Torabika Bhayangkara Cup: Persib Bandung Kembali Juara di SUGBK?

Persib meniti jalan rebut gelar turnamen kedua selama kompetisi resmi vakum.

Diterbitkan 31 Maret 2016, 07:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tambahan dua kekuatan baru ini ternyata cukup ampuh membangun Maung Bandung. Gerbong PBR dan duo Arema (Purwaka Yudhi, Samsul Arif), muka lama Persib dan ditambah dua pemain anyar membuat Maung Bandung sudah komplet. Simak saja penampilan Persib sepanjang Torabika Bhayangkara Cup.

Mereka berhasil melaju mulus hingga semifinal dengan rekor tak terkalahkan di empat pertandingan di penyisihan grup. Lawan Bali United, meski kesulitan, Persib Bandung kembali menang dan tidak kebobolan. Ini artinya mereka hanya kebobolan satu gol dan berhasil cetak 7 gol di lima pertandingan.

Dejan mengaku cukup kaget dengan torehan Persib Bandung. Dia meyakini Persib dengan wajah baru seperti sekarang butuh adaptasi yang tidak sebentar. Turnamen, diakuinya, bukan target yang sebenarnya diincar Persib.

"Aku bukan pelatih yang counting (memperhitungkan) trofi, ini turnamen buat saya. karena saya lebih fokus kepada liga, tapi kalau dapat trofi bagus sekali. Tentu buat pemain pantas dikasih award besar untuk satu tim yang baru seperti kita," katanya usai pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (30/3/2016).

Penyerang Persib, Samsul Arif (kiri) berebut bola dengan bek PBFC Fathul Rachman di laga lanjutan Turnamen Piala Bhayangkara di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (20/3/2016). Persib unggul 1-0 atas PBFC. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bahkan saat dua pilar Persib yaitu Hariono dan Yanto Basna absen karena akumulasi kartu, Persib masih bisa tampil ciamik dengan skuat yang ada. Taufik mampu menjalankan peran yang bagus untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Hariono. Sedangkan Agung Pribadi bermain lugas untuk gantikan Yanto Basna.

Optimistis Juara

Kini, Persib selangkah lagi menjadi juara dan rebut gelar turnamen kedua selama kompetisi vakum. Menghadapi tantangan ini, Dejan mengaku cukup optimistis. Apalagi, dia bakal mendapati skuatnya lengkap di laga final yang digelar 3 April nanti.

Selain itu semangat para pemain diyakini sangat tinggi untuk mengangkat trofi di SUGBK yang membiru dipadati bobotoh.

"Kita ada dua sampai tiga pemain istirahat lebih banyak, Hariono, Basna dan Yandi sudah recovery. Di final, saya pikir semangat para pemain lebih, yang capek jadi tidak capek, yang cedera tidak cedera," katanya.

Presiden Jokowi memberikan trofi juara Piala Presiden kepada kapten Persib, Atep di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10/2015). Persib berhasil mengalahkan Sriwijaya FC Palembang dengan skor 2-0. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Disinggung soal prediksi calon lawan di laga final, Dejan menilai Arema maupun Sriwijaya FC sama-sama berat dan telah mengetahui kekurangan dan kelebihan masing-masing.

"Gak apa-apa karena kita sudah main sama semua, lawan Sriwijaya lawan Arema kita sudah main. Dia sudah tahu kita dan kita sudah tahu dia, siapa yang menang kita harus fight nanti," ujarnya.

Selepas ditinggal Djajang Nurdjaman, ini momen bagi Maung Bandung untuk kembali mengaum di sepak bola nasional. Apalagi Torabika Bhayangkara Cup menjadi pemanasan dan suntikan motivasi yang bagus sebelum Indonesia Soccer Championship (ISC) yang digelar pada 15 April.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Kukuh Saokani, Defri Saefullah, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan