Pesan Tegas FIFA di Hari Toleransi Internasional: Sepak Bola Harus Bebas Diskriminasi

Menyambut Hari Toleransi Internasional, FIFA menegaskan komitmennya memerangi diskriminasi dalam sepak bola.

Diterbitkan 16 November 2025, 15:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Layanan SMPS beroperasi dengan kombinasi teknologi canggih dan keahlian manusia yang terlatih. Sistem ini mampu mendeteksi, menyaring, dan memblokir unggahan-unggahan yang mengandung konten pelecehan secara efektif. Dengan demikian, SMPS memastikan bahwa lingkungan daring tetap kondusif dan bebas dari ujaran kebencian yang merusak.

Ketersediaan SMPS tidak hanya terbatas pada turnamen FIFA, tetapi juga diperluas untuk semua pemain, tim, dan ofisial di seluruh Asosiasi Anggota FIFA (MA) sepanjang tahun. FIFA juga terus berkolaborasi erat dengan Asosiasi Anggota, konfederasi, dan otoritas penegak hukum global untuk meminta pertanggungjawaban para pelaku. Ini menunjukkan komitmen menyeluruh FIFA dalam memerangi pelecehan daring.

Tindakan Konkret dan Dampak SMPS FIFA

Sejak diluncurkan pada tahun 2022, SMPS telah menunjukkan efektivitasnya dalam memerangi pelecehan daring. Hingga November 2025, lebih dari 65.000 unggahan pelecehan telah dilaporkan ke platform media sosial untuk ditinjau dan dihapus. Angka ini mencerminkan skala masalah dan upaya masif yang dilakukan FIFA untuk mengatasinya.

Secara lebih spesifik, sejak awal tahun 2025 saja, lebih dari 30.000 unggahan pelecehan telah dilaporkan ke berbagai platform media sosial. FIFA tidak hanya berhenti pada penghapusan konten, tetapi juga mengambil tindakan hukum.

Sebanyak 11 individu telah dilaporkan kepada otoritas penegak hukum di Argentina, Brasil, Prancis, Polandia, Spanyol, Inggris Raya, dan Amerika Serikat pada tahun 2025, dengan satu kasus bahkan diserahkan ke Interpol. FIFA juga mencantumkan individu-individu ini ke daftar hitam agar tidak dapat membeli tiket turnamen di masa mendatang.

Selama Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, SMPS memantau 2.401 akun aktif di lima platform media sosial, menganalisis 5,9 juta unggahan. Dari jumlah tersebut, 179.517 unggahan ditandai untuk peninjauan lebih lanjut, dan 20.587 unggahan dilaporkan ke platform terkait. Data ini menunjukkan cakupan dan dampak signifikan dari Layanan Perlindungan Media Sosial FIFA dalam menjaga keamanan dan toleransi di dunia sepak bola.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan