Liputan6.com, Jakarta - Vacuum cleaner yang kehilangan daya hisap membuat proses membersihkan rumah membutuhkan waktu lebih lama. Debu dan rambut yang seharusnya masuk ke penampung justru tertinggal di lantai. Sebelum memutuskan membeli perangkat pengganti, ada beberapa cara atasi vacuum cleaner yang hilang daya hisap yang bisa dilakukan sendiri di rumah.
Masalah ini dapat muncul setelah perangkat digunakan untuk membersihkan beberapa ruangan. Debu yang menumpuk, saluran udara yang tersumbat, atau komponen yang perlu dibersihkan bisa memengaruhi kemampuan vacuum cleaner dalam mengangkat kotoran. Pemeriksaan sederhana membantu menemukan penyebabnya sebelum pengguna mengeluarkan biaya untuk perbaikan.
Berikut ini adalah langkah-langkah cara atasi vacuum cleaner yang hilang daya hisap untuk Anda coba di rumah yang dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (28/10/2026). Selain itu, Anda juga dapat menemukan berbagai tips untuk merawat vacuum cleaner supaya lebih awet. Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Advertisement
1. Kosongkan Penampung Debu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384255/original/096779600_1793164209-eb2b3ae8-d86d-44c4-9662-41945d2b5e14.jpg)
Penampung debu yang penuh dapat menghambat aliran udara sehingga vacuum cleaner tidak mampu menarik kotoran seperti biasanya. Periksa wadah penampung atau kantong debu sebelum mencari penyebab lain. Jika isinya sudah mendekati batas kapasitas, kosongkan atau ganti kantong sesuai jenis perangkat yang digunakan.
Lakukan pemeriksaan ini secara rutin, terutama setelah membersihkan beberapa ruangan atau mengangkat banyak rambut dan bulu hewan. Pastikan wadah terpasang kembali pada posisinya sebelum perangkat dinyalakan. Pemasangan yang tidak tepat dapat mengganggu aliran udara dan membuat debu keluar melalui celah tertentu.
Advertisement
2. Bersihkan Filter Vacuum Cleaner
Filter berfungsi menahan debu agar tidak kembali keluar bersama udara dari vacuum cleaner. Seiring penggunaan, debu dapat menumpuk pada permukaannya dan menghambat aliran udara. Lepaskan filter sesuai petunjuk produsen, lalu periksa apakah ada kotoran yang menempel dan perlu dibersihkan.
Tidak semua filter boleh dicuci menggunakan air. Beberapa jenis perlu dibersihkan dengan sikat atau diganti setelah melewati masa pemakaian tertentu. Jika filter dicuci, pastikan komponen benar-benar kering sebelum dipasang kembali. Filter yang masih basah dapat mengganggu kerja perangkat dan berisiko menimbulkan masalah lain.
3. Periksa Selang dan Pipa Penyedot
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384256/original/001506200_1793164210-0dbf5e29-1466-4c8c-871f-7916cfa4fa6c.jpg)
Selang dan pipa penyedot menjadi jalur masuk kotoran menuju penampung. Rambut, potongan kertas, atau benda yang terisap secara tidak sengaja dapat menyumbat bagian tersebut. Matikan perangkat, lepaskan selang jika memungkinkan, lalu periksa apakah ada benda yang menghalangi jalur udara.
Keluarkan sumbatan secara perlahan tanpa menggunakan benda tajam yang dapat merusak bagian dalam selang. Jika terdapat bagian yang tertekuk, kembalikan posisinya agar jalur udara tidak terhalang. Setelah pemeriksaan selesai, pasang kembali selang dan pipa dengan benar, kemudian uji daya hisap perangkat.
Advertisement
4. Bersihkan Kepala Penyedot
Kepala penyedot dapat dipenuhi rambut, benang, dan serat kain yang melilit sikat di bagian bawahnya. Tumpukan tersebut dapat menghambat gerakan sikat dan mengurangi kemampuan perangkat mengangkat kotoran dari permukaan lantai. Periksa bagian bawah kepala penyedot setelah mencabut steker.
Jika terdapat rambut yang melilit, lepaskan sesuai petunjuk penggunaan perangkat. Gunakan alat pembersih yang disarankan produsen agar sikat tidak rusak. Periksa juga apakah ada benda yang menyangkut pada lubang masuk udara. Setelah semua kotoran dibersihkan, pasang kembali setiap bagian sebelum vacuum cleaner digunakan.
5. Periksa Sambungan Setiap Komponen
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384257/original/006479700_1793164210-474f92cc-e22b-4e52-9b14-c0eebfed84bc.jpg)
Sambungan yang tidak terpasang dengan benar dapat menyebabkan udara masuk melalui celah yang tidak semestinya. Kondisi ini dapat mengurangi daya hisap pada ujung penyedot. Periksa hubungan antara selang, pipa, kepala penyedot, dan wadah debu untuk memastikan setiap bagian terkunci sesuai petunjuk perangkat.
Perhatikan pula apakah terdapat celah pada sambungan atau bagian yang terlihat retak. Jika komponen tidak dapat terpasang rapat, periksa apakah ada pengunci yang terlepas atau bagian yang perlu diganti. Hindari menutup kerusakan menggunakan perekat tanpa rekomendasi produsen karena tindakan tersebut belum tentu mengatasi sumber masalah.
Advertisement
6. Periksa Pengaturan Daya Hisap
Beberapa vacuum cleaner memiliki pengaturan daya hisap yang dapat disesuaikan dengan permukaan yang dibersihkan. Jika pengaturan berada pada tingkat rendah, kemampuan perangkat mengangkat debu mungkin terasa berkurang. Periksa tombol atau kenop pengatur daya, lalu sesuaikan dengan kebutuhan dan petunjuk penggunaan.
