Top 3: Purbaya Tambah Dana SAL ke Himbara Rp 70 Triliun

Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Sabtu, (8/8/2026).

Diterbitkan 08 Agustus 2026, 06:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali menambah penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) guna memperkuat likuiditas perbankan dan mendorong penyaluran kredit ke sektor riil.

Purbaya mengatakan, pemerintah pada Rabu (5/8/2026) menempatkan tambahan dana SAL sebesar Rp 40 triliun di bank-bank pelat merah. Langkah tersebut akan dilanjutkan dengan tambahan Rp 30 triliun pada Senin, 10 Agustus 2026.

Dengan tambahan tersebut, total dana SAL yang ditempatkan pemerintah di Himbara diperkirakan mendekati Rp 400 triliun, sesuai komitmen yang sebelumnya telah disampaikan pemerintah.

“Saya inject Rp 40 triliun tambahan. Kemudian, minggu depan (Senin) saya tambah lagi Rp 30 triliun. Jadi kira-kira total di (bank) BUMN itu hampir Rp 400 triliun seperti yang saya janjikan dulu,” ujar Purbaya dikutip dari Antara, Jumat, 7 Agustus 2026.

Menurut dia, penambahan dana tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga kecukupan likuiditas perbankan agar penyaluran kredit kepada dunia usaha tetap tumbuh dan mampu menopang aktivitas ekonomi nasional.

Selain menambah dana baru, pemerintah juga memutuskan memperpanjang masa penempatan dana SAL senilai Rp 200 triliun di Himbara hingga Juli 2027. Semula, dana tersebut dijadwalkan akan ditarik pada akhir 2026.

Artikel Purbaya Tambah Dana SAL ke Himbara Rp 70 Triliun, Total Hampir Rp 400 Triliun menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com menjelang akhir pekan ini. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Sabtu, (8/8/2026):

1. Purbaya Tambah Dana SAL ke Himbara Rp 70 Triliun, Total Hampir Rp 400 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali menambah penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) guna memperkuat likuiditas perbankan dan mendorong penyaluran kredit ke sektor riil.

Purbaya mengatakan, pemerintah pada Rabu (5/8/2026) menempatkan tambahan dana SAL sebesar Rp 40 triliun di bank-bank pelat merah. Langkah tersebut akan dilanjutkan dengan tambahan Rp 30 triliun pada Senin, 10 Agustus 2026.

Dengan tambahan tersebut, total dana SAL yang ditempatkan pemerintah di Himbara diperkirakan mendekati Rp 400 triliun, sesuai komitmen yang sebelumnya telah disampaikan pemerintah.

“Saya inject Rp 40 triliun tambahan. Kemudian, minggu depan (Senin) saya tambah lagi Rp 30 triliun. Jadi kira-kira total di (bank) BUMN itu hampir Rp 400 triliun seperti yang saya janjikan dulu,” ujar Purbaya dikutip dari Antara, Jumat, 7 Agustus 2026.

Menurut dia, penambahan dana tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga kecukupan likuiditas perbankan agar penyaluran kredit kepada dunia usaha tetap tumbuh dan mampu menopang aktivitas ekonomi nasional.

Berita selengkapnya baca di sini

2. LRT Baru Siap Beroperasi, Kelapa Gading-Manggarai Hanya 28 Menit

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan proyek LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai akan rampung pada Agustus 2026 ini. Proyek ini akan diresmikan pada 26 Agustus 2026.

Dudy mengatakan peresmian LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai mundur ke 26 Agustus 2026, kabarnya semula akan diresmikan pekan ini.

"(Peresmian) LRT kalau saya tidak salah yang diundur jadi tanggal 26 (Agustus). Iya, Kelapa Gading ke Manggarai," ungkap Dudy di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Jumat (7/8/2026).

Informasi, LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai memiliki jalur sepanjang 12,2 kilometer dan dilengkapi 11 stasiun dengan waktu tempuh sekitar 28 menit.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai diperkirakan memakan waktu 28 menit. Sementara perjalanan dari Manggarai ke Dukuh Atas diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar dua menit.

“Jarak tempuh dari Kelapa Gading sampai dengan Manggarai nantinya adalah 28 menit, dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas hanya 2 menit dan kalau sudah selesai dari Kelapa Gading sampai dengan Dukuh Atas, kurang lebih 30 menit,” ujarnya.

Layani 80 Ribu Penumpang

Menurut Pramono, jalur tersebut akan menjadi salah satu tulang punggung baru sistem transportasi publik di Jakarta. LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai diproyeksikan dapat melayani sekitar 80 ribu penumpang setiap hari.

Berita selengkapnya baca di sini

3. Anggaran Tepat Sasaran, MBG Geser Fokus ke Ibu Hamil dan Balita Daerah 3T

Pemerintah mempertajam sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memprioritaskan ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta warga di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Langkah strategis ini disepakati dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri guna mengevaluasi pelaksanaan program secara menyeluruh.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menekankan pentingnya penyesuaian ini agar anggaran negara tepat guna.

"MBG harus hadir lebih dulu kepada mereka yang paling membutuhkan. Karena itu kita melakukan penajaman sasaran sekaligus memperkuat tata kelola agar anggaran negara benar-benar memberikan manfaat maksimal," kata Zulhas dikutip dari Antara, Jumat (7/8/2026).

Pemerintah mendata masih ada sekitar 11,15 juta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang belum terjangkau MBG. Kelompok ini diprioritaskan demi mempercepat penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Guna memperluas daya jangkau, operasional 352 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T, khususnya pada delapan provinsi dengan angka stunting tertinggi terus dipercepat. Skema indeks kemahalan harga bahan baku dan insentif sewa SPPG juga disiapkan agar penyaluran di kawasan terpencil berjalan lancar.

Berita selengkapnya baca di sini 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6