Pasar PC Global Anjlok 21 Persen pada Q3 2026, Apa Penyebabnya?

Di tengah penurunan pasar PC akibat chip memori di kuartal ketiga (Q3), Apple dan Asus justru mencatatkan kenaikan. Seberapa besar?

Diterbitkan 27 Oktober 2026, 12:21 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laporan terbaru Counterpoint Research mencatat pengiriman PC secara global pada Q3 hanya mencapai 57 juta unit, atau merosot hingga 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Diwartakan GSMArena, Selasa (27/10/2026), penyebab utama terletak pada melonjaknya biaya komponen, terutama chip memori DRAM dan NAND.

Kenaikan harga komponen membuat harga laptop makin mahal, memicu penurunan permintaan konsumen karena memilih menunda melakukan peningkatan ke perangkat baru.

Di tengah penurunan ini, Lenovo masih memimpin pasar global dengan pengiriman 15 juta unit dan menguasai pangsa pasar 26,3 persen. HP menyusul di posisi kedua dengan 10,3 juta unit (18,1 persen), diikuti Dell yang mengantongi 7,6 juta unit (13,3 persen).

Pangsa Pasar Apple

Menariknya, Apple menjadi salah satu dari sedikit perusahaan yang berhasil meningkatkan pangsa pasar hingga mencapai 9,8 persen berkat permintaan model MacBook Neo.

Raksasa teknologi asal Cupertino itu mencatatkan pengiriman sekitar 5,6 juta unit laptop selama periode tersebut, meskipun angka ini turun 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 

 

Kenaikan Pasar Asus dan Prediksi Q4

Sementara itu, Asus juga mencatat lonjakan performa signifikan dengan mengantongi pangsa pasar 9,6 persen bersama total pengiriman 5,2 juta unit, melonjak 19,4 persen dibandingkan Q2.

Di masa mendatang, diprediksi angka pengiriman akan terus merosot memasuki Q4.

Menurut seorang analis dari Counterpoint, pasar diperkirakan akan berkontraksi hingga 27 persen pada akhir tahun dan cenderung stagnan hingga 2027.

 
Â