Kalapas Cibinong Nonaktif Ungkap Alasan Sempat Tahan Sidak Ombudsman

Kondisi Lapas yang padat dengan ribuan warga binaan dan kunjungan keluarga menjadi faktor utama.

Diterbitkan 28 September 2026, 12:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Lapas menahan akses karena padatnya kunjungan keluarga dan 1.830 warga binaan.
  • Pihak Lapas perlu verifikasi surat tugas dan koordinasi dengan tim Ombudsman.
  • Ada agenda Ombudsman DKI yang dijadwalkan pada hari yang sama di Lapas.

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong nonaktif Wisnu Hani Putranto mengungkap alasan pihaknya sempat menahan akses rombongan Ombudsman saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Rabu (23/9/2026).

Ia mengatakan, saat rombongan Ombudsman datang sekitar pukul 10.15 WIB, saat itu kondisi Lapas tengah padat.

“Penjelasan tersebut antara lain berkaitan dengan adanya kunjungan keluarga yang bersamaan pada hari itu juga dan juga menimbang isi hunian pada saat hari itu berjumlah 1.830 orang warga binaan yang bertepatan juga sedang di luar blok, sedang melaksanakan kegiatan pembinaan,” kata Wisnu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta Senin (28/9/2026).

Dia menjelaskan, rombongan Ombudsman yang berjumlah sekitar 30 orang pertama kali diterima oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Cibinong. Satu menit kemudian, Kasubag TU menyampaikan kepada pihak Lapas mengenai kedatangan tim Ombudsman.

Kala itu, kata Wisnu, Lapas lalu berkomunikasi langsung dengan tim Ombudsman melalui telepon untuk mengonfirmasi surat tugas yang dibawa rombongan.

Pada pukul 10.20 WIB, Kasubag TU mengarahkan rombongan Ombudsman untuk menunggu di lobi Gedung 1 sembari menunggu Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) datang menemui mereka.

Tak berselang lama, KPLP tiba di lobi untuk menerima rombongan. Pada kesempatan itu, tim Ombudsman menunjukkan surat tugas yang diterbitkan secara internal.

Menurut Wisnu, pihak Lapas kemudian menyampaikan sejumlah pertimbangan terkait pelaksanaan sidak. Selain kondisi 1.830 warga binaan dan kunjungan keluarga, pihaknya juga menyampaikan adanya agenda Ombudsman DKI pada hari yang sama.

“Lalu pada hari itu juga Bapak Ibu Lapas Kelas 2A Cibinong sedianya pukul 13.00 akan kedatangan tim Ombudsman DKI untuk penilaian maladministrasi,” ujarnya.

Sudah Serahkan Data

Pihak Lapas, kata Wisnu, juga menyerahkan data pendukung dan menjelaskan pertimbangan terkait dua agenda tersebut kepada tim Ombudsman RI.

Namun, penjelasan itu disebut belum diterima oleh rombongan Ombudsman. Pada pukul 10.25 WIB, tim Ombudsman menyampaikan keberatan karena belum dapat memasuki area Lapas.

Kemudian, rombongan Ombudsman sempat menyampaikan rencana untuk meninggalkan lokasi. Namun, sebagian anggota rombongan bersama pihak media kemudian bergerak menuju area kompleks rumah dinas.

Wisnu menerangkan, pergerakan menuju area tersebut dilakukan tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan petugas Lapas. Pada pukul 10.29 WIB, sebagian rombongan berupaya memasuki area rumah dinas.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6