Arab Saudi Jadi Sasaran Hoaks, Pemberian Gelar hingga Dana Hibah Palsu

Hoaks terkait Arab Saudi beberapa kali menyebar di medsos, apa saja?

Diterbitkan 21 September 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bisa dikaitkan dengan negara manapun tak terkecuali Arab Saudi. Hoaks ini beredar dalam beragam tema dan menyebar melalui media sosial.

Lalu apa saja hoaks terkait Arab Saudi? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Video Ustaz Abdul Somad Bicara Bantuan Dana Hibah Arab Saudi

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Ustaz Abdul Somad bicara mengenai bantuan dana hibah dari Arab Saudi. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 14 September 2026.

Dalam video unggahan yang beredar, tampak tayangan berita dari tvOne mengenai pernyataan Ustaz Abdul Somad terkait bantuan dana hibah dari Arab Saudi.

Berikut isi transkrip video klaim:

"Presenter: Pemirsa, salah satu ulama terkenal di Indonesia Ustaz Abdul Somad memberikan klarifikasi dan angkat suara mengenai bantuan dana hibah dari Arab Saudi. Berikut penjelasannya.

Ustaz: Abdul Somad: Saya ingin memberikan klarifikasi terkait berbagai gambar yang beredar akhir-akhir ini. Perlu saya tegaskan bahwa program dana bantuan hibah Arab Saudi semata-mata bertujuan untuk membantu masyarakat terkhusus yang beragama Islam yang sedang mengalami kesulitan segera daftarkan diri Anda. Sekarang melalui Ustadz Habib Solihin.

Menteri Agama Nasaruddin Umar: ..agama meresmikan pembagian bantuan dana hibah ke seluruh wilayah Indonesia. Bantuan dana hibah mulai dari 50 juta hingga 1 miliar bagi yang membutuhkan, silakan daftarkan diri Anda."

Unggahan menyertakan keterangan sebagai berikut:

"ASSALAMUALAIKUM...

SAYA USTAD ABDUL SOMAD INGIN BERBAGI REZEKI UNTUK ANDA!!!YANG BUTUH MODAL USAHA,BIAYA SEKOLAH, BAYAR HUTANG,RENOVASI RUMAH DLL..SILAHKAN INBOX SAYA SEKARANG DI MESSENGER LANGSUNG SAYA BANTU ANDA SAMPAI LOLOS"

Terdapat link kirim pesan dalam unggahan yang beredar tersebut.

Lalu benarkah klaim video Ustaz Abdul Somad bicara mengenai bantuan dana hibah dari Arab Saudi? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Dalam Video Ini Keadaan Kedubes AS di Riyadh Arab Saudi

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video keadaan kedubes AS di Riyadh Arab Saudi, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 3 Maret 2026.

Klaim video keadaan kedubes AS di Riyadh Arab Saudi menampilkan suasana wilayah yang terdapat sejumlah bangunan bertingkat dan kendaraan yang sedang berjalan.

Kemudian muncul kobaran api disertai dengan kepulan asap hitam yang membumbung tinggi ke langit.

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Keadaan kedubes AS di Ri yadh#fyp"

Benarkah klaim video keadaan kedubes AS di Riyadh Arab Saudi? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Mantan Presiden Jokowi Diberi Gelar Amirul Kazzab dari Kerajaan Arab Saudi

Beredar di media sosial postingan potongan video berita dari Metro TV dengan judul "Kerajaan Arab Saudi Berikan Gelar Amirul Kazzab bagi Presiden Jokowi". Postingan ini beredar sejak akhir pekan ini.

Salah satu akun ada yang mem-posting-nya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 4 Desember 2025.

Dalam posting-annya terdapat potongan video berita dari Metro TV dengan judul "Kerajaan Saudi Berikan Gelar Amirul Kazzab Bagi Presiden"

Akun itu menambahkan narasi:

"BODOHNYA METRO TV. Jokowi Mendapat Gelar dari Raja Salman yaitu AMIRUL KAZZAB langsung diberitakan.Tahu tidak apa artinya AMIRUL KAZZAB...???

Amirul = Pemimpin

Kazzab =Pembohong.

Makanya Sebelum diliput tanya dulu Artinya Amirul Kazzab."

Lalu benarkah postingan potongan video berita dari Metro TV dengan judul "Kerajaan Arab Saudi Berikan Gelar Amirul Kazzab bagi Presiden Jokowi?" Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.