Sukses

5 Mantan Presiden AS Bersatu Bantu Korban Badai Harvey

Liputan6.com, Washington, DC - Lima mantan Presiden Amerika Serikat pada hari Kamis kemarin mengatakan, mereka akan bersatu membentuk "One America Appeal" untuk mengumpulkan donasi bagi pemulihan Texas dan Louisiana dari terjangan badai Harvey serta Florida dan kawasan lainnya dari terpaan Badai Irma.

Upaya pemulihan badai tersebut diumumkan oleh mantan Presiden Barack Obama, George W. Bush, Bill Clinton, George H.W. Bush, dan Jimmy Carter. Donasi online akan dilakukan melalui OneAmericaAppeal.org. Demikian seperti dikutip dari Telegraph pada Jumat (8/9/2017).

Ada pun Presiden Donald Trump menyatakan dukungannya terhadap inisiatif para pendahulunya. Seperti biasa, hal tersebut disampaikannya melalui akun pribadinya di Twitter.

"Kita akan menghadapi tantangan apa pun, tidak peduli seberapa kuat angin atau tingginya air. Saya bangga berdiri dengan para presiden untuk #OneAmericaAppeal," kicau Trump.

Inisiatif ini merupakan kolaborasi pertama yang dilakukan oleh para mantan presiden dan upaya bersama perdana yang mereka lakukan sejak Trump berkuasa pada Januari 2017. Bush senior dan Clinton diketahui bersama-sama memberikan donasi pascamusibah gempa dan tsunami tahun 2004 dan Badai Katrina tahun 2005.

Sementara itu, setelah gempa besar mengguncang Haiti pada tahun 2010, Obama menggandeng Clinton dan Bush junior untuk memimpin penggalangan dana bantuan.

Bagi keluarga Bush, ancaman Harvey sangat nyata mengingat kediaman Bush senior terletak di Houston, sementara Bush junior tinggal di Dallas. Keduanya merupakan wilayah terdampak badai.

Sumbangan yang ditujukan untuk membantu korban Harvey kelak akan didistribusikan ke the Houston Harvey Relief Fund dan the Rebuild Texas Fund. Penyalurannya akan diperluas untuk membantu mereka yang terdampak badai Irma yang dapat menyerang south Florida dan sejumlah wilayah lain.

Badai Harvey, badai besar pertama yang mendarat di AS pasca-Badai Wilma tahun 2005 telah memicu banjir meluas di Houston dan sejumlah wilayah lainnya. Badai juga memicu rusaknya lebih dari 200 ribu rumah dan menewaskan setidaknya 71 orang.

Gubernur Texas Greg Abbott menyebut bahwa nilai kerusakan akibat badai Harvey mencapai US$ 180 miliar. Jumlah ini bahkan jauh lebih besar dibanding saat terjadi Badai Katrina.