Liputan6.com, Jakarta - Sebuah lagu populer sering kali melekat kuat dengan sosok penyanyi yang membawakannya. Melodi, lirik, dan karakter vokal yang menyatu membuat pendengar sulit membayangkan lagu tersebut dinyanyikan oleh orang lain. Namun, perjalanan sebuah lagu sebelum dirilis terkadang menyimpan cerita yang di luar dugaan banyak orang.
Dalam industri musik, pencipta lagu dan produser kerap menawarkan karya kepada sejumlah penyanyi sebelum menentukan siapa yang akan membawakannya. Ada lagu yang ditolak karena dianggap kurang sesuai dengan karakter musik seorang artis, ada pula yang tidak jadi digunakan karena pertimbangan lain. Keputusan tersebut terkadang mengubah perjalanan karier penyanyi sekaligus nasib lagu itu sendiri.
Menariknya, beberapa lagu yang akhirnya mendunia justru sempat ditawarkan kepada musisi lain. Fenomena serupa juga terjadi di Indonesia. Lantas bagaimana kisahnya? Berikut 8 cerita di balik lagu yang awalnya ditulis atau ditawarkan untuk penyanyi lain, namun justru terkenal saat tidak jadi, Senin (27/10).
Advertisement
1. Umbrella - Rihanna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463254/original/008523200_1767603531-SnapInsta.to_543614986_18581424865025307_5102487954466100336_n.jpg)
Lagu Umbrella menjadi salah satu karya yang melekat dengan nama Rihanna. Dirilis pada 2007, lagu ini menggabungkan musik pop dan R&B dengan lirik tentang kesetiaan serta dukungan dalam sebuah hubungan. Namun, sebelum sampai kepada Rihanna, lagu ciptaan The-Dream dan Christopher Stewart tersebut terlebih dahulu ditawarkan kepada penyanyi lain.
Britney Spears menjadi salah satu artis yang dipertimbangkan untuk membawakan lagu itu. Namun, tim Spears tidak mengambilnya karena materi untuk albumnya saat itu sudah cukup banyak. Lagu tersebut kemudian sempat ditawarkan kepada Mary J. Blige sebelum akhirnya diberikan kepada Rihanna.Â
Setelah dirilis, Umbrella menjadi hit besar dan membantu memperkuat posisi Rihanna di industri musik internasional. Lagu tersebut juga memperkenalkan citra musikal yang semakin matang dalam kariernya. Dalam kasus Umbrella, lagu itu justru menemukan penyanyi yang membuatnya dikenang luas.
Advertisement
2. ...Baby One More Time -Â Britney Spears
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3491505/original/028134100_1624499873-britney.jpg)
Lagu ...Baby One More Time menjadi salah satu karya yang memperkenalkan Britney Spears kepada pendengar musik pop dunia. Dirilis pada 1998, lagu tersebut memiliki melodi yang mudah diingat dan menjadi bagian penting dari awal karier Spears. Namun, lagu ciptaan Max Martin itu awalnya ditawarkan kepada grup musik lain sebelum akhirnya direkam oleh Spears.
TLC termasuk pihak yang sempat menerima tawaran untuk menyanyikan lagu tersebut. Grup yang dikenal melalui lagu No Scrubs itu tidak mengambilnya karena merasa materi tersebut kurang sesuai dengan identitas musik mereka.Â
Setelah tawaran itu tidak berlanjut, lagu tersebut diberikan kepada Britney Spears. Hasilnya, ...Baby One More Time menjadi hit internasional dan membantu mengangkat Spears sebagai salah satu bintang pop generasi akhir 1990-an.Â
3. Toxic -Â Britney Spears
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522591/original/064691700_1772769865-britney-spears.jpeg)
Lagu Toxic dikenal melalui perpaduan musik pop elektronik, melodi yang dinamis, dan karakter vokal Britney Spears. Lagu yang dirilis pada 2003 ini menjadi salah satu karya penting dalam album In the Zone. Namun, sebelum direkam Spears, lagu tersebut sempat ditawarkan kepada penyanyi asal Australia, Kylie Minogue.
Minogue tidak mengambil kesempatan tersebut setelah mendengarkan materi lagunya. Keputusan itu membuat lagu yang semula berpeluang menjadi bagian dari katalog musik Minogue justru menemukan penyanyi yang tepat.
