Liputan6.com, Jakarta - Batu hias jadi salah satu elemen yang dapat mempercantik taman sekaligus memberikan tekstur dan karakter pada halaman rumah. Selain digunakan sebagai penutup permukaan tanah, batu juga bisa dimanfaatkan untuk mempertegas batas area tanaman, menghias kolam, hingga membentuk jalur pijakan.
Pilihan batu hias untuk taman cukup beragam, mulai dari batu berukuran kecil dengan permukaan halus hingga batu alam berbentuk lempengan yang memiliki tekstur khas. Setiap jenis menawarkan tampilan berbeda sehingga bisa disesuaikan dengan konsep taman, baik minimalis, tropis, maupun taman bergaya alami.
Sebelum menentukan pilihan, penting untuk mempertimbangkan warna, ukuran, tekstur, serta fungsi batu yang akan digunakan. Melalui pemilihan yang tepat, batu hias tidak hanya memperindah tampilan taman, tetapi juga dapat membantu menata area halaman agar terlihat lebih rapi dan terstruktur.
Advertisement
1. Batu Koral Kacang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383541/original/001850600_1793091328-b6935ac1-8ccf-43ef-b795-3e5976749d8c.jpeg)
Batu koral kacang umumnya merujuk pada batu berukuran kecil dengan bentuk membulat yang menyerupai kacang. Ukurannya yang relatif kecil membuat batu ini cocok untuk mengisi area kosong di antara tanaman atau menjadi lapisan dekoratif pada taman.
Batu koral kacang juga dapat digunakan untuk membuat jalur taman sederhana dan mempercantik pot berukuran besar. Karena bentuknya membulat, batu ini lebih mudah bergeser saat diinjak dibandingkan batu pecah bersudut, sehingga sebaiknya digunakan pada area dengan lalu lintas ringan dan diberi pembatas agar tidak menyebar.
Advertisement
2. Batu Koral Hitam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383542/original/011436000_1793091328-95e8108e-d3ce-409f-8b81-131ed9b383b7.jpeg)
Batu koral hitam bisa menjadi pilihan untuk menghadirkan kesan tegas dan elegan pada taman. Warna gelapnya memberikan kontras yang menarik dengan tanaman berdaun cerah, rumput, maupun elemen taman berwarna terang.
Jenis batu ini cocok ditempatkan di sekitar tanaman hias, pada taman kering, atau sebagai aksen di dekat kolam. Namun, batu berwarna gelap dapat menyerap panas dan meningkatkan suhu permukaan, sehingga penggunaannya perlu dipertimbangkan di area yang sensitif terhadap panas.
3. Batu Koral Putih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383543/original/021017500_1793091328-ea576aef-4eb2-403e-b8ad-8b82699a2f94.jpeg)
Batu koral putih cocok untuk taman yang mengusung konsep minimalis dan modern. Warnanya yang cerah memberikan kontras dengan tanaman berdaun hijau, sehingga area taman terlihat lebih bersih dan menonjol.
Batu ini dapat digunakan untuk menutupi sebagian permukaan tanah di sekitar tanaman, menghias taman kering, atau membuat pola dekoratif di halaman. Agar tampilannya tetap rapi, gunakan pembatas di sekeliling area batu dan bersihkan kotoran yang menempel secara berkala.
Â
Advertisement
4. Batu Andesit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383544/original/030650000_1793091328-ecda9e8e-d7f8-44cd-bf1c-f5df65657316.jpeg)
Batu andesit merupakan batuan vulkanik yang banyak digunakan untuk elemen bangunan maupun lanskap. Warna abu-abu hingga abu-abu gelap dan tampilannya yang relatif sederhana membuat batu ini cocok untuk taman bergaya modern, minimalis, maupun tropis.
Di taman, batu andesit dapat dimanfaatkan sebagai pijakan, pelapis jalur pejalan kaki, atau elemen dekoratif di sekitar tanaman. Jika digunakan pada jalur yang sering terkena hujan, pilih permukaan dengan tekstur yang sesuai dan pastikan pemasangannya stabil agar nyaman serta aman dilalui.
5. Batu Palimanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383545/original/039703600_1793091328-ef25d47e-3a7a-4b2e-a88e-a62a6eeafb49.jpeg)
Batu Palimanan dikenal sebagai salah satu batu alam berwarna terang, seperti krem hingga kekuningan, yang kerap digunakan untuk mempercantik bangunan. Nuansa warnanya memberikan kesan hangat dan alami sehingga dapat menyatu dengan taman yang dipenuhi tanaman hijau.
Penggunaan batu Palimanan dapat diterapkan pada dinding aksen taman, pelapis elemen dekoratif, atau bagian tertentu yang ingin ditonjolkan. Karena karakter permukaan dan daya serap airnya dapat berbeda menurut jenis serta hasil pengolahan, perhatikan kebutuhan perawatan dan perlindungannya, terutama jika batu dipasang di area terbuka yang sering terkena hujan.
Advertisement
6. Batu Templek
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383546/original/046579600_1793091328-b36d3a7a-9788-4edd-8484-e49d5a03bf15.jpeg)
Batu templek merupakan sebutan yang umum digunakan untuk batu alam berbentuk pipih dengan sisi dan ukuran yang tidak selalu seragam. Bentuk tersebut memberikan tampilan alami dan cocok untuk taman yang ingin menonjolkan karakter bebatuan tanpa terlihat terlalu formal.
Batu templek dapat disusun sebagai jalur pijakan, pelapis permukaan tertentu, atau aksen di antara rumput dan tanaman penutup tanah. Untuk jalur yang sering digunakan, susun batu di atas dasar yang stabil dan atur ketinggiannya agar tidak membentuk permukaan yang terlalu bergelombang atau menjadi tempat genangan air.
7. Batu Kerikil Sungai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383547/original/054303700_1793091328-c37f95f8-59c7-4115-9354-cd0ebeb04eed.jpeg)
Batu kerikil sungai memiliki bentuk yang cenderung membulat dan permukaan relatif halus akibat proses alami oleh air. Warna serta ukurannya bervariasi, sehingga batu ini mudah dipadukan dengan taman bergaya alami, taman tropis, maupun taman kering.
Batu kerikil sungai cocok digunakan untuk membuat alur sungai kering, menghias tepian kolam, atau membatasi area tanaman. Susun batu mengikuti kontur taman agar terlihat alami, tetapi hindari penggunaan kerikil yang terlalu membulat pada jalur utama yang sering dilewati karena permukaannya bisa kurang stabil untuk pijakan.
Advertisement
8. Batu Lava
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383548/original/061999400_1793091328-a2202342-906d-46cb-b2ce-24abf3d0cb91.jpeg)
Batu lava berasal dari material vulkanik yang membeku dan umumnya memiliki tekstur berpori serta bentuk tidak beraturan. Batu ini tersedia dalam sejumlah warna, termasuk merah kecokelatan dan hitam, yang dapat memberikan aksen berbeda pada taman.
Karakter berporinya membuat batu lava menarik untuk taman kering, taman batu, dan area dekoratif di antara tanaman yang sesuai dengan kondisi tersebut. Meski demikian, teksturnya bisa cukup kasar atau tajam, sehingga kurang ideal untuk jalur tanpa alas kaki; perhatikan pula penempatannya agar batu tidak mudah berpindah saat hujan deras.
9. Batu Granit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383549/original/070600400_1793091328-df7e75fb-667b-469e-a91f-b764dcf19878.jpeg)
Batu granit menjadi pilihan tambahan yang cocok untuk taman karena dikenal memiliki struktur yang keras dan relatif tahan terhadap keausan. Tampilannya dapat berupa warna abu-abu, hitam, putih berbintik, atau kombinasi warna alami lainnya, tergantung pada jenis batu yang digunakan.
Dalam penataan taman, granit dapat dimanfaatkan sebagai batu pijakan, pelapis jalur pejalan kaki, maupun aksen di sekitar area duduk. Untuk penggunaan di luar ruangan, pilih hasil akhir permukaan yang sesuai dengan kondisi basah dan pastikan pemasangannya kokoh agar batu tidak licin atau bergeser ketika terkena air.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Jenis Batu Hias untuk Taman
1. Apa saja jenis batu hias yang cocok untuk taman?
Beberapa jenis batu hias yang cocok untuk taman antara lain batu koral putih, batu koral hitam, batu koral kacang, batu andesit, batu Palimanan, batu kerikil sungai, batu lava, batu templek, dan batu granit.
2. Batu hias apa yang cocok untuk taman minimalis?
Batu koral putih, batu koral hitam, dan batu andesit cocok untuk taman minimalis karena memiliki tampilan sederhana dan mudah dipadukan dengan tanaman hijau. Pemilihannya dapat disesuaikan dengan warna serta konsep halaman rumah.
3. Bagaimana cara memilih batu hias untuk taman?
Pilih batu hias berdasarkan fungsi, ukuran, warna, tekstur, dan ketahanannya terhadap kondisi luar ruangan. Untuk jalur pijakan, utamakan batu yang stabil dan tidak licin saat basah, sedangkan batu berukuran kecil cocok untuk area dekoratif dengan pembatas agar tidak mudah menyebar.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041778/original/033342300_1733738907-Sampul1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383535/original/061676900_1793090887-bpjs_kesehatan_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4475259/original/069032500_1687331408-cek_fakta_bohir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502785/original/075044200_1771042664-alat_pertanian_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383540/original/092673700_1793091327-914c63af-e64b-49e1-9506-33179b23a552.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383725/original/054656900_1793096457-Ide_kanopi_rumah_mungil_yang_tidak_membuat_tampilan_fasad_terasa_penuh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383596/original/003442900_1793092399-Mie_Hangat_di_Pagi_Hujan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359589/original/049606800_1790565087-Untitled2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363072/original/073988800_1790838980-Depositphotos_839696924_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383618/original/096899900_1793093054-d420bcb8-860f-43e4-a734-7ef8700d0510.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383653/original/026149600_1793093805-6007b4a5-a498-4b88-ab65-e5279dbb1d5e.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460631/original/018659600_1767261004-WhatsApp_Image_2026-01-01_at_16.06.18__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383526/original/030221500_1793090842-8d00f776-3752-4275-b07d-7e4ae3ca5002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383737/original/027902900_1793096789-isaac-smith-F5V6d7nPsLQ-unsplash.jpg)