GPT-6.1 Terra, AI Baru yang 3 Kali Lebih Cepat dari Astra

OpenAI meluncurkan GPT-6.1 Terra dengan klaim agen AI tiga kali lebih cepat, harga API 50% lebih murah, dan peningkatan akurasi.

Diterbitkan 27 Oktober 2026, 18:12 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - OpenAI meluncurkan GPT-6.1 Terra, model artificial intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu pekerjaan berbasis komputer.

Model ini menggabungkan kemampuan memahami visual, menjalankan tindakan pada aplikasi, menulis, dan melakukan pemrograman.

Dikutip dari BleepingComputer, Selasa (27/10/2026), OpenAI mengklaim GPT-6.1 Terra mampu menyelesaikan tugas lebih dari tiga kali lebih cepat dibandingkan GPT-6 Astra dan GPT-6.1 Sol dalam pengujian perusahaan.

GPT-6.1 Terra ditujukan untuk pekerjaan sehari-hari, seperti mengisi formulir, menyusun proposal, membaca gambar teknik, mengedit video, hingga mengotomatisasi tugas yang berulang.

Fokusnya adalah menghadirkan keseimbangan antara kecepatan, kemampuan, dan biaya penggunaan.

Selain kecepatan, model ini dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan memahami informasi visual dan menghasilkan tulisan yang lebih alami.

Kombinasi itu memungkinkan AI membantu pekerjaan yang membutuhkan pemahaman konteks layar serta interaksi dengan berbagai aplikasi.

OpenAI juga memangkas harga standar application programming interface (API) GPT-6.1 Terra sebesar 50% dibandingkan GPT-5.6 Terra dan GPT-6.1 Sol.

Langkah ini ditujukan untuk membuat otomatisasi pekerjaan dalam jumlah besar lebih terjangkau bagi pengembang.

 

Lebih Murah dari GPT-6 Astra

Tarif API-nya sebesar USD 1 per satu juta token masukan atau sekitar Rp 18.151. Biaya satu juta token keluaran mencapai USD 5 atau sekitar Rp 90.755.

Dalam pengujian Agents' Last Exam, GPT-6.1 Terra memperoleh skor 15 poin persentase lebih tinggi daripada GPT-5.6 Terra pada tingkat penalaran menengah, dengan biaya sekitar sepertiganya.

OpenAI juga mengklaim GPT-6.1 Terra mampu menyamai performa GPT-6 Astra dengan biaya per token 90% lebih murah.

 
 
 
 

GPT-6.1 Terra Diklaim Lebih Akurat dan Efisien

OpenAI melaporkan penurunan tingkat kesalahan faktual dalam pengujian internal. Pada tingkat penalaran rendah, angka kesalahan turun dari 53,6% pada GPT-5.6 Terra menjadi 16,7% pada GPT-6.1 Terra.

Pada tingkat penalaran maksimum, tingkat kesalahan model baru ini tercatat sebesar 4,3%.

Kemampuan pemrogramannya juga meningkat. Dalam pengujian Terminal-Bench 4.0, GPT-6.1 Terra meraih skor 50,3% pada tingkat penalaran maksimum, lebih dari dua kali skor GPT-5.6 Terra yang mencapai 21,5%.

 

Tersedia Melalui ChatGPT Work

Meski begitu, OpenAI masih merekomendasikan GPT-6.1 Sol atau GPT-6 Astra untuk pekerjaan pemrograman paling kompleks. Artinya, Terra lebih difokuskan pada perpaduan kecepatan, efisiensi biaya, dan pekerjaan profesional sehari-hari.

GPT-6.1 Terra tersedia bagi pengguna Plus, Pro, Enterprise, dan Edu melalui ChatGPT Work serta Codex. Pengembang juga bisa mengaksesnya melalui API dengan nama model gpt-6.1-terra.

Â