Fluminense vs Borussia Dortmund: Latar Belakang dan Ambisi Berbeda

Fluminense datang dengan status runner-up edisi sebelumnya usai dikalahkan Manchester City 0-4 di final.

Diterbitkan 16 Juni 2025, 09:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sejak diambil alih dari Nuri Sahin pada Januari saat tim berada di posisi ke-11, Kovac berhasil membawa Dortmund ke jalur kemenangan. Mereka menyapu bersih enam laga terakhir Bundesliga dan tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan pemungkas. Dalam rentang itu, Dortmund mencetak 20 gol dan tampil dominan di lini depan.

Meski demikian, lini pertahanan Dortmund tak sepenuhnya aman. Dalam delapan laga terakhir, mereka kebobolan 13 gol. Ketidakseimbangan ini bisa menjadi titik lemah saat menghadapi serangan cepat Fluminense yang tengah dalam performa tajam.

Komposisi dan Kunci Pertandingan

Fluminense akan mengandalkan pengalaman Thiago Silva di jantung pertahanan. Bek veteran ini kemungkinan kembali dipasangkan dengan Juan Freytes. Di lini tengah, Thiago Santos siap menjadi jangkar dengan Nonato dan Matheus Martinelli sebagai gelandang box-to-box.

Trio lini depan Fluminense diprediksi akan diisi oleh Everaldo sebagai ujung tombak. Ia akan disokong oleh Jhon Arias dan Kevin Serna dari sisi sayap. Kombinasi kecepatan dan mobilitas ini bisa jadi ancaman bagi pertahanan Dortmund yang sedang pincang.

Dari kubu Dortmund, trio bek Niklas Sule, Waldemar Anton, dan Ramy Bensebaini akan jadi pilihan utama karena Emre Can dan Nico Schlotterbeck masih cedera. Di lini tengah, Felix Nmecha dan Marcel Sabitzer kemungkinan turun sebagai pivot ganda.

Sementara itu, lini serang Dortmund akan mengandalkan Karim Adeyemi dan Julian Brandt di belakang striker utama Serhou Guirassy. Ketajaman Guirassy yang terbukti di Bundesliga akan menjadi ujian sesungguhnya bagi lini belakang Fluminense.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan