Top 3: Lowongan Kerja Sinar Group

Berikut ini tiga artikel terpopuler atau Top 3 di kanal bisnis Liputan6.com pada Minggu (16/8/2026).

Diterbitkan 16 Agustus 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Sinar Group, produsen tekstil interior untuk merek otomotif global yang berdiri sejak 1960, membuka lowongan kerja entry-level bagi lulusan S1. Perusahaan yang memproduksi lebih dari 15 juta meter kain per tahun ini menyediakan penempatan kerja di Jakarta, Cimahi, Surabaya, hingga Bali.

Dengan visi menjadi produsen tekstil terkemuka di pasar nasional dan global, Sinar Group berkomitmen meningkatkan pangsa pasar melalui produk berkualitas tinggi. Bagi yang berminat bergabung, simak deretan posisi yang ditawarkan beserta persyaratannya.

Artikel lowongan kerja di Sinar Group ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada sejumlah artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Minggu (16/8/2026):

1. Sinar Group Buka Lowongan Kerja Entry Level, Penempatan Bali hingga Jakarta

Sinar Group, perusahaan tekstil interior dan desain, membuka lowongan kerja entry level menarik bagi lulusan sarjana (S1). Penempatan kerja tersedia di berbagai lokasi, mulai dari Jakarta, Cimahi, Surabaya, hingga Bali.

PT Sinar Group merupakan perusahaan produsen tekstil interior untuk merek otomotif terkemuka di seluruh dunia yang berdiri sejak tahun 1960. Dikutip dari situs resminya pada Sabtu (15/8/2026), perusahaan ini memiliki delapan segmen bisnis dan delapan lini produk dengan kapasitas produksi mencapai lebih dari 15 juta meter kain per tahun.

Simak berita selengkapnya di sini

 

2. Kontribusi Dividen BUMN 2026 Diprediksi Sentuh Rp 200 Triliun

Dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diprediksi naik hingga Rp 200 triliun pada 2026. Dividen itu tanpa ada penanaman modal negara (PMN).

Demikian disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Tahun Tahunan MPR, Jumat, (14/8/2026).

“Dividen BUMN 2026 ini diproyeksikan kembali naik sampai dengan Rp 200 triliun, tanpa ada PMN. Artinya, dari 2024 ke 2026, naik dari Rp 53 triliun ke Rp 200 triliun, atau bisa dikatakan empat kali lebih besar,” ujar Prabowo.

Simak berita selengkapnya di sini

 

 

3. Purbaya Rencana Tambah Layer Cukai Rokok Tahun Ini

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana menambah lapisan (layer) pengenaan Cukai Hasil Tembakau (CHT) atau cukai rokok pada tahun ini. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari strategi memberantas peredaran rokok ilegal melalui berbagai skema yang disiapkan.

Purbaya menyampaikan bahwa rencana penambahan layer cukai rokok ini akan dibahas terlebih dahulu bersama DPR RI dalam waktu dekat.

“Kalau untuk cukai rokok, kita akan coba terapkan tahun ini setelah saya bicara dengan parlemen. Kita masih belum ketemu ya, masih belum dapat waktu. Setelah peringatan 17 Agustus ini baru kita bertemu DPR untuk memastikan (penambahan) cukai rokok,” kata Purbaya.

Simak berita selengkapnya di sini

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6