Binance Ajukan Permohonan Lisensi Kripto di Brasil

Binance mendukung aturan di Brasil dengan mengajukan lisensi penyedia layanan kripto kepada Bank Sentral Brasil.

Diterbitkan 27 Oktober 2026, 18:23 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Untuk mempertahankan operasional di Brasil, Binance mengajukan permohonan lisensi penyedia layanan kripto di Brasil. Hal ini sebagai upaya Binance agar pengguna Binance dapat mengakses layanannya di salah satu pasar kripto terbesar di Amerika Latin, menjelang tenggat waktu regulasi pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Mengutip Cointelegraph, Selasa, (27/10/2026), bursa itu telah menyerahkan permohonannya kepada Bank Sentral Brasil pada Jumat, 23 Oktober melalui entitas lokal BBrasil.

Perusahaan menyatakan, pengajuan tersebut akan memungkinkan pengguna di Brasil untuk tetap dapat mengakses aset kripto, perdagangan stablecoin, serta layanan pembayaran dan investasi.

Binance juga mengumumkan perubahan bagi pengguna di Brasil yang berlaku mulai Selasa, termasuk pembatasan pada layanan pinjaman kripto, perdagangan margin, dan layanan lainnya. Selain itu, bursa tersebut juga menghapus (delisting) 22 aset kripto di negara tersebut.

“Kami mendukung pasar teregulasi yang mempertimbangkan karakteristik aset virtual, agar akses terhadap teknologi dan inovasi dapat terus berkembang. Kami berharap dialog yang sedang berlangsung dengan Bank Sentral akan memungkinkan kami untuk kembali menawarkan dalam waktu dekat produk-produk yang sempat dihentikan demi mematuhi regulasi yang berlaku saat ini,” ujar Manajer Umum Binance di Brasil, Thiago Sarandy.

Brasil mewajibkan penyedia layanan kripto yang sudah ada untuk menyerahkan permohonan izin paling lambat 30 Oktober agar dapat terus beroperasi di bawah ketentuan transisi. Perlu dicatat pengajuan permohonan ini tidak berarti telah mendapatkan persetujuan dari pihak regulator.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Binance Tutup Layanan Mining Bitcoin Mulai November 2026

Sebelumnya, Binance akan menghentikan layanan kolam penambangan (mining pool) Bitcoin dan sejumlah layanan terkait pada 10 November 2026. Keputusan tersebut diumumkan melalui pemberitahuan resmi yang diterbitkan pada 13 Oktober 2026.

Penghentian layanan mencakup Binance Pool, Pool Savings, Cloud Mining, dan Transaction Accelerator. Binance juga akan menonaktifkan notifikasi hashrate melalui Telegram, pemberitahuan email, serta layanan API untuk mining pool.

Mengutip CoinMarketCap, Selasa (13/10/2026) Binance menyebut keputusan ini merupakan bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap produk dan layanannya. Namun, bursa kripto tersebut tidak menjelaskan alasan spesifik di balik penghentian layanan.

Pada 10 November pukul 07.00 UTC atau 14.00 WIB, Binance akan memutus koneksi penambangan serta menonaktifkan alamat Stratum dan endpoint mining. Setelah waktu tersebut, pengiriman hashrate dan mining shares tidak lagi diterima, diproses, atau diperhitungkan sebagai reward.

Hingga batas waktu itu, Binance Pool diperkirakan tetap beroperasi normal. Mining shares yang memenuhi syarat dan dikirim sebelum pukul 14.00 WIB akan diperhitungkan dalam penghitungan reward terakhir.

Binance juga akan menghapus seluruh tautan Binance Pool dari halaman utama situsnya pada tanggal penutupan layanan.