Setelah dirilis, Toxic mendapatkan perhatian luas dan menjadi salah satu lagu Spears yang paling dikenal. Pada 2005, lagu tersebut juga memenangkan Grammy Award untuk kategori Best Dance Recording. Kisah Toxic memperlihatkan bagaimana sebuah lagu bisa memiliki perjalanan panjang sebelum menemukan penyanyi yang mampu membawakan karakter musiknya.
Advertisement
4. Since U Been Gone - Kelly ClarksonÂ
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4164505/original/002064900_1663654726-20220920-Kelly-Clarkson-Raih-Bintang-Hollywood-Walk-of-Fame-AP-1.jpg)
Lagu Since U Been Gone membantu memperkuat citra Kelly Clarkson sebagai penyanyi pop dengan sentuhan rock. Dirilis pada 2004 dalam album Breakaway, lagu ini mengangkat tema kebebasan setelah hubungan berakhir. Aransemen gitar yang kuat membuatnya berbeda dari lagu pop yang lebih mengandalkan produksi elektronik.
Namun, lagu ciptaan Max Martin dan Dr. Luke tersebut awalnya ditawarkan kepada P!nk. Setelah tawaran itu tidak berlanjut, Hilary Duff juga sempat dipertimbangkan sebagai penyanyi untuk lagu tersebut. Pada akhirnya, Kelly Clarkson merekamnya dan menjadikannya salah satu lagu andalan dalam kariernya.Â
Versi Clarkson kemudian mendapat sambutan positif dan membantunya memperluas jangkauan pendengar. Lagu tersebut bahkan memenangkan Grammy Award untuk kategori Best Female Pop Vocal Performance pada 2006.Â
5. I Will Always Love You - Whitney Houston
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3045877/original/085720400_1581314889-2004_World_Music_Awards_0999a.jpg)
I Will Always Love You dikenal luas melalui versi Whitney Houston yang menjadi bagian dari film The Bodyguard pada 1992. Penampilan vokal Houston yang kuat membuat lagu tersebut menjadi salah satu balada paling terkenal dalam musik pop. Meski demikian, lagu ini sebenarnya ditulis dan pertama kali direkam oleh penyanyi country Dolly Parton jauh hari sebelumnya.
Parton menulis lagu tersebut pada 1973 sebagai ungkapan perpisahan kepada Porter Wagoner, rekan kerja sekaligus mentor yang membantunya dalam perjalanan karier. Keputusan Parton untuk meninggalkan acara televisi Wagoner mendorongnya menyampaikan penghargaan dan perasaannya melalui lagu.Â
Ketika Houston merekam ulang lagu tersebut untuk The Bodyguard, aransemen dan interpretasinya memberikan nuansa berbeda. Versi Houston bertahan selama 14 minggu di posisi pertama Billboard Hot 100 Amerika Serikat. Kisah ini sedikit berbeda dari lagu yang ditolak penyanyi lain karena Parton memang telah merilis karya tersebut lebih dahulu.
Advertisement
6. Menghitung Hari - Kris Dayanti
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373969/original/013790500_1792025757-ADAKD_5.jpg.jpeg)
Di Indonesia, lagu Menghitung Hari menjadi salah satu karya yang identik dengan Kris Dayanti. Lagu ciptaan Melly Goeslaw tersebut populer pada akhir 1990-an dan dikenal melalui karakter vokal Kris Dayanti yang kuat. Namun, sebelum akhirnya dibawakan Kris Dayanti, lagu ini ternyata pernah ditawarkan kepada penyanyi lain, yaitu Mayangsari.
Kabarnya, lagu itu sempat ditawarkan kepada Mayangsari. Ketika mendengarkan lagu itu, Mayangsari meminta Melly mencarikan lagu lain karena saat itu ia hanya mendengar nyanyian tanpa iringan musik lengkap. Tawaran tersebut tidak berlanjut, sehingga lagu Menghitung Hari kemudian diberikan kepada Krisdayanti.
Setelah dibawakan Kris Dayanti, Menghitung Hari menjadi hit dan semakin melekat dengan namanya. Melly sendiri menyebut keberhasilan tersebut sebagai persoalan kecocokan antara lagu dan penyanyi.Â
7. Munajat Cinta - T.R.I.A.D
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3009658/original/066990200_1577776128-foto1.jpg)
Lagu Munajat Cinta dikenal sebagai salah satu karya monumental yang dibawakan Ahmad Dhani bersama grup musik The Rock Indonesia (yang kemudian bertransformasi menjadi T.R.I.A.D). Lagu tersebut memiliki nuansa pop rock dengan lirik yang menggambarkan keinginan seseorang menemukan pasangan hidup.
