Liputan6.com, Beijing - Seorang wanita berumur 20 tahun di China timur selamat setelah loncat dari balkon apartemennya di lantai 18. Ini terjadi lantaran pertengkaran yang memanas dengan pacarnya.
Wanita bernama Xiaoyi itu sudah bertengkar dengan sang pacar selama berjam-jam. Secara impulsif, ia lompat dari balkon apartemen sewaan mereka di Jiaxing, provinsi Zhejiang pada pukul 04.00 waktu setempat.
Dikutip dari South China Morning Post, Kamis (6/8/2026), ajaibnya, ia selamat dari kejadian tersebut berkat sebuah pohon yang menghentikan laju jatuhnya sebelum akhirnya mendarat di semak-semak dekat situ, menurut laporan Xiaoxiang Morning Herald. Pacarnya dengan segera membawanya ke rumah sakit dan membayar 20,000 Yuan (Rp 53 juta) untuk biaya muka perawatannya.
Advertisement
Para dokter berkata bahwa Xiaoyi mengalami cedera pada kepala, paru-paru, hati, dan limpa. Ia juga mengalami patah tulang di bagian panggul, tulang kemaluan, dan kedua kakinya. Setelah menjalani dua kali operasi, ia harus melakukan operasi yang ketiga di akhir Juli.
Setelah ia sadar kembali dan kondisinya stabil, Xiaoyi membeberkan motif di balik tindakannya yang drastis tersebut. Sang paman, Li, yang datang dari kampung halamannya di Yunnan untuk merawat Xiaoyi, berkata bahwa sang wanita tersebut sudah bertengkar dengan pacarnya beberapa kali sebelum kejadian tersebut.
Kemudian, pada 10 Juli, ia menyatakan keinginannya untuk memutuskan hubungan mereka dan sudah membeli tiket kereta untuk kembali ke Yunnan. Setelah itu, terjadi pertengkaran lagi di malam tanggal 11 Juli. Sang pacar menyita kartu identitas dan ponsel wanita tersebut, bahkan mengunci pintu untuk mencegahnya pergi. “Keponakanku berkata ia merasa pusing setelah bertengkar semalaman penuh. Di waktu itu, satu-satunya yang ia pikirkan adalah untuk kabur dari apartemen tersebut dan meninggalkan pacarnya,” ungkap Li. Sang paman menambahkan bahwa Xiaoyi menyesali keputusan tiba-tibanya itu.
Kesusahan Finansial dan Komentar Internet
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309156/original/060665500_1785220027-64883.jpg)
Ceritanya terungkap saat keluarganya meminta bantuan media karena mereka sedang kesulitan keuangan untuk membiayai pengobatan Xiaoyi. Li berkata bahwa ibu wanita tersebut didiagnosis menderita kanker di tahun 2022, sehingga sang ayah terpaksa menghabiskan seluruh tabungan mereka dan meminjam uang untuk biaya pengobatannya.
Hingga saat ini, tagihan medis Xiaoyi melampaui 100,000 Yuan atau sekitar Rp 265,4 juta. Keluarga tersebut juga masih memiliki utang sebesar 60,000 Yuan (Rp 159,2 juta) kepada rumah sakit. Mereka sudah berhasil mengumpulkan 90,000 Yuan (Rp 238,8 juta) melalui platform amal daring dan berencana untuk melunasi biaya rumah sakit setelah menerima donasi. Namun, keluarga tersebut merasa finansialnya terbebani dalam mempersiapkan operasi ketiga Xiaoyi serta biaya perawatan dan rehabilitasi di masa mendatang.
Setelah mengetahui dengan lengkap hubungan kedua sejoli ini, keluarga Xiaoyi melarang sang pacar untuk masuk ke kamar rawat inapnya setelah ia mencoba berulang kali untuk mengunjunginya. Keluarganya khawatir kehadiran pacarnya tersebut akan membuat Xiaoyi gelisah. Li sampai harus menghubungi polisi untuk turun tangan dan membujuk sang pacar untuk meninggalkan ruang rawat inap. Pihak polisi terus melakukan penyelidikan terkait keadaan kejadian terjatuhnya Xiaoyi.
“Keponakanku sangat beruntung. Hanya beberapa meter dari jalur hijau itu ada lahan beton. Ia pasti sudah tewas jika mendarat di situ,” tutur Li.
Seorang pengguna internet mengomentari cerita tersebut: “Semua orang hanya memiliki satu nyawa. Tindakan impulsif ini sangat berbahaya. Jika sedang ada masalah, tarik napas dalam-dalam. Jangan pertaruhkan nyawa.” Namun, ada juga yang berkomentar dengan nada sedikit tinggi, “Tak ada seorang pun yang kayak membuatmu mengorbankan nyawamu sendiri.”
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/863260/original/052439900_1430188326-apartemen-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317354/original/087092900_1786009417-968335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317149/original/072440400_1786004067-Melahirkan_di_Motor.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317199/original/055221900_1786005151-WhatsApp_Image_2026-08-06_at_15.04.03.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317091/original/078377000_1786002851-1001529594.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316557/original/053755400_1785944528-1001527414.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2130544/original/093075400_1525239740-20180430-Roller-Coaster-Buat-pejalan-kaki-di-Jerman--AP-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2961863/original/057796700_1573192023-20191107-Mahasiswa-Bermasker-Hadiri-Wisuda-di-Hong-Kong-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3276900/original/059788700_1603513177-20201024-Penampakan-Pinheiros_-Sungai-Paling-Tercemar-di-Brasil-ap-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316471/original/056630600_1785929806-1000518444.jpg)