Laga Derbi Suramadu antara Persebaya Surabaya kontra Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo menyisakan sorotan hangat di luar hasil akhir pertandingan. Penyerang sayap Madura United, Paulo Gali Freitas, menjadi perbincangan luas setelah mencetak gol tendangan bebas ke gawang Persebaya, klub yang meminjamkannya musim ini lantaran tidak masuk skema pelatih Bernardo Tavares.
Selebrasi Gali yang berlari emosional sembari mencium serta menunjuk lambang Madura United di dada memantik perdebatan di kalangan Bonek antara tuntutan profesionalisme versus etika respek kepada klub pemilik. Menanggapi situasi yang memanas di media sosial, pemain asal Timor Leste itu langsung memberikan klarifikasi terbuka. Gali menegaskan bahwa dirinya sempat memberikan gestur simbol hati menggunakan kedua tangan ke arah tribun stadion sebelum selebrasi dilakukan, serta menegaskan aksinya murni bentuk loyalitas profesional kepada tim yang dibelanya saat ini tanpa mengurangi rasa hormat mendalam kepada Persebaya dan suporter Bonek.
(Editor video: Intern/Daifan Putra)