Liputan6.com, Beijing - Semakin banyak karyawan muda di China yang menolak kenaikan jabatan. Hal ini bertentangan dengan kepercayaan tradisional bahwa karier yang maju adalah tolak ukur kesuksesan seseorang. Tren ini menuai banyak perhatian di media sosial, di mana postingan terkait hal tersebut bisa ditonton lebih dari 40 juta kali.
Dikutip dari South China Morning Post, Kamis (17/9/2026), para karyawan membagikan tulisan percakapan di internet yang menyoroti keputusan mereka untuk menolak promosi.
Dalam tulisannya, mereka mengucapkan rasa terima kasih, mengungkapkan perasaan belum siap, dan mengharapkan kompensasi yang lebih baik atau pengakuan atas nilai mereka dalam peran yang sedang mereka lakukan.
Advertisement
Seorang pengguna dengan nama June sudah menolak promosi sebanyak tiga kali selama kariernya yang sudah berlangsung selama satu dekade. Penolakan tawaran pertamanya terjadi saat ia bekerja sebagai peserta pelatihan manajemen di sebuah perusahaan internet, di mana ia memilih untuk bepergian dibanding menerima jabatan baru.
Kemudian, setelah dipromosikan untuk memimpin pusat pelatihan di perusahaan pendidikan, ia kembali ke posisi sebelumnya dalam waktu dua minggu, karena kewalahan menghadapi tekanan yang semakin tinggi. Di bulan April, ia menolak tawaran yang ketiga setelah menyadari bahwa promosi tersebut tidak disertai dengan kenaikan gaji yang signifikan.
Dalam sebuah wawancara bersama platform media online 36Kr, June berkata bahwa peran manajerial sering kali diikuti oleh tanggung jawab berat yang tidak sebanding dengan imbalan finansialnya.
Bagi Zheng, seorang manajer produk di perusahaan internet lainnya, gelar "senior" lebih terasa sebagai beban daripada sebuah penghargaan. Setelah naik jabatan, ia harus melakukan berbagai tanggung jawab sendiri,sementara atasannya menyebut tekanan itu adalah kesempatan untuk "mengembangkan kemampuan bekerja secara mandiri."
"Ketika melihat ke sekeliling dan tidak menemukan seorangpun di perusahaan tersebut yang bisa dijadikan panutan, artinya lingkungan tersebut tidak lagi mendukung pertumbuhan kita," ujar Zheng.
Â
Tolak Promosi Bukan Berarti Pasrah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348990/original/080168600_1789465659-vitaly-gariev-bl7h_R-PKpU-unsplash.jpg)
Bagi banyak pekerja muda di China, menolak promosi bukan berarti melepaskan ambisi atau memilih untuk "pasrah." Sebaliknya, ini justru mencerminkan keinginan untuk menghindari tekanan berat yang melekat pada peran manajemen tingkat menengah, yang posisinya berada di antara para eksekutif senior dan karyawan garda depan.
"Setelah menjadi pemimpin tim sementara, saya hanya mendapatkan tambahan 100 yuan (Rp 264 ribu) per bulan. Namun, setiap ada sesuatu yang salah, saya yang diminta pertanggungjawaban," tulis seorang pengguna.
Perubahan ini tidak hanya terjadi di China. Perusahaan perekrutan asal Inggris, Robert Walters, mengidentifikasi tren global ini sebagai "conscious unbossing (keputusan sadar untuk tidak menjadi atasan)."
Survey yang dilakukan perusahaan tersebut di tahun 2024 mengungkapkan bahwa lebih dari setengah responden Gen Z tidak memiliki ambisi untuk menjadi manajer tingkat menengah, sementara 72 persen lebih mengutamakan pengembangan diri dibanding mengurus orang lain.
Direktur di Robert Walters North sebuah divisi regional perusahaan tersebut, Lucy Bisset, mengingatkan bahwa berkurangnya daya tarik posisi manajemen bisa membuat tantangan bagi para pemberi kerja.
Ia mendesak perusahaan untuk menata ulang posisi-posisi tersebut dengan memberikan otonomi yang lebih besar dan jalur pengembangan keterampilan yang lebih jelas.
Sebuah komentar yang banyak dibagikan di China berhasil merangkum dilema yang dihadapi oleh banyak pekerja muda: "Jika terlalu mudah untuk diandalkan, akan kewalahan dengan beban kerja. Tapi jika terlalu sulit diajak bekerja sama, berisiko tersingkirkan. Tantangannya ada pada penentuan di mana batasnya."
"Menolak promosi tidak berarti menyerah pada perkembangan. Perkembangan tidak selalu tentang memanjat lebih tinggi, tapi bisa juga berupa pengembangan diri. Saya ingin memiliki pekerjaan yang stabil dan terkelola dengan baik, yang bisa memberi saya lebih banyak waktu untuk minat dan keluarga saya."
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326673/original/065816300_1787032025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-18T124607.387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540003/original/047682600_1774673984-Klaim_nasaruddin_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348989/original/038796800_1789465630-vitaly-gariev-lLLZkSmxe7A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348795/original/023134900_1789458201-nainoa-shizuru-NcdG9mK3PBY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349644/original/005144800_1789538317-China-ASEAN_Joint_Investment_Council-16_September_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317887/original/013060100_1786076545-IMG_0713.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365459/original/093580700_1541506163-040291100_1537702786-download_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349186/original/008419900_1789477061-1146281.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348972/original/032721200_1789464887-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_16.18.31.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8318184/original/094437500_1782186094-Pagar_Baja_Galvanis_dengan_Pilar_Batu_Alam_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3949208/original/057842300_1646126265-AP22059389965805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346291/original/017816800_1789120451-katt-yukawa-K0E6E0a0R3A-unsplash.jpg)