ditambahkan susu hingga menghasilkan tekstur yang lembut dan kental.
Dalam lasagna rendang, béchamel dapat memberikan tekstur creamy yang berpadu dengan cita rasa rendang yang kaya rempah, sehingga menghasilkan perpaduan rasa yang lebih kompleks dan seimbang.
Advertisement
Bahan-Bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421780/original/090668800_1763959374-delicious-goulash-ready-dinner.jpg)
Bahan rendang (isian):
- 300 gram daging sapi giling
- 200 ml santan kental
- 4 sdm minyak goreng
- 1 sdm air asam jawa
- Gula, garam, dan kaldu bubuk secukupnya
Bumbu halus:
- 6 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 5 buah cabai merah keriting
- 2 cm lengkuas
- 2 cm jahe
- 1 cm kunyit
- 1 sdm ketumbar bubuk
- 1/2 sdt jintan bubuk
- 1/4 sdt pala bubuk
Rempah aromatik:
- 1 batang serai, memarkan
- 3 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun salam
- 1 lembar daun kunyit, ikat simpul (opsional)
Saus bechamel:
- 400 ml susu cair full cream
- 60 gram mentega
- 4 sdm tepung terigu
- 1/4 sdt pala bubuk
- 1/4 sdt lada putih bubuk
- Garam secukupnya
Penyusun dan topping:
- 9 lembar kulit lasagna
- 150 gram keju mozzarella, parut
- 50 gram keju cheddar, parut
- Mentega untuk mengolesi loyang
Baca juga: mengenal aneka jenis pasta Italia dan cara merebusnya.
Cara Membuat Lasagna Rendang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5202406/original/043396700_1745899954-mateusz-feliksik--9ypyrRAjdw-unsplash.jpg)
Sama seperti lasagna panggang pada umumnya, kunci suksesnya ada pada urutan pengerjaan: masak isian dan saus lebih dulu, baru menyusun.
- Rebus kulit lasagna dalam air mendidih bergaram hingga al dente, lalu rendam sebentar dalam air es dan tiriskan agar tidak saling menempel.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, lengkuas, jahe, dan kunyit hingga benar-benar lembut.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk, daun salam, dan daun kunyit hingga harum dan tidak lagi berbau langu.
- Masukkan daging sapi giling, aduk hingga berubah warna, lalu bubuhkan ketumbar, jintan, dan pala bubuk.
- Tuang santan kental dan air asam jawa, bumbui gula, garam, serta kaldu bubuk secukupnya.
- Masak rendang dengan api kecil sambil sesekali diaduk hingga santan menyusut, mengeluarkan minyak, dan bumbu meresap ke daging, lalu sisihkan.
- Buat saus bechamel: lelehkan mentega, masukkan tepung terigu, aduk cepat hingga membentuk roux dan matang, jangan sampai kecokelatan.
- Tuang susu cair sedikit demi sedikit sambil terus dikocok dengan whisk hingga licin dan mengental, lalu bumbui pala, lada putih, dan garam.
- Panaskan oven pada suhu 180 derajat Celsius dan olesi loyang tahan panas dengan mentega, lalu tuang tipis saus bechamel di dasarnya.
- Susun berlapis: kulit lasagna, rendang, saus bechamel, dan sedikit keju, lalu ulangi hingga bahan habis dan akhiri dengan saus bechamel.
- Taburi permukaan dengan keju mozzarella dan cheddar, kemudian panggang 25-30 menit hingga keju meleleh dan permukaannya kuning keemasan.
- Keluarkan lasagna dari oven dan diamkan 15-20 menit sebelum dipotong agar lapisannya set dan potongannya rapi.
Advertisement
Tips agar Lasagna Rendang Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323850/original/018606100_1786676985-lasagna.jpeg)
- Masak rendang sampai benar-benar berminyak. Api kecil dan aduk berkala membuat daging empuk serta santan tidak pecah. Chef Billy Parisi melalui situs resminya menyarankan agar proses memasak rendang tidak dilakukan secara terburu-buru maupun dengan menaikkan api. Menurutnya, rendang membutuhkan waktu dan kesabaran agar daging menjadi empuk serta sausnya menyatu dengan sempurna.
- Jaga bechamel tetap kental. Saus yang terlalu encer membuat lasagna berair. Melansir Allrecipes, Kevin Maxey, chef sekaligus pemilik Pendolino di Sandy Springs, Georgia, lebih menyukai lasagna dengan saus Bolognese daging klasik, béchamel yang kaya dan lembut, mozzarella susu murni, serta Pecorino Romano.
