Penyelam Tembus KM Virgo, Banyak Korban Terjebak di Kamar

Pencarian kini difokuskan pada badan KM Virgo, terutama kamar penumpang.

Diterbitkan 22 September 2026, 23:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Penyelam membuka akses kamar KM Virgo Transport 8, menemukan banyak jasad terjebak.
  • Evakuasi korban terhambat air keruh dan arus kencang di Laut Jawa.
  • Pencarian difokuskan pada kamar kapal; 117 korban masih hilang dari 243 manifes.

Liputan6.com, Jakarta - Tim penyelam gabungan berhasil membuka akses ke sejumlah kamar penumpang Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.

Akses dibuka dengan memecahkan kaca jendela kamar dan tim menemukan banyak jasad korban yang terjebak di dalam bangkai kapal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan, pencarian kini difokuskan pada badan kapal, terutama kamar penumpang. Fokus tersebut dilakukan setelah tim menemukan banyak penumpang yang terjebak di dalam bangkai kapal.

“Fokus di sana, memang sudah banyak terlihat penumpang-penumpang yang terjebak di dalam kamar kapal. Tadi beberapa korban sudah dicoba ditarik pakai tali tapi enggak bisa, ya. Sepertinya ada korban kejepit di dalam kapal atau apa yang menyebabkan seperti itu,” kata Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-10 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (22/9/2026) malam.

Putu menjelaskan, tim penyelam gabungan yang terdiri atas Basarnas Special Group (BSG), Kopaska dan Pangkoarmada II TNI AL, PT Jasalindo, serta unsur lainnya telah memecahkan kaca jendela di sejumlah kamar. Langkah itu dilakukan untuk membuka akses menuju ruangan yang menjadi lokasi korban terjebak di dalam kapal.

Pada Selasa pagi, tim penyelam gabungan sebelumnya berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga korban meninggal dunia dari dalam bangkai kapal.

Namun, sejumlah korban lain yang telah terlihat oleh penyelam belum dapat dievakuasi. Memasuki sore hari, kondisi air semakin keruh dan arus laut semakin kencang sehingga menyulitkan proses evakuasi.

“Untuk melanjutkan evakuasi, airnya keruh karena faktor arus yang sudah cukup kencang. Akhirnya tim penyelam tidak bisa mengevakuasi korban-korban yang sudah terlihat” ujarnya.

Putu mengatakan, proses evakuasi akan dilanjutkan pada Rabu (23/9) mulai pagi hingga sore hari. Tim berharap kondisi cuaca lebih baik dan arus laut lebih tenang sehingga penyelam gabungan dapat melakukan lebih banyak proses evakuasi di dalam badan kapal.

 

Titik Fokus Pencarian

Tim SAR gabungan akan memfokuskan pencarian pada kompartemen, khususnya kamar tidur penumpang kelas ekonomi maupun kelas eksekutif.

Setelah itu, tim akan mempertimbangkan pencarian pada kendaraan yang berada di dalam kapal apabila kondisi memungkinkan dan aman bagi penyelam.

“Kendaraan di dalam kapal saling bertindih karena posisi kapal sudah tidak normal. Kalau memungkinkan dan aman pasti akan kita laksanakan. Operasi SAR ini harus mengutamakan keselamatan petugas,” ujar Putu Sudayana.

Hingga Selasa pukul 22.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 126 korban telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia.

Sementara itu, sebanyak 117 korban masih dalam proses pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6