Perhatikan pula pengaturan pada pegangan atau kepala penyedot jika perangkat memilikinya. Sebagian model menyediakan pengatur aliran udara yang dapat dibuka atau ditutup. Jika semua pengaturan sudah sesuai tetapi daya hisap tetap berkurang, lanjutkan pemeriksaan pada bagian lain untuk menemukan penyebabnya.
7. Periksa Kondisi Kabel, Baterai, dan Motor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384258/original/011389600_1793164210-7adfac0e-8a75-4630-a359-1b5c42a1fc5f.jpg)
Pada vacuum cleaner berkabel, pastikan steker terpasang dengan benar dan kabel tidak mengalami kerusakan. Untuk model tanpa kabel, periksa tingkat baterai dan isi ulang sesuai petunjuk produsen. Daya yang menurun dapat memengaruhi kinerja perangkat, terutama jika baterai belum terisi atau sudah perlu diganti.
Jika perangkat mengeluarkan bau terbakar, suara yang tidak biasa, atau panas berlebihan, segera matikan dan cabut stekernya. Jangan membongkar motor sendiri jika tidak memiliki keterampilan yang diperlukan. Apabila daya hisap tetap menurun setelah bagian yang mudah diperiksa dibersihkan, hubungi pusat servis untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Advertisement
Tips Merawat Vacuum Cleaner agar Awet
Perawatan rutin membantu menjaga daya hisap vacuum cleaner dan mengurangi risiko kerusakan selama pemakaian. Terapkan beberapa kebiasaan berikut agar setiap komponen tetap berfungsi sesuai kegunaannya.
- Kosongkan Penampung Setelah Digunakan: Buang debu dan kotoran setelah membersihkan rumah, terutama jika penampung hampir penuh. Kebiasaan ini membantu menjaga aliran udara dan mencegah kotoran menumpuk terlalu lama di dalam perangkat.
- Bersihkan Filter Secara Berkala: Periksa filter sesuai jadwal perawatan dari produsen. Bersihkan atau ganti komponen tersebut sesuai petunjuk agar debu tidak menumpuk dan menghambat aliran udara selama vacuum cleaner digunakan.
- Periksa Sikat dan Kepala Penyedot: Singkirkan rambut, benang, dan serat kain yang melilit sikat setelah pemakaian jika diperlukan. Pemeriksaan ini membantu menjaga gerakan sikat dan mencegah penumpukan kotoran yang dapat menghambat proses penyedotan.
- Gunakan Sesuai Jenis Kotoran: Periksa petunjuk perangkat sebelum menyedot cairan, abu, atau benda berukuran besar. Tidak semua vacuum cleaner dirancang untuk menangani bahan tersebut. Penggunaan sesuai fungsi membantu mengurangi risiko sumbatan dan kerusakan komponen.
- Simpan di Tempat yang Sesuai: Simpan vacuum cleaner di tempat kering dan ikuti petunjuk penyimpanan dari produsen. Rapikan kabel tanpa menekuknya secara paksa. Untuk model tanpa kabel, perhatikan panduan pengisian dan penyimpanan baterai agar kondisinya tetap terjaga.
- Periksa Kondisi Perangkat Secara Rutin: Luangkan waktu untuk memeriksa selang, sambungan, kabel, dan roda sebelum atau sesudah pemakaian. Jika menemukan retakan, bagian yang longgar, atau perubahan suara saat perangkat beroperasi, hentikan penggunaan jika diperlukan dan periksa penyebabnya.
Pertanyaan Umum tentang Cara Mengatasi Vacuum Cleaner yang Hilang Daya Hisap
1. Apa penyebab vacuum cleaner kehilangan daya hisap?
Penyebabnya dapat berupa penampung debu yang penuh, filter tersumbat, selang terhalang kotoran, sambungan yang longgar, atau masalah pada motor dan baterai.
2. Bagaimana cara mengembalikan daya hisap vacuum cleaner?
Kosongkan penampung debu, bersihkan filter sesuai petunjuk, periksa selang dan kepala penyedot, lalu pastikan semua komponen terpasang dengan benar sebelum perangkat digunakan kembali.
3. Apakah filter vacuum cleaner harus diganti?
Filter perlu diganti jika sudah mencapai batas pemakaian, rusak, atau tidak dapat dibersihkan sesuai petunjuk produsen. Jadwal penggantian bergantung pada jenis filter dan frekuensi penggunaan.
4. Mengapa vacuum cleaner berbunyi tetapi tidak menyedot debu?
Kondisi ini dapat terjadi akibat sumbatan pada selang atau kepala penyedot, filter yang tersumbat, maupun kebocoran pada sambungan. Periksa bagian tersebut sebelum membawa perangkat ke tempat servis.
5. Kapan vacuum cleaner perlu dibawa ke tempat servis?
Bawa perangkat ke tempat servis jika daya hisap tidak kembali setelah pemeriksaan dasar, atau jika muncul bau terbakar, panas berlebihan, suara tidak biasa, maupun kerusakan pada kabel dan komponen listrik.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150531/original/011713400_1741077091-Kuda1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370019/original/097624000_1791544375-asap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041778/original/033342300_1733738907-Sampul1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384254/original/091863000_1793164209-944af695-6af7-4c15-85b9-6ed10218e224.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562440/original/009422100_1776829501-Vacuum_Cleaner.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316819/original/050558400_1755251107-pexels-cottonbro-4107284.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369825/original/081943700_1791537083-IeJbpFHAVQMq3Juf1Midg3EpHQfBXaAOIi5as0a8.jpg)