- Tambahkan kelapa sangrai untuk aroma lebih dalam. Bila ingin rasa rendang lebih otentik, sertakan kerisik atau kelapa parut yang disangrai hingga kecokelatan lalu ditumbuk halus.
- Susun lapisan tipis dan rata. Mulai dengan saus di dasar loyang agar pasta tidak lengket, lalu jaga setiap lapisan tetap merata supaya matang seragam dan potongan bersih.
- Istirahatkan sebelum dipotong. Berdasarkan ulasan Tasting Table, lasagna sebaiknya didiamkan sekitar 20–40 menit setelah dikeluarkan dari oven sebelum dipotong. Waktu istirahat tersebut memungkinkan lapisan pasta, saus, dan isian menjadi lebih kokoh sehingga potongan tidak mudah berantakan saat disajikan.
Baca juga: cara membuat macaroni schotel creamy yang juga mengandalkan saus putih.
Variasi dan Substitusi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323851/original/033573700_1786676985-lasagna_rendang.jpeg)
Versi rendang ayam. Ganti daging sapi giling dengan ayam giling atau fillet dada yang dicincang. Waktu memasaknya lebih singkat karena ayam lebih cepat empuk, cocok untuk menu keluarga yang buru-buru.
Versi praktis bumbu instan. Bila tak sempat meracik bumbu dari awal, pakai bumbu rendang instan. Cukup tumis bumbu hingga harum sebelum memasukkan daging dan santan, sisanya ikuti langkah utama.
Versi hemat tanpa oven. Kulit lasagna bisa diganti roti tawar dan dimatangkan dengan cara dikukus. Untuk sentuhan sayur, tiru gaya lasagna terong dengan menambah irisan sayur di antara lapisan.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Lasagna Rendang
Apa itu lasagna rendang?
Lasagna rendang adalah hidangan fusion yang menggabungkan pasta panggang khas Italia dengan isian rendang berbumbu khas Minangkabau. Lapisan kulit lasagna disusun bergantian dengan daging rendang, saus bechamel, dan keju, lalu dipanggang hingga permukaannya keemasan. Rasanya memadukan gurihnya rempah rendang dengan lembutnya saus putih ala Italia.
Daging apa yang paling cocok untuk isian rendang?
Untuk versi lasagna, daging sapi giling paling praktis karena cepat empuk dan mudah menyatu dengan lapisan pasta. Jika ingin tekstur berserat, gunakan potongan sengkel atau paha yang dimasak lebih lama seperti pada rendang daging sapi ala rumahan. Hindari bagian yang terlalu berlemak agar lasagna tidak terlalu berminyak.
Bagaimana cara menyimpan sisa lasagna rendang?
Simpan dalam wadah tertutup di kulkas dan konsumsi dalam 3-4 hari. Panaskan kembali dengan oven atau air fryer agar permukaannya tetap renyah, bukan lembek seperti saat memakai microwave. Justru banyak orang menilai rasa rendang makin nikmat keesokan harinya karena bumbunya semakin meresap.
Lasagna rendang membuktikan bahwa fusion tidak harus rumit atau mahal; cukup memadukan kekayaan rempah Nusantara dengan teknik memanggang Italia. Sediakan waktu untuk memasak rendang dengan sabar dan biarkan lasagna beristirahat sebelum dipotong, maka satu loyang gurih-lumer siap memikat seisi meja makan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542214/original/027883300_1774936645-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8048512/original/040765400_1780894974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-08T120236.131.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4842263/original/039942900_1716616217-Gorengan1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305541/original/012313500_1784796799-Screenshot_2026-07-23_151441.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323849/original/001259600_1786676985-lasagna_HL.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322764/original/071194500_1786588104-asinan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306872/original/033972700_1784912286-photo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316407/original/007696600_1785926232-41421c14-f747-4ec9-be11-97361a6cba00.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319413/original/095328000_1786247363-ilustrasi_keripik_telur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319397/original/006161700_1786246201-HL_udang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319083/original/000781800_1786180839-watermarked_img_1053714619828272146.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315538/original/011016000_1785840462-a5a249a0-1e36-4065-a80c-78f32537c07c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316174/original/072509300_1785915661-p8PHa1s66CGwUYo2D2Tnhf4h3TQD9r2rX2uz3djs.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317428/original/092356700_1786011672-03cdc588-086c-4bd2-995b-aee25a989dc0.jpg)