Liputan6.com, Jakarta - Istilah glass skin semakin populer di kalangan generasi muda. Kulit cerah, glowing, mulus, dan minim noda kerap menjadi gambaran dari tampilan ini. Namun, memiliki kulit bak cermin seharusnya tidak membuat seseorang merasa harus memenuhi standar kecantikan tertentu.
Brand Lead Glow & Lovely, Ita Karo Karo, mengatakan setiap orang memiliki kondisi dan perjalanan kulit yang berbeda. Kesibukan Gen Z juga membuat rutinitas skincare dengan banyak tahapan tidak selalu mudah diterapkan secara konsisten.
"Setiap orang memiliki perjalanan kulit yang berbeda. Di tengah gaya hidup generasi muda, khususnya Gen Z, yang semakin dinamis, journey menuju glass skin sering kali terasa rumit karena banyaknya langkah skincare, pilihan produk, dan berbagai macam kebutuhan kulit," katanya saat jumpa pers di Jakarta, Senin, 11Â Agustus 2026.
Advertisement
Di tengah popularitasnya, konsep glass skin juga memunculkan pertanyaan tentang batas antara inspirasi perawatan dan standar kecantikan baru. Terlebih, konsumen kini semakin kritis dalam melihat klaim produk skincare dan membutuhkan informasi yang realistis.
Glow & Lovely menilai, komunikasi tentang glass skin perlu disampaikan secara bertanggung jawab. Ita menyebut, konsep #NoFilterGlassSkin bukan untuk menjanjikan kulit sempurna atau mendorong konsumen mengejar tampilan tanpa cela.
Sebaliknya, perawatan kulit dapat menjadi bagian dari perjalanan untuk memahami kebutuhan kulit masing-masing. Dengan begitu, glass skin tidak lagi sekadar soal penampilan, tapi juga tentang kulit yang sehat dan rasa percaya diri.
Bukan Standar Kecantikan Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322543/original/013915000_1786535813-WhatsApp_Image_2026-08-12_at_17.56.45__1_.jpeg)
Â
Jenama kecantikan itu menegaskan bahwa konsep glass skin tidak ditujukan untuk menciptakan standar kecantikan baru yang sulit dicapai. Perawatan kulit seharusnya menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi kulit, bukan tuntutan untuk mengubah penampilan agar sesuai dengan gambaran tertentu.
"Kami juga nggak mau menciptakan tren atau istilah yang terlalu menjanjikan, bahkan mengarahkan ke arah yang salah," ucap Ita.
Menurut dia, pesan yang ingin dibangun justru mendorong generasi muda untuk lebih bebas mengekspresikan diri dan memahami kebutuhan kulit masing-masing.Â
“Yang dibilang setting up a new standard mungkin misleading orang ke standar yang not achievable, we are away from that. Justru aku lihat Glow and Lovely itu lebih membuka pikiran bahwa you can be yourself," imbuhnya.
Advertisement
Kebutuhan Kulit Tidak Bisa Disamaratakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322550/original/055193800_1786536084-WhatsApp_Image_2026-08-12_at_17.56.45.jpeg)
Perjalanan mendapatkan tampilan glass skin tidak bisa disamakan untuk setiap orang. Kondisi kulit yang berbeda membuat kebutuhan perawatan pun beragam, mulai dari mengatasi kulit kusam, menjaga hidrasi, memperbaiki tekstur, hingga menyamarkan noda hitam.
Research and Development Manager Glow & Lovely, Zulfa Hudaya, mengatakan pemahaman tersebut menjadi salah satu dasar pengembangan GlassBright Ultralight Range. Menurutnya, tidak ada satu solusi yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan kulit.
"Setiap kulit memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga tidak ada satu solusi yang bisa berlaku untuk semua orang," ujarnya.
Pendekatan ini diwujudkan melalui tiga varian dengan fokus berbeda. GlassBright membantu merawat tampilan kulit agar terlihat lebih cerah, GlassHydra ditujukan untuk menjaga kelembapan sekaligus memberikan sensasi kulit yang kenyal, sedangkan GlassClear membantu menyamarkan noda hitam.
Merawat Kulit dengan Ekspektasi yang Realistis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322549/original/061861800_1786536029-WhatsApp_Image_2026-08-12_at_17.56.45__2_.jpeg)
GlassBright Ultralight Range dirancang dengan kandungan yang disesuaikan untuk menjawab kebutuhan kulit yang berbeda. GlassBright memadukan Niacinamide dan Hyaluronic untuk membantu membuat kulit tampak lebih cerah sekaligus menjaga hidrasi.
GlassHydra mengandalkan Pro-Ceramide dan Niacinamide untuk membantu mempertahankan kelembapan, serta mendukung skin barrier, sementara GlassClear difokuskan untuk membantu menyamarkan tampilan noda hitam.
Zulfa mengatakan, pengembangan produk juga memperhatikan ketepatan dalam menyampaikan klaim manfaat. "Kami pastikan klaimnya itu sesuai. Pengujiannya tepat dan menggunakan standar metode yang benar," ujarnya.
Selain formula, rangkaian ini dirancang dengan rutinitas yang lebih praktis sehingga mudah digunakan sehari-hari. Pengujian terhadap konsumen turut menjadi bagian dari proses untuk melihat manfaat produk setelah digunakan sesuai petunjuk.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat perawatan kulit terasa lebih sederhana tanpa mengabaikan kebutuhan masing-masing.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4842263/original/039942900_1716616217-Gorengan1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305541/original/012313500_1784796799-Screenshot_2026-07-23_151441.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322553/original/079261700_1786536676-Brand_Lead_Glow___Lovely__Ita_Karo_Karo.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308030/original/089740000_1785126141-Depositphotos_722925328_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289994/original/034871400_1783420582-SnapInsta.to_735543750_18605225935004502_8841862689195869418_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289993/original/080198400_1783420579-SnapInsta.to_735286935_18605225938004502_5545910987684240763_n.jpg)