Liputan6.com, Jakarta - Peristiwa pengeroyokan berdarah yang dipicu masalah asmara terjadi di Jalan Kalibang, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Korban inisial VR (32) tewas usai diserang menggunakan senjata tajam oleh sekelompok pelaku yang masih satu keluarga.
Kapolsek Warudoyong AKP Maulana Arief menjelaskan, peristiwa tersebut bermula dari percekcokan di lokasi kejadian pada Jumat (6/11/2026) malam. Korban sempat dievakuasi ke rumah sakit setelah ditemukan petugas dalam kondisi kritis.
"Petugas mendatangi lokasi dan menemukan korban sudah dalam kondisi lemas. Korban langsung dievakuasi menggunakan mobil patroli ke RSUD, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan," ujar AKP Maulana Arief di Ruang Autopsi RSUD R Syamsudin SH, Minggu (8/11/2026).
Advertisement
Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pengeroyokan ini ditengarai akibat perselisihan asmara antara korban dan pelaku utama berinisial B. Korban sebenarnya mendatangi lokasi kejadian dengan itikad baik untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
"Motifnya karena kecemburuan terkait masalah asmara. Korban datang ke lokasi untuk meminta maaf, namun hal itu justru memicu percekcokan dan emosi para pelaku," jelas Arief.
Dalam aksi penganiayaan tersebut, pelaku B dibantu oleh tiga adik iparnya. Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap dua pelaku dalam waktu singkat, sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas.
"Dua pelaku berhasil kami amankan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Sementara dua pelaku lainnya masih buron dan saat ini sedang kami kejar," ujar dia.
Dari tangan para pelaku, polisi menyita barang bukti berupa celurit, arit, pisau, dan belati. Para tersangka disangkakan pasal pengeroyokan secara bersama-sama yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.
Hasil Autopsi
Sementara itu, Dokter Forensik RSUD R Syamsudin SH, dr. Nurul Aida Fathya mengonfirmasi bahwa korban tiba di ruang jenazah sekitar pukul 22.00 WIB, Sabtu (7/11/2026). Korban dipastikan sudah dalam keadaan meninggal dunia saat tiba di IGD.
"Almarhum ini dibawa ke Rumah Sakit Syamsudin itu kurang lebih pukul 22.00 WIB. Kemudian dilakukan pengecekan, ternyata memang sudah dalam keadaan meninggal," ujar Aida.
Hasil pemeriksaan luar dan autopsi menunjukkan adanya luka tusuk dalam di bagian punggung korban yang menembus hingga ke organ vital di dalam rongga dada.
"Kita lakukan autopsi, ternyata luka yang kita temukan di punggung tadi itu menembus sampai ke rongga dada dan memotong paru-paru sebelah kiri," ujar dia.
Tim forensik mengidentifikasi bahwa karakteristik luka pada tubuh korban identik dengan akibat serangan senjata tajam.
"Kalau dari pola luka yang kita lihat, tepinya rata, tidak ada jembatan jaringannya. Itu mengarah pada kekerasan tajam," kata dia.
Selain luka utama di bagian punggung, Aida juga menemukan beberapa luka luar lain pada tubuh korban, namun kategorinya tidak tergolong mematikan.
"Luka-luka yang lain itu juga ada, tapi kecil-kecil dan tidak signifikan. Ada luka lecet dan memar, tapi itu tidak membuat gangguan pada organ-organ," kata dia.
Dia menegaskan bahwa penyebab utama kematian korban disebabkan oleh kerusakan organ vital yang memicu pendarahan hebat.
"Mekanismenya, salah satunya adalah perdarahan yang cukup hebat," tandasnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391176/original/070792400_1793875895-Screenshot_2026-11-05_170652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392543/original/071039600_1794074086-521772.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373282/original/024149200_1476385389-Sukabumi.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391954/original/072137000_1793958689-Vertical_500x656_-_Dayatana.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345690/original/067748100_1789050705-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_21.02.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344472/original/056989200_1788947104-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_4.34.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329986/original/052581700_1787307659-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.03.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308204/original/009529000_1785132477-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_12.46.15_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304577/original/005200700_1784721544-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_18.12.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291253/original/086637400_1783510555-WhatsApp_Image_2026-07-08_at_17.07.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290264/original/065273200_1783441564-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.36.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290208/original/083376600_1783432448-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.29.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290170/original/059488200_1783429797-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_19.50.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9271167/original/049315200_1783170039-WhatsApp_Image_2026-07-04_at_17.30.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8974535/original/013451500_1782983178-1106e511-c5ef-46a5-8b74-de1fd75e92f8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262336/original/070728700_1781780140-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_17.41.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1588019/original/097014900_1538998899-PG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392062/original/015622700_1793969928-WhatsApp_Image_2026-11-06_at_12.54.23_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391393/original/013968900_1793919573-519786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389604/original/078039000_1793763157-517749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389599/original/073964900_1793762601-517767.jpg)