Liputan6.com, Jakarta - Hubungan dekat antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali menjadi sorotan internasional. Laporan pengungkapan keuangan Presiden Trump untuk tahun 2025 yang baru saja dirilis mengungkap rentetan fasilitas mewah yang diterimanya dari orang nomor satu di federasi sepak bola dunia tersebut.
Berdasarkan dokumen keuangan tersebut, dikutip dari CNBC, Kamis (2/7/2026), Infantino diketahui memberikan 10 tiket VIP senilai total US$ 15.000 atau sekitar Rp 270 juta (estimasi kurs Rp 18.000 per dolar AS) kepada Trump untuk menghadiri final FIFA Club World Cup pada Juli tahun lalu di Stadion MetLife, New Jersey. Dalam laga itu, Trump menyaksikan langsung kemenangan Chelsea 3-0 atas Paris Saint-Germain (PSG) dan ikut turun ke lapangan bersama Infantino untuk menyerahkan trofi juara.
Kini, Trump bersiap kembali ke Stadion MetLife pada 19 Juli mendatang untuk panggung yang jauh lebih masif. Dalam wawancara bersama Fox News pada 23 Juni, Infantino mengonfirmasi bahwa Trump akan ikut menyerahkan trofi Piala Dunia 2026 kepada tim juara di laga final—menempatkan sang presiden AS sebagai figur utama dalam salah satu seremoni olahraga yang paling banyak ditonton di bumi.
Advertisement
Hingga saat ini, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa pemberian tiket tersebut memengaruhi keputusan kebijakan pemerintah AS terkait penyelenggaraan turnamen. Pihak Gedung Putih maupun FIFA pun belum memberikan tanggapan resmi.
Namun, kedekatan ini bukan tanpa kompensasi korporat. FIFA diketahui telah membuka ruang kantor di Trump Tower, New York City—gedung yang terafiliasi langsung dengan bisnis keluarga Trump.
Keduanya juga kerap tampil bersama di Gedung Putih dan dalam acara pengundian grup Piala Dunia di Kennedy Center, bertepatan dengan momen kontroversial saat Trump sempat mengganti nama gedung kesenian tersebut menjadi "Trump Kennedy Center" sebelum akhirnya dibatalkan pengadilan.
Â
Â
Gugatan Etik dari Parlemen Eropa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2344299/original/024754700_1535517426-20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP-6.jpg)
Hubungan mesra ini langsung memicu reaksi keras di tingkat global. Sebanyak 50 anggota Parlemen Eropa telah mengirimkan surat resmi kepada FIFA. Mengutip laporan Politico, para legislator mendesak FIFA segera menindaklanjuti pengaduan etik yang diajukan oleh FairSquare—organisasi nirlaba yang fokus pada hak pekerja migran dan tata kelola olahraga.
Pengaduan tersebut menyoroti keputusan kontroversial Infantino yang menganugerahkan penghargaan FIFA Peace Prize perdana kepada Trump pada Desember 2025. Dalam acara tersebut, sebuah video FIFA memuji kebijakan luar negeri Trump, dan Infantino secara terbuka menyatakan di atas panggung bahwa Trump bisa "selalu mengandalkan" dukungannya.
"FIFA harus membuktikan komitmennya terhadap netralitas politik, transparansi, dan akuntabilitas. Komite Etik FIFA harus bertindak dengan secepat mungkin dan dengan kesungguhan penuh," tegas para anggota parlemen dalam tuntutannya.
Â
Â
Advertisement
Dari Super Bowl hingga Ketegangan Diplomatik Iran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5435038/original/086391400_1765002403-Screenshot_2025-12-06_132515.png)
Fasilitas dari FIFA hanyalah bagian kecil dari koleksi tiket olahraga mewah yang dilaporkan Trump. Secara total, Trump menerima tiket ajang olahraga senilai hampir US$ 120.000 dari sekutu politik, pemilik klub, dan eksekutif olahraga sepanjang tahun lalu. Laporan keuangan tersebut mencantumkan:
- 10 Tiket Super Bowl: senilai US$ 50.000
- 10 Tiket Turnamen Tenis U.S. Open: senilai US$ 25.000
- Tiket Turnamen Golf Ryder Cup: senilai US$ 11.250
Semenjak kembali menjabat, Trump memang konsisten menggunakan ajang olahraga besar sebagai instrumen pencitraan politik dan budaya. Berbagai menteri kabinetnya—mulai dari Menlu Marco Rubio hingga Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin—turut hadir meramaikan pertandingan Piala Dunia. Gedung Putih dan Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) juga aktif memanfaatkan momentum timnas AS melalui narasi nasionalisme di media sosial.
Namun, politisasi ini mulai memicu gesekan diplomatik. Menteri Keamanan Dalam Negeri, Markwayne Mullin, menuai kritik tajam setelah mengaku melakukan "happy dance" saat Iran tersingkir dan menyatakan bersyukur tim Iran segera meninggalkan wilayah AS.
Pernyataan ini memicu protes dari pejabat sepak bola Iran yang menuduh otoritas AS melakukan diskriminasi dan perlakuan tidak adil terhadap tim mereka selama turnamen berlangsung. Hingga kini, pihak DHS belum memberikan komentar terkait insiden tersebut.
Bagi FIFA sendiri, Piala Dunia 2026 merupakan edisi terbesar dalam sejarah sepak bola karena diselenggarakan di tiga negara kedaulatan: AS, Kanada, dan Meksiko. Skala masif ini membutuhkan kompromi logistik dan diplomatik tingkat tinggi dari pemerintah federal, mulai dari izin visa, keamanan ketat, hingga birokrasi transportasi lintas negara.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5434749/original/042425200_1764961164-donald-trump-gianni-infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3438822/original/081845700_1619285974-img_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5161016/original/073735200_1741845869-AP25071819977209.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5435038/original/086391400_1765002403-Screenshot_2025-12-06_132515.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8311277/original/088794000_1782178079-Untitled.jpg)