Namun, sebelum dinyanyikan sendiri oleh Dhani, lagu itu ternyata sempat ditawarkan kepada Once Mekel untuk dibawakan bersama Dewa 19. Sebelumnya diketahui bahwa Once pernah menolak lagu tersebut dengan alasan terlalu "cemen" alias kurang bernada rock dan tidak masuk dalam standar musik Dewa 19 yang terkenal megah.
Menanggapi penolakan tersebut, Dhani tidak berkecil hati karena ia sudah tahu sejak awal bahwa lagu ini akan meledak di pasaran. Dhani kemudian memutuskan untuk membawakan lagu tersebut sendiri. Keputusan itu akhirnya membuat Munajat Cinta dikenal luas melalui suara khas Ahmad Dhani, bukan Once Mekel.Â
Advertisement
8. Telephone - Lady Gaga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2725238/original/094056000_1549857587-000_1DA97Y.jpg)
Lagu Telephone yang dinyanyikan Lady Gaga bersama Beyoncé menjadi salah satu lagu pop populer pada 2010. Lagu ini memiliki produksi musik yang energik dan lirik tentang keinginan mengabaikan gangguan telepon ketika seseorang sedang menikmati waktu bersama teman-temannya. Namun, sebelum menjadi bagian dari katalog musik Gaga, lagu tersebut awalnya ditulis dengan Britney Spears sebagai salah satu tujuan penyanyinya.
Lady Gaga sebelumnya menulis Telephone pada 2008 untuk dipertimbangkan masuk ke album Circus milik Spears. Lagu tersebut akhirnya tidak digunakan dalam album itu. Gaga kemudian mengambilnya untuk proyek musiknya sendiri dan mengembangkannya menjadi duet bersama Beyoncé.
Ketika dirilis, Telephone menjadi salah satu lagu yang menonjol dalam karier Lady Gaga. Kolaborasinya dengan Beyoncé juga membuat lagu tersebut semakin dikenal oleh penggemar musik pop.Â
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cerita di Balik Lagu yang Awalnya Ditulis untuk Penyanyi Lain
1. Mengapa lagu terkadang ditawarkan kepada penyanyi lain?
Pencipta lagu biasanya mempertimbangkan karakter vokal, genre musik, dan konsep album sebelum menentukan penyanyi yang cocok.
2. Lagu apa yang awalnya ditawarkan kepada penyanyi lain sebelum populer?
Beberapa contohnya adalah Umbrella milik Rihanna, ...Baby One More Time milik Britney Spears, dan Since U Been Gone milik Kelly Clarkson.
3. Benarkah lagu Menghitung Hari awalnya ditawarkan kepada Mayangsari?
Ya. Melly Goeslaw mengungkapkan bahwa lagu tersebut sempat ditawarkan kepada Mayangsari sebelum akhirnya dibawakan Krisdayanti.
4. Siapa pencipta lagu I Will Always Love You?
Lagu tersebut ditulis oleh Dolly Parton dan pertama kali direkam olehnya pada 1973 sebelum dipopulerkan kembali oleh Whitney Houston pada 1992.
5. Apakah lagu yang ditolak penyanyi lain pasti menjadi hit?
Tidak. Kesuksesan lagu dipengaruhi banyak faktor, termasuk kualitas karya, interpretasi penyanyi, promosi, dan respons pendengar.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383535/original/061676900_1793090887-bpjs_kesehatan_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4475259/original/069032500_1687331408-cek_fakta_bohir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502785/original/075044200_1771042664-alat_pertanian_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383132/original/088044500_1793074246-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__6_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460631/original/018659600_1767261004-WhatsApp_Image_2026-01-01_at_16.06.18__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1376003/original/015114900_1476689565-Rihanna.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1305836/original/000066600_1470156158-ahmad-dhani.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7648704/original/068778600_1780440140-vivian_wilson1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5668885/original/032717600_1778411881-rihanna.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573627/original/036493500_1777948108-rihanna_dan_beyonce.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383799/original/038335600_1793098835-KV_MASTER_LANDSCAPE_DEATH_RACE_MAIN_KV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383772/original/019022800_1793097699-L6ery_makmur_1792976565_4016096424331932572_222875595.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320477/original/098822000_1786351645-rhoma_irama-1200.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383713/original/042954200_1793095834-SANJIE_Photo_Profile_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383699/original/072269800_1793095350-IMG-20261026-WA0023.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383661/original/020730300_1793093876-Gemini_Generated_Image_n7qwbdn7qwbdn7qw__1_.jpg)